skip to main content

Menangkal Politik Identitas: Analisis Kemenangan HT-Zadi pada Pemilihan Bupati Kepulauan Sula Tahun 2015

*Sahrul Pora orcid  -  Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Indonesia
Zuly Qodir  -  Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Indonesia
Titin Purwaningsih  -  Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Indonesia
Open Access Copyright 2021 JIIP: Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan under http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0.

Citation Format:
Abstract

Pascareformasi, pemilihan kepala daerah di Indonesia selalu diwarnai dengan penggunaan isu politik identitas. Isu ini sengaja dilakukan agar dapat mempengaruhi perilaku politik masyarakat mayoritas yang memiliki kesamaan identitas dengan sang kandidat, baik itu agama maupun etnis. Adapun penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Penulis menggunakan metode kualitatif dengan tujuan untuk mengetahui bagaimana Hendrata Thes dan Zulfahri Abdullah (selanjutnya HT-Zadi) bisa tampil sebagai pemenang, padahal agama dan etnisitas Hendrata Thes merupakan minoritas di kabupaten Kepulauan Sula. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengungkap faktor-faktor yang mempengaruhi kemenangan HT-Zadi. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa terpilihnya Hendrata Thes dan Zulfahri Abdullah karena terdapat beberapa strategi yang digunakan mulai dari membentuk tim yang solid dan kuat di setiap desa, door to door dan kampanye melalui media sosial. Faktor lain yang juga mempengaruhi karena efek dari pemerintahan masa lalu yang belum bisa memenuhi janji politiknya. Untuk menangkal isu politik identitas yang sangat masif yang digunakan oleh lawan politiknya, para tim sukses beserta kandidat meyakinkan para pemilih dengan program-program unggulan HT-Zadi baik di bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan dan lain sebagainya yang akan diimplementasikan jika mereka terpilih.

Fulltext View|Download
Keywords: pilkada; politik identitas, strategi, Kepulauan Sula

Article Metrics:

Article Info
Section: Articles
Language : ID
Statistics:
Share:
  1. Adiwilaga, R., TR, M. R., & Mustofa, M. U. (2017). Pemilu dan Keniscayaan Politik Identitas Etnis di Indonesia: Sebuah Tinjauan Teoritis. POLITIKIDENTITAS
  2. Al Qurtuby, S. (2018). Sejarah Politik Politisasi Agama dan Dampaknya di Indonesia. MAARIF, 13(2), 43–54
  3. Alfaqi, M. Z. (2016). Memahami Indonesia melalui prespektif nasionalisme, politik identitas, serta solidaritas. Jurnal Ilmiah Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan, 28(2)
  4. Bachri, B. S. (2010). Meyakinkan validitas data melalui triangulasi pada penelitian kualitatif. Jurnal Teknologi Pendidikan, 10(1), 46–62
  5. Dhani, F. W. (2019). Komunikasi Politik Berbasis Politik Identitas Dalam Kampanye Pilkada. Metacommunication: Journal of Communication Studies, 4(1), 143–157
  6. Faraidiany, M., Kusmanto, H., & Warjio, W. (2019). Politik Identitas dalam Iklan Politik pada Pemilihan Kepala Daerah Sumatera Utara 2018. JUPIIS: JURNAL PENDIDIKAN ILMU-ILMU SOSIAL, 11(1), 113–120
  7. Kiftiyah, A. (2019). Upaya Rekonsiliasi Politik Identitas Pasca Pelaksanaan Pemilu 2019 di Indonesia. Jurnal Analis Kebijakan, 3(1)
  8. Kristianus. (2016). Politik dan Strategi Budaya Etnik dalam Pilkada Serentak di Kalimantan Barat. Politik Indonesia: Indonesian Political Science Review, 1(1), 87. https://doi.org/10.15294/jpi.v1i1.9182
  9. Kurniawati, A. I. (2017). Politik Identitas : Pertarungan Etnis Tionghoa dengan Masyarakat Muslim di Pilkada DKI Jakarta Tahun 2017, 1–13
  10. Lestari, D. (2019). Pilkada DKI Jakarta 2017: Dinamika Politik Identitas di Indonesia. JUPE: Jurnal Pendidikan Mandala, 4(4), 12–16
  11. Lestari, Y. S. (2018). Politik Identitas Di Indonesia: Antara Nasionalisme Dan Agama. Journal of Politics and Policy, 1(1), 19–30
  12. Maksum, A. M. (2019). Malaysian Context on Consolidation of Democracy. Konfrontasi: Jurnal Kultural, Ekonomi Dan Perubahan Sosial, 2(2)
  13. Mubarok, H. (2018). Demokrasi, Politik Identitas, Dan Kohesi Sosial. Jurnal Bimas Islam, 11(2), 365–400
  14. Nasir, M. (2017). Nilai Moralitas dalam Sistem Syura (Suatu Model Sistem Politik Berdasarkan Hadis). Al-Ulum: Jurnal Studi Islam, 18(1), 1–18
  15. Nasrudin, J., & Nurdin, A. A. (2018). Politik Identitas dan Representasi Politik (Studi Kasus pada Pilkada DKI Periode 2018-2022). Jurnal Studi Agama-Agama, 1(1), 34–47
  16. Oktavia, N., & Widagdo, H. D. (2019). Politik Identitas: Konstruksi Pemikiran Amy Gutmann dalam Menyikapi Pesta Politik Tahun 2019. Mudra Jurnal Seni Budaya, 9(26). https://doi.org/10.31091/mudra.v34i2.707
  17. Putra, D. K. (2019). Relevansi Politik Identitas Pemilih Muslim Dalam Pemilihan Gubernur Sumatra Utara Tahun 2018. Jurnal Antropologi: Isu-Isu Sosial Budaya, 21(2), 236–244
  18. Qodir, Z., & Latief, S. (2015). Kelangsungan dan Perlawanan Politik Identitas dalam Bingkai Keadaban Demokrasi. Jurnal Studi Pemerintahan, 2(1)
  19. Saleh, M., Yuslim, & Rosyidi, B. (2018). Politik Identitas Etnis Dalam Pemilihan Kepala Daerah Studi Kasus : Peranan Etnis Tionghoa Dalam Pilkada Kota Tebing Tinggi Tahun 2017, 1(14), 63–65. https://doi.org/10.15900/j.cnki.zylf1995.2018.02.001
  20. Salim, K. (2015). Politik Identitas di Maluku Utara Identity Politic in Maluku Utara. Jurnal Kajian Politik Dan Masalah Pembangunan, 11(02), 1667–1678
  21. Snanfi, F. L., Darwin, M., & Ikhwan, H. (2018). Politik Identitas Etnik Asli Papua Berkontestasi dalam Pemilihan Kepala Daerah di Kota Sorong. Sosiohumaniora, 20(2), 122–131
  22. Sutrisno, C. (2017). Partisipasi Warga Negara dalam Pilkada. Jurnal Pancasila Dan Kewarganegaraan, 2(2)
  23. Suyatno. (2016). Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) dan Tantangan Demokrasi Lokal di Indonesia. Politik Indonesia: Indonesian Political Science Review, 1, 212–230
  24. Sweinstani, M. K. D., & Hasanah, R. U. (2017). Integrasi Nasional dan Ekslusionaris Identitas dalam Pilkada 2017: Studi Kasus Pilkada Maluku Utara, DKI Jakarta, dan Kalimantan Barat. POLITIKIDENTITAS
  25. Syaf, E. J. (2017). Pertarungan Simbol Identitas Etnis Sebagai Komunikasi Politik Dalam Pilkada Kota Makassar. KAREBA: Jurnal Ilmu Komunikasi, 215–224
  26. Syuhudi, M. I. (2016). Geliat Politik Identitas di Kota Manado. Harmoni, 15(2), 56–66

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.