skip to main content

Submissions

Online Submissions

Registration and login are required to submit items online and to check the status of current submissions.

Already have a Username/Password for JIIP: Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan?

Go to Login

Need a Username/Password?

Go to Registration
 

Author Guidelines

Panduan ini berisikan tata penulisan naskah yang hendak dikirim penulis kepada pengelola jurnal JIIP. Penulis diharapkan untuk mengikuti seluruh kaidah penulisan, yang terdiri dari ketentuan: penulisan artikel, sistematika penulisan, pengutipan (sitasi), dan penulisan daftar pustaka. 

 

A.  KETENTUAN PENULISAN ARTIKEL
  1. Naskah yang dikirimkan boleh berupa hasil penelitian lapangan atau kajian literatur yang bersifat teoritis.
  2. Naskah ditulis dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Susunan penulisannya terdiri dari, judul, nama penulis, abstrak dan kata kunci, pendahuluan, pembahasan atau analisis, kesimpulan, ucapan terima kasih, pendanaan, daftar informan (jika ada), daftar pustaka, dan catatan kaki (jika ada).
  3. Naskah ditulis dalam format Ms Word (save as .docx atau .rtf), antara 4.000-8.000 kata (termasuk daftar pustaka), ukuran kertas A4, pilihan huruf Candara ukuran 12 dan 1 spasi.
  4. Naskah dikirim secara online dengan registrasi secara langsung di website JIIP.
  5. Naskah yang dikirimkan sebaiknya menggunakan template yang telah disediakan disini.

 

B.  SISTEMATIKA PENULISAN
  1. Judul: Judul naskah tidak boleh lebih dari 15 kata, ditulis dengan huruf kapital di awal judul kata (Sentence case), menggunakan huruf tebal (Bold) dan rata kiri (align left), dengan ukuran huruf 18.
  2. Nama Penulis: Penulisan nama penulis tidak disertai gelar akademik, dengan diikuti nama insititusi atau perguruan tinggi.
  3. Korespodensi: Mencantumkan korespodensi penulis berupa nama insitusi, alamat institusi, dan email penulis di bagian footer naskah. Jika penulisnya adalah tim, maka nama institusi dan email yang dicantumkan hanyalah adalah penulis utama (main author).
  4. Intisari: Abstrak atau Intisari ditulis dalam Bahasa Indonesia jika artikel ditulis dalam bahasa Inggris. Sebaliknya, jika artikel ditulis dalam bahasa Indonesia maka abstrak atau intisari-nya ditulis dalam bahasa Inggris. Panjang abstrak antara 125-200 kata, dan diikuti dengan kata kunci antara 3-5 kata. Abstrak minimal berisikan 4 hal, yakni tujuan penulisan artikel, kerangka analisis dan metode, hasil/ pembahasan/ temuan, dan kesimpulan.
  5. Pendahuluan: Bagian pendahuluan harus menjelaskan beberapa poin utama berikut ini: Latar belakang permasalahan, state of the art, gap analysis, tujuan penelitian, kerangka teori, dan metode penelitian.
  6. Pembahasan: Pembahasan bisa ditulis dengan sub-bab sesuai dengan substansinya secara langsung, tidak harus ditulis dengan penamaan sub-bab: Pembahasan. Bagian ini adalah pemaparan tentang temuan dan data, baik lapangan atau pustaka, yang sesuai dengan pertanyaan dasar penelitian sebagaimana disampaikan di bagian pendahuluan. Pada bagian ini disarankan untuk membagi dalam beberapa sub-bab yang dianggap penting. Sedangkan pernyataan tentang hasil penelitian boleh di awal atau akhir pembahasan. Dalam membahas temuan, sebaiknya kurangi teknik penulisan berbasis pointer. Penjelasan dengan poin per poin masih diperbolehkan, namun jumlahnya tidak boleh mendominasi di naskah. 
  7. Penutup: Bagian ini berisi tentang kesimpulan akhir dari keseluruhan pembahasan. Kesimpulan adalah gagasan akhir dari hasil seluruh ulasan dalam artikel. Kesimpulan bukanlah pengulangan dari hasil dan pembahasan, jadi tidak lagi mengulas data-data lapangan. Kesimpulan lebih pada generalisasi atau simplifikasi secara abstrak dari jawaban yang menjadi tujuan penulisan naskah. Pada subbab penutup, penulis diperbolehkan memberikan saran, namun diuraikan mengalir dalam paragraf, tanpa pemisahan sub-bab. Tidak diperkenankan menulis kesimpuan (atau saran) dengan menggunakan pendekatan pointer (poin per poin).
  8. Ucapan Terima Kasih: Mencantumkan ucapan terima kasih (acknowledgment) kepada pihak yang telah berkontribusi memberikan bantuan, baik saat penelitian, analisis data, atau penulisan.
  9. Pendanaan: Mencantumkan sumber pendanaan. Apabila riset atas biaya sendiri, maka ditulis, “Penulis tidak menerima bantuan pembiayaan untuk penelitian, kepenulisan (authorship), dan publikasi dari pihak manapun”.
  10. Daftar Pustaka: Model penulisan referensi atau daftar pustaka menggunakan sistem America Psicologycal Association (APA). Disarankan menggunakan reference tools, seperti Mendeley atau Zotero.
  11. Daftar Informan (jika ada): Jika ada daftar informan, maka wajib mencantumkan nama informan (tidak boleh inisial, tetapi boleh disamarkan jika dikira perlu), jabatan/ posisi informan, tanggal, waktu dan tempat wawancara.
  12. Tentang Penulis: Mencantumkan identitas penulis, yang berisi jabatan/pekerjaan di sebuah institusi, area riset/kajian yang digeluti, atau karya (buku/jurnal) 3 tahun terakhir (terdiri dari judul, tahun dan penerbit).
  13. Catatan Akhir (jika ada): Hanya untuk sesuatu yang bersifat penjelasan, bukan untuk mengutip referensi, misalkan penjelasan terkait istilah asing, istilah lokal, atau konsepsi yang membutuhkan penjelasan lebih detail.

 

C.  KETENTUAN PENGUTIPAN (SITASI)
  1. Disarankan menggunakan referensi lebih dari 10 artikel jurnal, yang masa waktunya masih berjarak satu dekade (2009-2019).
  2. Disarankan melakukan pengutipan (sitasi) dari artikel di jurnal berakreditasi Sinta 3 ke atas, atau artikel-artikel yang diterbitkan oleh JIIP: Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan atau Politika: Jurnal Ilmu Politik.
  3. Pengutipan dalam jurnal ini menggunakan sistem standar American Psychological Association (APA), yang hendaknya dikelola melalui sebuah references manager tools, seperti Mendeley atau Zotero.
  4. Sistem pengutipan jurnal ini menggunakan kutipan catatan perut (bodynote), bukan catatan kaki (footnote), tetapi diperbolehkan menambahkan catatan akhir yang bersifat penjelas (bukan referensi), terutama untuk hal-hal yang bersifat asing, istilah lokal, atau konsepsi yang membutuhkan penjelasan lebih detail.
  5. Pengutipan bisa ditulis di awal atau di akhir kalimat. Susunan penulisan kutipan adalah nama, tahun, dan halaman sumber. Tetapi jika pengutipannya lebih pada ide atau gagasan utama dari sebuah sumber, tidak perlu mencantumkan halaman.
  6. Jika penulis lebih dari dua orang, hanya nama belakang penulis pertama yang ditulis sebagai sumber kutipan, diikuti dkk., kemudian tahun dan halaman sumber kutipan.
  7. Kutipan panjang lebih dari 40 kata ditulis tanpa tanda kutip. Penulisan kutipan dimulai dari baris baru dengan ketentuan 10-15 spasi dari margin kiri.
  8. Semua sumber yang dikutip, harus dicantumkan dalam daftar pustaka.
 

Contoh penerapan:   

a.     Sumber dengan 2 penulis

Cara 1: Penelitian dari Elsitra dan Faris (2016: 33-50) menunjukkan ...

Cara 2: ..... (Elsitra dan Faris, 2016: 33-50).

b.    Sumber dengan 3-4 penulis

Cara 1: Penelitian Lestari, Paripurno, Nugroho (2018: 246-259) menunjukan ...

Cara 2: ... (Lestari, Paripurno, Nugroho, 2018: 246-259)

Pengutipam selanjutnya ditulis: ... (Lestari dkk, 2018: 246-259)

c.     Sumber dengan 5 penulis atau lebih

Cara 1: Dalam penelitiannya, Abdurahman, dkk (2017: 63-81) menyatakan ...

Cara 2: ..... (Abdurahman dkk., 2017: 63-81)

d.    Sumber dengan organisasi sebagai pengarang

Cara 1: Mengikuti American Psychological Association (2000), bahwa ...

Cara 2: ... (American Psychological Association [APA], 2000)

Pengutipan kedua : (APA, 2000)

e.     Dua karya atau lebih dalam tanda kurung yang sama

(Berndt, 2002; Harlow, 1983) 

f.      Penulis dengan nama akhir sama

(E. Johnson, 2001; L. Johnson, 1998)

g.    Mengutip dari sumber tidak langsung

Johnson menyatakan bahwa ... (dikutip dalam Smith, 2003: 102).

h.    Sumber tidak diketahui penulisnya

(“Acuan Pelaksanaan Tugas Pegawai”, 2017)

i.      Sumber tanpa ada tahun terbit

(Prahita, tanpa tahun)

j.      Sumber tanpa penulis dan tahun terbit

(“Pencegahan Korupsi di Daerah”, tanpa tahun)

 

 

D.  KETENTUAN DAFTAR PUSTAKA
  1. Daftar Pustaka diurutkan alfabetis berdasarkan nama belakang penulis atau judul

apabila tidak ada penulis

  1. Nama depan penulis ditulis sebagai inisial.
  2. Apabila ada penulis sama dalam daftar pustaka ditulis berurutan dari tahun yang paling lama, kemudian ditambahkan huruf a, b, c setelah tahun.
  3. Penulisan daftar pustaka baris kedua ditulis lebih ke dalam 10-15 spasi dari margin kiri.
  4. Disarankan menggunakan aplikasi manajemen referensi, seperti Mendeley atau Citations Ms Word.

 

Panduan ini berisikan tata penulisan naskah yang hendak dikirim penulis kepada pengelola jurnal JIIP. Penulis diharapkan untuk mengikuti seluruh kaidah penulisan, yang terdiri dari ketentuan: penulisan artikel, sistematika penulisan, pengutipan (sitasi), dan penulisan daftar pustaka. 

 

A.  KETENTUAN PENULISAN ARTIKEL

  1. Naskah yang dikirimkan boleh berupa hasil penelitian lapangan atau kajian literatur yang bersifat teoritis.
  2. Naskah ditulis dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Susunan penulisannya terdiri dari, judul, nama penulis, abstrak dan kata kunci, pendahuluan, pembahasan atau analisis, kesimpulan, ucapan terima kasih, pendanaan, daftar informan (jika ada), daftar pustaka, dan catatan kaki (jika ada).
  3. Naskah ditulis dalam format Ms Word (save as .docx atau .rtf), antara 4.000-8.000 kata (termasuk daftar pustaka), ukuran kertas A4, pilihan huruf Candara ukuran 12 dan 1 spasi.
  4. Naskah dikirim secara online dengan registrasi secara langsung di website JIIP.
  5. Naskah yang dikirimkan sebaiknya menggunakan template yang telah disediakan disini.

 

B.  SISTEMATIKA PENULISAN

  1. Judul: Judul naskah tidak boleh lebih dari 15 kata, ditulis dengan huruf kapital di awal judul kata (Sentence case), menggunakan huruf tebal (Bold) dan rata kiri (align left), dengan ukuran huruf 18.
  2. Nama Penulis: Penulisan nama penulis tidak disertai gelar akademik, dengan diikuti nama insititusi atau perguruan tinggi.
  3. Korespodensi: Mencantumkan korespodensi penulis berupa nama insitusi, alamat institusi, dan email penulis di bagian footer naskah. Jika penulisnya adalah tim, maka nama institusi dan email yang dicantumkan hanyalah adalah penulis utama (main author).
  4. Intisari: Abstrak atau Intisari ditulis dalam Bahasa Indonesia jika artikel ditulis dalam bahasa Inggris. Sebaliknya, jika artikel ditulis dalam bahasa Indonesia maka abstrak atau intisari-nya ditulis dalam bahasa Inggris. Panjang abstrak antara 125-200 kata, dan diikuti dengan kata kunci antara 3-5 kata. Abstrak minimal berisikan 4 hal, yakni tujuan penulisan artikel, kerangka analisis dan metode, hasil/ pembahasan/ temuan, dan kesimpulan.
  5. Pendahuluan: Bagian pendahuluan harus menjelaskan beberapa poin utama berikut ini: Latar belakang permasalahan, state of the art, gap analysis, tujuan penelitian, kerangka teori, dan metode penelitian.
  6. Pembahasan: Pembahasan bisa ditulis dengan sub-bab sesuai dengan substansinya secara langsung, tidak harus ditulis dengan penamaan sub-bab: Pembahasan. Bagian ini adalah pemaparan tentang temuan dan data, baik lapangan atau pustaka, yang sesuai dengan pertanyaan dasar penelitian sebagaimana disampaikan di bagian pendahuluan. Pada bagian ini disarankan untuk membagi dalam beberapa sub-bab yang dianggap penting. Sedangkan pernyataan tentang hasil penelitian boleh di awal atau akhir pembahasan. Dalam membahas temuan, sebaiknya kurangi teknik penulisan berbasis pointer. Penjelasan dengan poin per poin masih diperbolehkan, namun jumlahnya tidak boleh mendominasi di naskah. 
  7. Penutup: Bagian ini berisi tentang kesimpulan akhir dari keseluruhan pembahasan. Kesimpulan adalah gagasan akhir dari hasil seluruh ulasan dalam artikel. Kesimpulan bukanlah pengulangan dari hasil dan pembahasan, jadi tidak lagi mengulas data-data lapangan. Kesimpulan lebih pada generalisasi atau simplifikasi secara abstrak dari jawaban yang menjadi tujuan penulisan naskah. Pada subbab penutup, penulis diperbolehkan memberikan saran, namun diuraikan mengalir dalam paragraf, tanpa pemisahan sub-bab. Tidak diperkenankan menulis kesimpuan (atau saran) dengan menggunakan pendekatan pointer (poin per poin).
  8. Ucapan Terima Kasih: Mencantumkan ucapan terima kasih (acknowledgment) kepada pihak yang telah berkontribusi memberikan bantuan, baik saat penelitian, analisis data, atau penulisan.
  9. Pendanaan: Mencantumkan sumber pendanaan. Apabila riset atas biaya sendiri, maka ditulis, “Penulis tidak menerima bantuan pembiayaan untuk penelitian, kepenulisan (authorship), dan publikasi dari pihak manapun”.
  10. Daftar Pustaka: Model penulisan referensi atau daftar pustaka menggunakan sistem America Psicologycal Association (APA). Disarankan menggunakan reference tools, seperti Mendeley atau Zotero.
  11. Daftar Informan (jika ada): Jika ada daftar informan, maka wajib mencantumkan nama informan (tidak boleh inisial, tetapi boleh disamarkan jika dikira perlu), jabatan/ posisi informan, tanggal, waktu dan tempat wawancara.
  12. Tentang Penulis: Mencantumkan identitas penulis, yang berisi jabatan/pekerjaan di sebuah institusi, area riset/kajian yang digeluti, atau karya (buku/jurnal) 3 tahun terakhir (terdiri dari judul, tahun dan penerbit).
  13. Catatan Akhir (jika ada): Hanya untuk sesuatu yang bersifat penjelasan, bukan untuk mengutip referensi, misalkan penjelasan terkait istilah asing, istilah lokal, atau konsepsi yang membutuhkan penjelasan lebih detail.

 

C.  KETENTUAN PENGUTIPAN (SITASI)

  1. Disarankan menggunakan referensi lebih dari 10 artikel jurnal, yang masa waktunya masih berjarak satu dekade (2009-2019).
  2. Disarankan melakukan pengutipan (sitasi) dari artikel di jurnal berakreditasi Sinta 3 ke atas, atau artikel-artikel yang diterbitkan oleh JIIP: Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan atau Politika: Jurnal Ilmu Politik.
  3. Pengutipan dalam jurnal ini menggunakan sistem standar American Psychological Association (APA), yang hendaknya dikelola melalui sebuah references manager tools, seperti Mendeley atau Zotero.
  4. Sistem pengutipan jurnal ini menggunakan kutipan catatan perut (bodynote), bukan catatan kaki (footnote), tetapi diperbolehkan menambahkan catatan akhir yang bersifat penjelas (bukan referensi), terutama untuk hal-hal yang bersifat asing, istilah lokal, atau konsepsi yang membutuhkan penjelasan lebih detail.
  5. Pengutipan bisa ditulis di awal atau di akhir kalimat. Susunan penulisan kutipan adalah nama, tahun, dan halaman sumber. Tetapi jika pengutipannya lebih pada ide atau gagasan utama dari sebuah sumber, tidak perlu mencantumkan halaman.
  6. Jika penulis lebih dari dua orang, hanya nama belakang penulis pertama yang ditulis sebagai sumber kutipan, diikuti dkk., kemudian tahun dan halaman sumber kutipan.
  7. Kutipan panjang lebih dari 40 kata ditulis tanpa tanda kutip. Penulisan kutipan dimulai dari baris baru dengan ketentuan 10-15 spasi dari margin kiri.
  8. Semua sumber yang dikutip, harus dicantumkan dalam daftar pustaka.

 

Contoh penerapan:   

a.     Sumber dengan 2 penulis

Cara 1: Penelitian dari Elsitra dan Faris (2016: 33-50) menunjukkan ...

Cara 2: ..... (Elsitra dan Faris, 2016: 33-50).

b.    Sumber dengan 3-4 penulis

Cara 1: Penelitian Lestari, Paripurno, Nugroho (2018: 246-259) menunjukan ...

Cara 2: ... (Lestari, Paripurno, Nugroho, 2018: 246-259)

Pengutipam selanjutnya ditulis: ... (Lestari dkk, 2018: 246-259)

c.     Sumber dengan 5 penulis atau lebih

Cara 1: Dalam penelitiannya, Abdurahman, dkk (2017: 63-81) menyatakan ...

Cara 2: ..... (Abdurahman dkk., 2017: 63-81)

d.    Sumber dengan organisasi sebagai pengarang

Cara 1: Mengikuti American Psychological Association (2000), bahwa ...

Cara 2: ... (American Psychological Association [APA], 2000)

Pengutipan kedua : (APA, 2000)

e.     Dua karya atau lebih dalam tanda kurung yang sama

(Berndt, 2002; Harlow, 1983) 

f.      Penulis dengan nama akhir sama

(E. Johnson, 2001; L. Johnson, 1998)

g.    Mengutip dari sumber tidak langsung

Johnson menyatakan bahwa ... (dikutip dalam Smith, 2003: 102).

h.    Sumber tidak diketahui penulisnya

(“Acuan Pelaksanaan Tugas Pegawai”, 2017)

i.      Sumber tanpa ada tahun terbit

(Prahita, tanpa tahun)

j.      Sumber tanpa penulis dan tahun terbit

(“Pencegahan Korupsi di Daerah”, tanpa tahun)

 

 

D.  KETENTUAN DAFTAR PUSTAKA

  1. Daftar Pustaka diurutkan alfabetis berdasarkan nama belakang penulis atau judul

apabila tidak ada penulis

  1. Nama depan penulis ditulis sebagai inisial.
  2. Apabila ada penulis sama dalam daftar pustaka ditulis berurutan dari tahun yang paling lama, kemudian ditambahkan huruf a, b, c setelah tahun.
  3. Penulisan daftar pustaka baris kedua ditulis lebih ke dalam 10-15 spasi dari margin kiri.
  4. Disarankan menggunakan aplikasi manajemen referensi, seperti Mendeley atau Citations Ms Word.

 

Contoh Penerapan:

a.     Buku

Budiman, A. (1995). Teori Pembangunan Dunia Ketiga. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

b.     Chapter buku

Howarth, D., & Stavrakakis, Y. (2000). Introducing Discourse Theory and Political Analysis. Dalam David Howartg, Aletta J. Norval, dan Yanis Stavrakakis (Eds.), Discourse Theory and Political Analysis Identities, Hegemonies, and Social Change. Manchester: Manchester University Press.

c.     Artikel jurnal

Lee, K. (2004). Reading and learning strategies: Recommendations for the 21st century. Journal of Developmental Education, 28(2), 2-15.

d.     Artikel jurnal dengan DOI

Harsasto, P. (2018). Pembangunan Berbasis Budaya sebagai Strategi Pembangunan Kota: Revitalisasi Pasar Gede di Kota Surakarta. Jurnal Politika, 9(1), 34-48. DOI: 10.14710/politika,9,1,34-46.

e.     Artikel jurnal dari website

Manar, D.G. (2016). Pilkada Langsung dan Rekonstruksi Demokrasi Indonesia. Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan, 2(2), 12-17. Diakses dari https://ejournal2.undip.ac.id/index.php/jiip/article/view/2118. 

f.      Artikel koran / majalah

Lee, A, & Kustiasih, R. (2018). Pakta Integritas dan Komitmen Parpol. Koran Kompas, 10 Agustus, hlm. 5.

g.    Artikel koran / majalah di website

Witjaksono, A. (2018). Di Balik Kemenangan Kotak Kosong di Makassar yang Jadi Sejarah. Tempo, 9 Juli. Diakses dari https://regional.kompas.com/read/2018/07/09/09271671/di-balik-kemenangan-kotak-kosong-di-makassar-yang-jadi-sejarah

h.     Website

Buzan, T. (2007). Mind maps. Diakses pada 3 September 2009, lihat http://www.buzanworld.com/Mind_Maps.htm

i.      Dokumen dari website

TransCanada. (2006). Annual report. Diakses dari http://www.transcanada.com/investor/annual_reports/2006/media/pdf/TransCanada_2006_Annual_Report.pdf

j.      Terjemahan buku

Nietzsche, F. (2068). The Will to Power (terj. W. Kaufmann dan R.J. Hollingdale). New York: Vintage.

 

This guideline outlines the manuscript preparation rules for authors submitting to JIIP: Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan. Authors are expected to follow all writing standards, including article format, structure, citation system, and references.

A. Article Writing Requirements

  • Manuscripts may be based on field research or theoretical literature studies.
  • Manuscripts must be written in either Indonesian or English. The structure includes: title, author name(s), abstract and keywords, introduction, discussion/analysis, conclusion, acknowledgments, funding, list of informants (if any), references, and footnotes (if any).
  • Manuscripts must be prepared in MS Word format (.docx or .rtf), between 4,000–8,000 words (including references), using A4 paper, Candara font size 12, and single spacing.
  • Manuscripts must be submitted online through registration on the JIIP website.
  • Authors are encouraged to use the provided template.

                                                                                                    

B. Manuscript Structure

  • Title: Maximum 15 words, written in sentence case, bold, left-aligned, font size 18.
  • Author Name(s): Without academic titles, followed by institutional affiliation.
  • Correspondence: Includes institution name, address, and author email in the footer. For multiple authors, only the main author’s contact is listed.
  • Abstract: Written in Indonesian if the article is in English, and vice versa. Length: 125–200 words, followed by 3–5 keywords. Must include objectives, analytical framework/methods, findings, and conclusions.
  • Introduction: Covers background, state of the art, gap analysis, research objectives, theoretical framework, and methods.
  • Discussion: Presents findings and data (field or literature-based) aligned with research questions. Subsections are recommended. Avoid excessive bullet points.
  • Conclusion: Final synthesis of the discussion, not a repetition of results. May include suggestions in paragraph form (not bullet points).
  • Acknowledgments: Recognition of contributors to research, analysis, or writing.
  • Funding: State funding sources or indicate no funding received.
  • References: Must follow the APA (American Psychological Association) style. Use reference managers such as Mendeley or Zotero.
  • List of Informants (if any): Include name (not initials, may be anonymized), position, date, time, and location of interview.
  • Author Biography: Includes affiliation, research interests, and publications (last 3 years).
  • Endnotes (if any): Used only for explanations, not references.

 

C. Citation Rules (APA Style)

  • Recommended to use more than 10 journal articles (preferably within the last decade).
  • Recommended to cite articles from Sinta 3 accredited journals or higher, including JIIP and Politika: Jurnal Ilmu Politik.
  • Citations follow APA style using reference management tools (e.g., Mendeley, Zotero).
  • Use in-text citations (bodynotes), not footnotes (except explanatory notes).
  • Format: author, year, page (page optional for general ideas).
  • For more than two authors, use the first author’s surname followed by et al.
  • Long quotations (>40 words) should be written without quotation marks and indented.
  • All cited sources must appear in the reference list.

 

D. Reference List Requirements

  • Arranged alphabetically by author’s last name (or title if no author).
  • First names are written as initials.
  • Multiple works by the same author are ordered chronologically, using a, b, c if needed.
  • Second line of each reference is indented.
  • Use reference management tools (e.g., Mendeley, MS Word Citations).

Examples of Reference Formatting

a. Book

Budiman, A. (1995). Third World Development Theory. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

b. Book Chapter

Howarth, D., & Stavrakakis, Y. (2000). Introducing Discourse Theory and Political Analysis. In David Howarth, Aletta J. Norval, and Yanis Stavrakakis (Eds.), Discourse Theory and Political Analysis: Identities, Hegemonies, and Social Change. Manchester: Manchester University Press.

c. Journal Article

Lee, K. (2004). Reading and learning strategies: Recommendations for the 21st century. Journal of Developmental Education, 28(2), 2–15.

d. Journal Article with DOI

Harsasto, P. (2018). Culture-based development as a strategy for urban development: Revitalization of Pasar Gede in Surakarta City. Jurnal Politika, 9(1), 34–48. DOI: 10.14710/politika,9,1,34-46.

e. Journal Article from Website

Manar, D. G. (2016). Direct local elections and the reconstruction of Indonesian democracy. Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan, 2(2), 12–17. Retrieved from https://ejournal2.undip.ac.id/index.php/jiip/article/view/2118

f. Newspaper/Magazine Article

Lee, A., & Kustiasih, R. (2018). Integrity pact and political party commitment. Kompas Newspaper, August 10, p. 5.

g. Online Newspaper/Magazine Article

Witjaksono, A. (2018). Behind the victory of the empty box in Makassar that made history. Tempo, July 9. Retrieved from https://regional.kompas.com/read/2018/07/09/09271671/di-balik-kemenangan-kotak-kosong-di-makassar-yang-jadi-sejarah

h. Website

Buzan, T. (2007). Mind maps. Retrieved September 3, 2009, from http://www.buzanworld.com/Mind_Maps.htm

i. Document from Website

TransCanada. (2006). Annual report. Retrieved from http://www.transcanada.com/investor/annual_reports/2006/media/pdf/TransCanada_2006_Annual_Report.pdf

j. Translated Book

Nietzsche, F. (1968). The Will to Power (Trans. W. Kaufmann & R. J. Hollingdale). New York: Vintage.


 

 

 

Submission Preparation Checklist

As part of the submission process, authors are required to check off their submission's compliance with all of the following items, and submissions may be returned to authors that do not adhere to these guidelines.

  1. Naskah belum pernah dipublikasikan di jurnal lain atau sedang dikirimkan ke jurnal yang lain.

    The manuscript has not been previously published in any other journal and is not currently under consideration by another journal.

  2. File disimpan dalam format dokumen Microsoft Word (DOCX atau RTF).

    The file must be submitted in Microsoft Word document format (DOCX or RTF).

  3. Jika tersedia, URL untuk referensi telah disediakan.

    Where available, URLs for the references have been provided.

  4. Penulisan memakai jarak satu spasi; menggunakan font Abadi ukuran 12; semua ilustrasi, gambar, dan tabel ditempatkan di dalam teks pada posisi yang tepat (bukan di bagian akhir), dengan jumlah kata antara 4.000-8.000 kata (termasuk daftar pustaka).

    The manuscript must be written in single spacing, using Abadi font size 12. All illustrations, figures, and tables must be placed within the text at the appropriate positions (not at the end). The length of the manuscript should be between 4,000–8,000 words, including references.

  5. Penulisan harus mengikuti gaya selingkung jurnal dan sistem referensi sebagaimana bisa dilihat di Author Guidelines.

    The manuscript must follow the journal’s style and reference system as outlined in the Author Guidelines.

  6. Jika dikirimkan ke bagian peer-reviewed jurnal, maka intruksinya akan mengikuti Ensuring a Blind Review.

     

    If the manuscript is submitted to a peer-reviewed section of the journal, the instructions for Ensuring a Blind Review must be followed.

 

Copyright Notice

Dengan ini, penulis menyadari bahwa artikel yang dikirim dan kemudian diterima untuk publikasi, maka hak cipta dari artikel tersebut akan diberikan kepada Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan dan Program Sarjana (S1) Ilmu Pemerintahan, Departemen Politik dan Pemerintahan, Universitas Diponegoro selaku penerbit jurnal. 

Hak cipta ini mencakup hak untuk mereproduksi dan mengirimkan artikel dalam semua bentuk dan media, termasuk cetak ulang, foto, mikrofilm, dan reproduksi serupa lainnya, serta terjemahannya.

Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan dan Program  Studi S1 Ilmu Pemerintahan, Departemen Politik dan Pemerintahan, Universitas Diponegoro dan para editor melakukan segala upaya untuk memastikan bahwa tidak ada data, opini, atau pernyataan yang salah atau menyesatkan dipublikasikan di jurnal. Sedangkan untuk isi artikel dan iklan yang diterbitkan di Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan adalah tanggung jawab tunggal dan eksklusif masing-masing penulis dan pengiklan.

 

By submitting a manuscript and upon its acceptance for publication, the author acknowledges that the copyright of the article will be transferred to Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan and the Undergraduate Program (S1) in Government Studies, Department of Politics and Government, Universitas Diponegoro, as the publisher of the journal.

This copyright includes the right to reproduce and distribute the article in all forms and media, including reprints, photographs, microfilms, and other similar reproductions, as well as translations.

Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan and the Undergraduate Program (S1) in Government Studies, Department of Politics and Government, Universitas Diponegoro, along with the editors, make every effort to ensure that no incorrect or misleading data, opinions, or statements are published in the journal. However, the content of articles and advertisements published in the journal remains the sole and exclusive responsibility of the respective authors and advertisers.

 

Privacy Statement

Nama dan alamat email yang dimasukkan dalam situs jurnal ini akan digunakan secara eksklusif untuk kepentingan jurnal ini dan tidak akan digunakan untuk tujuan lain atau kepada pihak lain

The names and email addresses entered on this journal site will be used exclusively for the purposes of this journal and will not be made available for any other purpose or to any other party