BibTex Citation Data :
@article{Halal29443, author = {Zika Dinana}, title = {Strategi Ekonomi Kreatif dalam Penguatan Industri Halal pada Era Digitalisasi Global di Indonesia}, journal = {Indonesia Journal of Halal}, volume = {8}, number = {2}, year = {2026}, keywords = {Ekonomi kreatif, Industri halal, Digitalisasi, UMKM, Inovasi}, abstract = { Indonesia memiliki kemungkinan yang sangat besar dalam mengembangkan industri halal, terutama karena memiliki jumlah populasi muslim yang paling banyak di dunia. Menggabungkan ekonomi kreatif dengan sektor halal dianggap sebagai langkah strategis karena bukan hanya dapat meningkatkan daya saing nasional, tetapi juga memberikan kesempatan untuk memasuki pasar internasional. Penggunaan teknologi digital seperti e-commerce, blockchain, dan media sosial semakin menguatkan posisi UMKM halal dalam menjangkau konsumen global. Namun, berbagai tantangan seperti kurangnya pemahaman pelaku usaha tentang pentingnya sertifikasi halal, keterbatasan infrastruktur digital, dan dominasi produk halal dari negara lain masih menjadi hambatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi ekonomi kreatif dalam memperkuat industri halal di tengah era digital global dengan menekankan pentingnya inovasi, digitalisasi, dan kerjasama antara berbagai pihak. Temuan dari kajian ini menunjukkan bahwa penggabungan kedua sektor tersebut dapat meningkatkan nilai tambah produk halal, memperluas jangkauan pasar, dan memperkuat citra Indonesia sebagai produsen halal di dunia. }, issn = {2656-4963}, doi = {10.14710/halal.v8i2.29443}, url = {https://ejournal2.undip.ac.id/index.php/ijh/article/view/29443} }
Refworks Citation Data :
Indonesia memiliki kemungkinan yang sangat besar dalam mengembangkan industri halal, terutama karena memiliki jumlah populasi muslim yang paling banyak di dunia. Menggabungkan ekonomi kreatif dengan sektor halal dianggap sebagai langkah strategis karena bukan hanya dapat meningkatkan daya saing nasional, tetapi juga memberikan kesempatan untuk memasuki pasar internasional. Penggunaan teknologi digital seperti e-commerce, blockchain, dan media sosial semakin menguatkan posisi UMKM halal dalam menjangkau konsumen global. Namun, berbagai tantangan seperti kurangnya pemahaman pelaku usaha tentang pentingnya sertifikasi halal, keterbatasan infrastruktur digital, dan dominasi produk halal dari negara lain masih menjadi hambatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi ekonomi kreatif dalam memperkuat industri halal di tengah era digital global dengan menekankan pentingnya inovasi, digitalisasi, dan kerjasama antara berbagai pihak. Temuan dari kajian ini menunjukkan bahwa penggabungan kedua sektor tersebut dapat meningkatkan nilai tambah produk halal, memperluas jangkauan pasar, dan memperkuat citra Indonesia sebagai produsen halal di dunia.
Article Metrics:
Last update: