skip to main content

Collaborative Governance Dalam Penanggulangan Covid-19 Studi Kasus : Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta dan Muhammadiyah Covid-19 Command Center

*Vicky Alfitra Perdana  -  S1 Ilmu Pemerintahan , Indonesia
Ahmad Syafiqurrohman  -  S1 Ilmu Pemerintahan , Indonesia
Muhammad Noor Cahyadi Eko Saputro  -  S1 Ilmu Pemerintahan , Indonesia
Nita Aribah Hanif  -  S1 Ilmu Pemerintahan , Indonesia
Muhammad Miftahul Ahsan  -  S1 Ilmu Pemerintahan , Indonesia
Rahmawati Husein  -  S1 Ilmu Pemerintahan , Indonesia
Open Access Copyright 2021 JIIP: Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan under http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0.

Citation Format:
Abstract

Pandemi Covid-19 sejak kemunculannya di tanah air terus memberikan dampak nyata bagi kehidupan manusia. Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta sebagai daerah yang cukup ramai dari adanya aktivitas masyarakat baik itu masyarakat lokal maupun pendatang tetntunya memiliki potensi untuk meluasnya paparan Virus Covid-19 ini lebih cepat. Hal ini tentunya membutuhkan suatu penanggulangan yang dilakukan oleh berbagai sektor guna mempercepat penanganan ini seperti apa yang dilakukan oleh BPBD DIY dengan MCCC PWM DIY. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui seberapa efektifnya peran NGO yaitu MCCC dengan BPBD DIY dalam penanggulangan Covid-19 di wilayah D.I Yogyakarta. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan jenis penelitian berupa metode kualitatif dan pendekatan studi kasus. Hasilnya diketahui bahwa pola hubungan yang dilakukan antara kedua lembaga tersebut dilakukan melalui pembentukan posko dukungan yang sejatinya memiliki 3 fungsi utama yakni cipta kondisi, dekontaminasi dan pemulasaran jenazah Covid-19. Collaborative Governance antara MCCC PWM DIY dengan BPBD DIY menunjukkan intensitas yang baik dalam melakukan penanganan Pandemi Covid-19. Kesimpulan yang didapat bahwasannya pola kolaborasi yang dilakukan ini cenderung efektif mengingat penanganan lapangan membutuhkan suatu tindakan cepat dengan dukungan sumber daya yang mencukupi yang dipenuhi melalui interaksi antar sektor.

 

Note: This article has supplementary file(s).

Fulltext View|Download |  Research Instrument
Bagan 1. Prinsip-prinsip kolaborasi
Subject Collaborative Govenance, Pandemi Covid-19, Efektivitas
Type Research Instrument
  Download (142KB)    Indexing metadata
 Research Results
Bagan 2. Pola Kolaborasi antara BPBD BIY dengan MCCC PWM DIY dalam Posduk.
Subject Collaborative Govenance, Pandemi Covid-19, Efektivitas
Type Research Results
  Download (134KB)    Indexing metadata
 Research Results
Gambar 1_Trend Kasus Positif di DIY
Subject Collaborative Govenance, Pandemi Covid-19, Efektivitas
Type Research Results
  Download (160KB)    Indexing metadata
 Research Results
Gambar 2. Teori Efektivitas Kolaborasi
Subject Collaborative Govenance, Pandemi Covid-19, Efektivitas
Type Research Results
  Download (20KB)    Indexing metadata
 Research Results
Tabel 1. Daftar Media Diseminasi Informasi BPBD dan MCCC.
Subject Collaborative Govenance, Pandemi Covid-19, Efektivitas
Type Research Results
  Download (12KB)    Indexing metadata
Keywords: Collaborative Govenance, Pandemi Covid-19, Efektivitas

Article Metrics:

  1. Abidin, M. Z. bin Z., Firdaus, A., & Syed, M. A. M. (2021). Komunikasi Strategik dalam Pengurusan Organisasi. Jurnal Pengajian Media …. Retrieved from https://ejournal.um.edu.my/index.php/JPMM/article/view/27880
  2. Agustina, D. (2018). Kolaborasi Antara Aparatur Birokrasi Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta Dan Forum Pengurangan Risiko Bencana (Fprb) Diy Dalam Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana Di Daerah Istimewa Yogyakarta. Transparansi Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi, 9(1), 87–103. https://doi.org/10.31334/trans.v9i1.87
  3. Anen, N. (2016). Peran Modal Sosial Masyarakat Dalam Pengelolaan Hutan Rakyat di Keluarahan Selopuro Kecamatan Batuwarno Kabupaten Wonogiri. 16(2), 72–81
  4. Badri, M., Lubis, D. P., Susanto, D., & Suharjito, D. (2018). Sistem Komunikasi Peringatan Dini Pencegahan Kebakaran Hutan Dan Lahan Di Provinsi Riau. Jurnal PIKOM (Penelitian Komunikasi Dan Pembangunan), 19(1), 1. https://doi.org/10.31346/jpikom.v19i1.1266
  5. Bafadhal, O. M., & Santoso, A. D. (2020). Memetakan Pesan Hoaks Berita Covid 19 Indonesia Lintas Kategori, Sumber dan Jenis Disinfomasi. 6(2), 235–249
  6. Bustari, A., Laksono, T., & Hasanbasri, M. (2018). Kolaborasi lintas sektoral dalam kesiapsiagaan bencana banjir studi kasus di Kabupaten Aceh Tamiang. Jurnal Online Keperawatan Indonesia, 1(1), 42–64
  7. Darwati, D., samad, muhammad ahsan, & Wekke, I. S. (2019). Collaborative Governance Dalam Pengelolaan Integrated Community Shelter Pasca Bencana di Kota Palu. https://doi.org/10.31227/osf.io/7kjte
  8. DIY, Pemda. (2021). Data Covid-19. Retrieved from corona.jogjaprov.go.id website: https://corona.jogjaprov.go.id/data-statistik
  9. DIY, PEMDA. (2020). Yogyakarta Tanggap Covid-19. Retrieved November 8, 2020, from corona.jogjaprov.go.id website: https://corona.jogjaprov.go.id/data-statistik
  10. Eprilianto, D. F., Pradana, G. W., & Sari, Y. E. K. (2020). Digital Inovasi Sektor Publik : Efektivitas Kolaborasi Dalam Implementasi Inovasi Dega Digital. Jurnal EL-RIYASAH, 10(2), 127. https://doi.org/10.24014/jel.v10i2.8909
  11. Fadel, M. (2020). Muhammadiyah Bentuk Lembaga MCCC. Retrieved from Metrosulawesi.id website: https://metrosulawesi.id/2020/04/28/muhammadiyah-bentuk-lembaga-mccc/
  12. Fakhruddin, M. (2021). Survei LKSP: Muhammadiyah Paling Peduli Covid-19. Retrieved from republika.co.id website: https://www.republika.co.id/berita/qcqzcr327/survei-lksp-muhammadiyah-paling-peduli-covid19
  13. Falahuddin. (2020). Respons Muhammadiyah Menghadapi Covid-19. Maarif, 15(1), 137–152. https://doi.org/10.47651/mrf.v15i1.81
  14. Ichsan, M. (2020). Islamic Philantrophy and Muhammadiyah’s Contribution to the Covid-19 Control In Indonesia. Afkaruna, 16(1), 114–131. https://doi.org/10.18196/aiijis.2020.0116.114-130
  15. Irawan Denny. (2017). Collaborative Governance (Studi Deskriptif Proses Pemerintahan Kolaboratif Dalam Pengendalian Pencemaran Udara di Kota Surabaya ). IR-Perpustakaan Universitas Airlangga, 5, 1–12
  16. Isngadi, & Khakim, M. (2021). Efektivitas Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 Tentang Penanggulangan Bencana dan Fikih Kebencanaan Terhadap Perilaku Warga Muhammadiyah (Studi Kasus Covid-19). Jurnal Komunikasi Hukum (JKH), 7(1), 202. https://doi.org/10.23887/jkh.v7i1.31470
  17. Machruf, I. N., Hermawan, D., & Meutia, I. F. (2020). Penanggulangan Pra Bencana Alam Tsunami di Kabupaten Lampung Selatan dalam Perspektif Collaborative Governance. Administrativa: Jurnal Birokrasi, Kebijakan Dan Pelayanan Publik, 2(1), 129–146. https://doi.org/10.23960/administrativa.v2i1.25
  18. Majid, A. I., Muchin, S., & Sunariyanto. (2021). INTERELATION INSTITUSIONAL COLLABORATION DALAM PENAGGULANGAN BENCANA COVID 19 DI KOTA MALANG ( Study Pada Satgas Covid-19 Kota Malang ). Jurnal Respon Publik, 15(1), 64–69
  19. Margerum, R. D. (2008). A typology of collaboration efforts in environmental management. Environmental Management, 41(4), 487–500. https://doi.org/10.1007/s00267-008-9067-9
  20. Margono, Masithoh, R. F., & Priyo. (2020). Preparedness prevention of Covid-19 Muhammadiyah residents in Magelang, Indonesia. Jurnal Ilmiah Kesehatan Keperawatan, 16(2), 01–10. https://doi.org/10.26753/jikk.v16i2.492
  21. Michael, T. (2020). Kesulitan Dalam Memaknai Kesempurnaan Informasi Era Covid-19. Adalah: Buletin Hukum Dan Keadilan, 4(1), 231–237
  22. Mistriani, N., Maria, A. D., & Damayanti, V. (2020). Pentingnya Pelaku Industri Pariwisata Dibekali Uji Kompetensi Lewat Daring untuk Meningkatkan Sumber Daya Manusia Pariwisata di Indonesia. Edutourism Journal Of Tourism Research, 2(1), 32. https://doi.org/10.46964/jtr..v2i1.325
  23. Mucovid19. (2021). Whatsapp Center
  24. Mulyono, D., Elshap, D. S., & Kartika, P. (2018). IMPLIKASI PELATIHAN MITIGASI BENCANA TERHADAP KESIAPSIAGAAN MASYARAKAT MENGHADAPI BENCANA GEMPA. Jurnal Ilmiah P2M STKIP Siliwangi P2M STKIP Siliwangi, 5(2), 1–6
  25. Musaffak, & Setiawan, A. (2020). Membaca Kritis Sebagai Salah Satu Langkah Antisipasi Misinformasi di Masa Pandemi. Prosiding Seminar Bahasa Dan Sastra Indonesia, (4), 454–459
  26. Musta, W., Billah, I. N., & Mustofa, M. H. (2018). Peran Lembaga Amil Zakat, Infak dan Sedekah Muhammadiyah (LAZISMU) Dalam Pemberdayaan Ekonomi Mustahik Periode 2016-2018. 58–69
  27. Mutiarawati, T., & Sudarmo. (2017). Collaborative Governance dalam Penanganan Rob di Kelurahan Bandengan Kota Pekalongan. Jurnal Wacana Publik, 1(2), 48–62
  28. Ninditya, fransiska. (2021). Wapres ingatkan tiga hal pentingnya keterbukaan informasi publik
  29. Nugraheny, D. E. (2020). Masa Darurat Bencana akibat Virus Corona Diperpanjang hingga 29 Mei. Retrieved February 27, 2021, from kompas.com website: https://nasional.kompas.com/read/2020/03/17/13515461/masa-darurat-bencana-akibat-virus-corona-diperpanjang-hingga-29-mei
  30. Pitri, T. A. (2017). KOLABORASI PEMERINTAH DAN MASYARAKAT DALAM PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN: PENDIDIKAN KHUSUS DI PROVINSI RIAU TAHUN 2015-2016
  31. Pratikno, H., & Kurniadi, A. (2020). KOLABORATIF PENGELOLAAN CANDI BOROBUDUR DALAM PENANGGULANGAN BENCANA GUNUNG MERAPI. 4(1), 30–39
  32. Pribadi, P., Kasetyaningsih, S. W., Julaeha, Nurcahyati, & Fajrin, E. S. (2021). PEMBERIAN PEMAHAMAN TENTANG PEMULASARAN JENAZAH YANG TERKONFIRMASI COVID 19 SESUAI PROTOKOL KESEHATAN. 1, 6
  33. Rodiah, S., Budiono, A., & Rohman, S. (2018). Model Diseminasi Informasi Komunikasi Kesehatan Masyarakat Pedesaan di Kabupaten Bandung Barat The Dissemination Model Of Health Communication Information in Rural. Jurnal Kajian Komunikasi, 6(2), 175–190
  34. Safri’ah, A. A. (2020). Kajian Sosiologis Pandemi Covid-19. Jurnal Sosiologi Reflektif, 15(1), 213. https://doi.org/10.14421/jsr.v15i1.2038
  35. Sampurno, M. B. T., Kusumandyoko, T. C., & Islam, M. A. (2020). Budaya Media Sosial, Edukasi Masyarakat, dan Pandemi COVID-19. SALAM: Jurnal Sosial Dan Budaya Syar-I, 7(5). https://doi.org/10.15408/sjsbs.v7i5.15210
  36. SDG’s. (2017). Tujuan SDG’s. Retrieved from SDG’s website: https://www.sdg2030indonesia.org/page/1-tujuan-sdg
  37. Setiawan, R. (2019). Colaborative Badan Penaggulangan Bencana Daerah Kota Dumai Dalam Menaggulangi Kebakaran Lahan Di Kota Dumai. WEDANA: Jurnal Kajian Pemerintahan, Politik Dan Birokrasi, 5(2), 62–68. https://doi.org/10.25299/wedana.2019.vol5(2).4677
  38. Shalihah, N. F. (2021). Daftar Zona Merah 14 Februari 2021: 44 Zona Merah, Jateng Terbanyak. Retrieved February 26, 2021, from kompas.com website: https://www.kompas.com/tren/read/2021/02/17/150500265/daftar-zona-merah-14-februari-2021--44-zona-merah-jateng-terbanyak?page=all
  39. Suarjat, J. (2017). EVALUASI EFEKTIVITAS SATUAN REAKSI CEPAT PENANGGULANGAN BENCANA WILAYAH BARAT. 8(1)
  40. Subekti, P., Hafiar, H., & Bakti, I. (2020). Penggunaan Instagram oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah untuk mengoptimalkan destination branding Pangandaran. PRofesi Humas Jurnal Ilmiah Ilmu Hubungan Masyarakat, 4(2), 174. https://doi.org/10.24198/prh.v4i2.23545
  41. Supriadi, Y. (2017). Relasi Ruang Publik Dan Pers Menurut Habermas. Jurnal Kajian Jurnalisme, 1(1), 1–20. https://doi.org/10.24198/kj.v1i1.12228

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.