BibTex Citation Data :
@article{JIIP7476, author = {Krista Yuliani and Hendra Try Ardianto}, title = {Bagaimana Kandidat Minoritas Memenangkan Pilkada: Analisis Strategi Politik dalam Bingkai Bourdieusian}, journal = {JIIP: Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan}, volume = {5}, number = {1}, year = {2020}, keywords = {habitus; minoritas; modal ekonomi; modal sosial; pilkada; praktik sosial; Tionghoa}, abstract = { Artikel ini bertujuan untuk memberi gambaran bagaimana seorang kandidat dari kelompok minoritas, bisa memenangkan pemilu, padahal lawan yang dihadapinya adalah calon petahana ( imcumbent ). Guna memenuhi tujuan itu, artikel ini berangkat dari penelitian studi kasus tentang kemenangan Budhi Sarwono sebagai kandidat Tionghoa (Muslim) saat Pilkada 2017 silam. Dalam penggalian data, penulis melakukan wawancara mendalam terhadap kandidat, para petinggi partai di tingkat lokal, serta warga yang mengetahui dinamika politik saat itu. Temuannya adalah keberhasilan Budhi Sarwono dalam Pilkada 2017 adalah hasil dari equivalensi antara habitus warga yang marah karena infrastruktur jalan di kawasan dataran tinggi banyak yang rusak; kemudian bertemu dengan ranah politik vis-a-vis petahana; dan injeksi modal kandidat (modal sosial-kultural, ekonomi, politik) yang dikapitalisasi untuk meraih suara warga. Kesimpulannya, strategi politik akan berjalan efektif jika mempertimbangkan bagaimana komposisi ranah, habitus, dan modal kandidat agar bisa saling terjahit secara koheren. }, issn = {2548-4931}, pages = {58--69} doi = {10.14710/jiip.v5i1.7476}, url = {https://ejournal2.undip.ac.id/index.php/jiip/article/view/7476} }
Refworks Citation Data :
Artikel ini bertujuan untuk memberi gambaran bagaimana seorang kandidat dari kelompok minoritas, bisa memenangkan pemilu, padahal lawan yang dihadapinya adalah calon petahana (imcumbent). Guna memenuhi tujuan itu, artikel ini berangkat dari penelitian studi kasus tentang kemenangan Budhi Sarwono sebagai kandidat Tionghoa (Muslim) saat Pilkada 2017 silam. Dalam penggalian data, penulis melakukan wawancara mendalam terhadap kandidat, para petinggi partai di tingkat lokal, serta warga yang mengetahui dinamika politik saat itu. Temuannya adalah keberhasilan Budhi Sarwono dalam Pilkada 2017 adalah hasil dari equivalensi antara habitus warga yang marah karena infrastruktur jalan di kawasan dataran tinggi banyak yang rusak; kemudian bertemu dengan ranah politik vis-a-vis petahana; dan injeksi modal kandidat (modal sosial-kultural, ekonomi, politik) yang dikapitalisasi untuk meraih suara warga. Kesimpulannya, strategi politik akan berjalan efektif jika mempertimbangkan bagaimana komposisi ranah, habitus, dan modal kandidat agar bisa saling terjahit secara koheren.
Article Metrics:
Last update:
By submitting a manuscript and upon its acceptance for publication, the author acknowledges that the copyright of the article will be transferred to Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan and the Undergraduate Program (S1) in Government Studies, Department of Politics and Government, Universitas Diponegoro, as the publisher of the journal.
This copyright includes the right to reproduce and distribute the article in all forms and media, including reprints, photographs, microfilms, and other similar reproductions, as well as translations.
Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan and the Undergraduate Program (S1) in Government Studies, Department of Politics and Government, Universitas Diponegoro, along with the editors, make every effort to ensure that no incorrect or misleading data, opinions, or statements are published in the journal. However, the content of articles and advertisements published in the journal remains the sole and exclusive responsibility of the respective authors and advertisers.
Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
View My Stats