1Department of Groundwater Engineering, Faculty of Earth Sciences and Technology, Institut Teknologi Bandung, Jl. Ganesa No.10, Lb. Siliwangi, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, Jawa Barat 40132, Indonesia
2Department of Groundwater Engineering, Faculty of Earth Sciences and Technology, Institut Teknologi Bandung, Jl. Ganesa No.10, Lb. Siliwangi, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, Jawa Barat 40132 , Indonesia
3Program Studi Teknik Pertambangan, Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan, Institut Teknologi Bandung, Jalan Ganesha No. 10, Bandung 40132, Indonesia
BibTex Citation Data :
@article{JGT29254, author = {Hanifa Octaviani and Irwan Iskandar and Andy Yahya Al Hakim and Janice Clementine da Costa}, title = {Kajian Studi Hidrogeologi dan Hidrogeokimia di Area Waste Dump PT. XYZ}, journal = {Jurnal Geosains dan Teknologi}, volume = {0}, number = {0}, year = {2026}, keywords = {Hydrogeology, hydrogeochemistry, groundwater flow, seepage, waste dump}, abstract = {PT. XYZ merupakan perusahaan tambang emas yang membangun sistem underdrain untuk mengalirkan air permukaan melewati area waste dump . Seiring peningkatan elevasi timbunan, muncul rembesan dengan debit tinggi saat hujan (hingga ±8 L/s) dan tetap muncul pada musim kering (±1 L/s). Kondisi ini mengindikasikan muka airtanah telah mencapai permukaan, sehingga air keluar sebagai seepage yang berpotensi mengganggu kestabilan lereng serta menjadi jalur transport kontaminan. Uji tracer rhodamine tidak menunjukkan hasil pada area hilir, diduga akibat dilusi dan penjebakan pada kantong air bawah permukaan, sehingga diperlukan studi hidrogeologi dan hidrogeokimia untuk mengetahui sumber dan mekanisme rembesan. Penelitian ini mengintegrasikan pengukuran fisika-kimia in situ dan analisis laboratorium terhadap sampel airtanah, air permukaan, dan air hujan. Analisis ion utama dan logam terlarut dilakukan menggunakan IC dan ICP-MS, sedangkan isotop stabil δ²H–δ¹⁸O dan δ¹³C dianalisis dengan Picarro Analyzer serta IRMS. Hasil plot pada diagram Piper menunjukkan dua fasies air, yaitu Ca-SO₄ dan Ca-HCO₃. Data isotop mendukung bahwa rembesan berasal dari interaksi airtanah dangkal dan air permukaan yang meresap melalui zona permeabel. Model konseptual aliran bawah permukaan berhasil menggambarkan jalur rembesan potensial, dan penelitian ini merekomendasikan peningkatan sistem drainase, kontrol infiltrasi, serta optimalisasi underdrain sebagai mitigasi.}, issn = {2620-634X}, doi = {10.14710/jgt.0.0.0.%p}, url = {https://ejournal2.undip.ac.id/index.php/jgt/article/view/29254} }
Refworks Citation Data :
Note: This article has supplementary file(s).
Article Metrics:
Last update:
The Authors submitting a manuscript do so on the understanding that if accepted for publication, copyright of the article shall be assigned to Jurnal Geosains dan Teknologi and Department of Geological Engineering, Universitas Diponegoro as the publisher of the journal. Copyright encompasses rights to reproduce and deliver the article in all form and media, including reprints, photographs, microfilms, and any other similar reproductions, as well as translations.
Jurnal Geosains dan Teknologi and Department of Geological Engineering, Universitas Diponegoro and the Editors make every effort to ensure that no wrong or misleading data, opinions or statements be published in the journal. In any way, the contents of the articles and advertisements published in Jurnal Geosains dan Teknologi are the sole and exclusive responsibility of their respective authors and advertisers.
The Copyright is officially transfered when the Author has filled and signed the License of Agreement, please do download the file here. The License of Agreement should be signed originally and send to the Editorial Office in the form of original mail or scanned document to :
Dr.rer.nat Thomas Triadi Putranto (Editor-in-Chief)Editorial Office of Jurnal Geosains dan TeknologiGeological Engineering Department, Universitas DiponegoroJl. Prof. Soedarto, Kampus Undip Tembalang, Semarang, Central Java, Indonesia 50275Email: jgt@live.undip.ac.id