skip to main content

Perencanaan Tata Ruang Laut: Konflik, Negosiasi, dan Kontestasi Kepentingan Ekonomi Politik Lokal di Bangka Belitung

*Sujadmi Sujadmi  -  Universitas Bangka Belitung, Indonesia
Bahjatul Murtasidin  -  Universitas Bangka Belitung, Indonesia
Open Access Copyright 2020 JIIP: Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan under http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0.

Citation Format:
Abstract

Perebutan akses dan konflik pemanfaatan atas ruang laut di Kepulauan Bangka Belitung merupakan konsekuensi logis atas sifat laut yang open access, dimana hampir 80% wilayah provinsi ini adalah lautan dan pesisir. Berangkat dari kondisi tersebut, penelitian ini dilakukan untuk menjawab bagaimana konflik kepentingan memperebutkan ruang laut antara berbagai aktor, yakni masyarakat, swasta, dan pemerintah berlangsung. Dengan meminjam pendekatan sosio-spasial dari Levebvre, penulis ingin menunjukkan bahwa pemerintah sebagai regulator akan sangat sulit mengabaikan nilai guna atas suatu ruang laut. Oleh karena itu, pemerintah perlu menjadi regulator sekaligus fasilitator dalam menjembatani beragam kepentingan aktor dalam akses dan pemanfaatan ruang laut. Dengan menggunakan  metode kualitatif deskriptif, penelitian ini menunjukkan bahwa dalam penyusunan Perda Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (RZWP3K) berjalan secara dinamis bahkan menjadi arena kontestasi konflik kepentingan. Di satu sisi, kesejahteraan nelayan dan potensi kekayaan alam di laut (timah) perlu dioptimalkan untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Namun, pada sisi yang berseberangan, aspek ekologi atas dampak dari aktifitas penambangan timah di laut juga wajib diperhatikan. Perda RZWP3K adalah sarana yang mengakomodir konflik kepentingan yang terjadi.

Fulltext View|Download
Keywords: Bangka Belitung; ekonomi politik; konflik; negosiasi; tata ruang laut

Article Metrics:

Article Info
Section: Articles
Language : ID
Statistics:
Share:
  1. Aminah, S. (2016). Konflik dan Kontestasi Penataan Ruang Kota Surabaya. MASYARAKAT: Jurnal Sosiologi, 20(1), 59–79. https://doi.org/10.7454/ mjs.v20i1.4751
  2. Annisa, L., Satria, A., & Kinseng, R. A. (2009). Konflik Nelayan di Jawa Timur: Studi Kasus Perubahan Struktur Agraria dan Diferensiasi Kesejahteraan Komunitas Pekebun di Lebak, Banten. Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan, 3(1)
  3. BPS. (2018). Produk domestik bruto tahun 2010 -2017. Jakarta: Badan Pusat Statistik
  4. Erman, E. (2017). Aktor, Akses dan Politik Lingkungan di Pertambangan Timah Bangka. Masyarakat Indonesia, 36(2), 71–101
  5. Haryadi, D., & Wahyudin, N. (2018). Local Fisherman Resistance in Kelapa Kampit Coastal Area Toward Offshore Mining Activities. In E3S Web of Conferences (Vol. 47, p. 5003). EDP Sciences
  6. Lefebvre, H. (1991). The Production of Space. Oxford and Carlton: Blackwell Publishing
  7. Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1992). Analisis Data Kualitatif Buku Sumber Tentang Metode-metode Baru. Jakarta: UIP
  8. Murtasidin, B., & Sigalingging, B. M. (2020). Dimensi Ekologi Politik dalam Kerjasama Voluntary Partership Agreement (VPA) Indonesia-Uni Eropa. JDP (JURNAL DINAMIKA PEMERINTAHAN), 3(1), 1–11
  9. Pratama, S. (2018). Dimensi Ekonomi Politik Dalam Konflik Tata Kelola Pertambangan (Studi Kasus Surat Keputusan Gubernur Bangka Belitung Tentang Penghentian Sementara Operasional Pertambangan Laut PT Timah, Tbk Tahun 2016). JWP (Jurnal Wacana Politik), 3(1)
  10. Royandi, E., & Keiya, R. (2019). Kontestasi Aktor dalam Pengelolaan Sumber Daya Pesisir di Wilayah Pembangunan Reklamasi Teluk Jakarta. TEMALI: Jurnal Pembangunan Sosial, 2(1), 77–98
  11. S. Stanis., Supriharyono., A. N. B. (2007). Pengelolaan sumberdaya pesisir dan laut melalui pemberdayaan kearifan lokal di kabupaten lembata propinsi nusa tenggara timur. Jurnal Pasir Laut, 2, 67–82
  12. Sulista, Ibrahim, & Pratama, S. (2019a). Accommodation, Resistance and Divided Community: Study of the Dynamics of Offshore Tin Mining Conflict Between the Fishermen of the Coastal Area and Companies in Bangka Island. PEOPLE: International Journal of Social Sciences, 5(3), 275–296. https://doi.org/10.20319/pijss.2019.53.275296
  13. Sulista, S., Ibrahim, I., & Pratama, S. (2019b). Accomodation, Resistance and Devided Community: Study of the Dynamics of Offshore Tin Mining Conclict Between The Fishermen of The Coastel Area And Companies In Bangka Island. PEOPLE: International Journal of Social Sciences, 5(3)
  14. Sunyowati, D. (2008). Penataan Ruang Laut Berdasarkan Integrated Coastal Management. Mimbar Hukum-Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada, 20(3), 425–442
  15. Yunianto, B. (2009). Kajian Problem Pertambangan Timah di Propinsi Kepulauan Bangka Belitung Sebagai Masukan Kebijakan Pertimahan Nasional. Jurnal Teknologi Mineral Dan Batubara, 5(3), 97–113
  16. Zulkarnain, I., Erman, E., Pudjiastuti, T. N., & Mulyaningsih. (2005). Konflik di kawasan pertambangan timah Bangka Belitung: persoalan dan alternatif solusi

Last update:

No citation recorded.

Last update: 2021-09-19 04:18:04

No citation recorded.