skip to main content

PENAMBAHAN NANOKALSIUM DARI JENIS TULANG IKAN YANG BERBEDA TERHADAP KARAKTERISTIK BERAS ANALOG DARI TEPUNG UMBI GARUT (Maranta arundinacea) DAN TEPUNG Gracilaria verrucosa

*Saela Rohmah  -  Program Studi Teknologi Hasil Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro, Indonesia
Yudhomenggolo Sastro Darmanto  -  Program Studi Teknologi Hasil Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro, Indonesia
Laras Rianingsih  -  Program Studi Teknologi Hasil Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro, Indonesia
Open Access Copyright 2019 Jurnal Ilmu dan Teknologi Perikanan

Citation Format:
Abstract
Tulang ikan merupakan limbah perikanan dengan jumlah yang mencapai 15% dari berat tubuh ikan. Tulang ikan mengandung unsur penyusun tulang berupa kalsium, dan fosfor. Kalsium hanya dapat terabsorpsi dengan baik apabila diubah dalam bentuk mikro. Tulang ikan sebagai sumber kalsium dapat diubah menjadi nanokalsium agar penyerapan pada tubuh menjadi maksimal. Penambahan nanokalsium dapat dilakukan pada beras analog sebagai salah satu pangan fungsional. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui penambahan nanokalsium dari jenis tulang ikan yang berbeda terhadap kandungan kalsium pada beras analog. Proses pembuatan beras analog dilakukan dengan penambahan nanokalsium dari tulang ikan swanggi, bawal, mujair, kemudian ditambahkan tepung umbi garut dan tepung Gracilaria verrucosa yang dapat menambah kadar serat pada beras analog. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beras analog dengan penambahan nanokalsium tulang ikan bawal (5%) mempunyai kadar kalsium tertinggi sebesar 1,68 ± 0.03 %, kadar air terendah, 9,73 ± 0.01%, kadar protein tertinggi 1,64 ± 0.01 %, kadar lemak terendah 0,26 ± 0.03 %, dan kandungan asam amino terbanyak pada asam glutamat dan asam aspartat. Uji hedonik yang diperoleh dengan selang kepercayaan 95% adalah 4.36 < μ < 4.61 sehingga dapat disimpulkan bahwa nasi analog yang dihasilkan disukai panelis dengan karakteristik warna nasi cokelat, bau spesifik, tekstur pulen, dan rasanya hambar.
Fulltext View|Download
Keywords: Beras Analog, Gracilaria verucosa, Nanokalsium, Tulang Ikan, Maranta arundinacea
Funding: Universitas Diponegoro

Article Metrics:

  1. Adelina, F., T. Estiasih, T. D. Widyaningsih, dan Harijono. 2019. Beras Tiruan Berbasis Ubi Kayu. Jurnal Teknologi Pertanian, 20(1) : 11-24
  2. Agusman, S. N. K. Apriani, dan Murdinah. 2014. Penggunaan Tepung Rumput Laut Eucheuma cottonii pada Pembuatan Beras Analog dari Tepung Modified cassava Flour (Mocaf). JPB Perikanan, 9(1) : 1-10
  3. Aini, N. Q., dan Y. Wirawani. 2013. Kontribusi MP-ASI Biskuit Substitusi Tepung Garut, Kedelai, dan Ubi Jalar Kuning terhadap Kecukupan Protein, Vitamin A, Kalsium, dan Zink pada Bayi. Journal of Nutrition Collage, 2(4) : 458-466
  4. AOAC. Association of Official Analytical Chemyst. 2005. Official Method of Analysis of The Association of Official Analytical of Chemist. Arlington, Virginia, USA: The Association of Official Analytical Chemist, Inc
  5. Aminingsih, T., S. Y. S. Rahayu, dan Y. Yulianita. 2018. Formulation of Instant Granule Containing Nano Calcium from the Shell of Freshwater Mussels (Anodonta woodiana) for Autism Children. Indonesian Journal of Pharmaceutical Science and Technology, 1(1): 49-56
  6. Anggraen, N., Y. S. Darmanto, dan P. H. Riyadi. 2016. Pemanfaatan Nanokalsium Tulang Ikan Nila (Oreochromis niloticus) pada Beras Analog dari Berbagai Macam Ubi Jalar (Ipomoea batatas L.). Jurnal Aplikasi Teknologi Pangan, 5(4) : 114-122
  7. Astriandari, A., dan A. U. Safitri. 2013. Mouthwash Based of Nanocalcium and Nanochitosan for Dental Health Care in a Way that is Practical and Efficient. Journal of MacroTrends in Health and Medicine, 1(1) : 96-101
  8. Astuti, P., S. Anita, dan T. A. Hanifah. 2014. Potensi Abu dari Tulang Ikan Tongkol sebagai Adsorben Ion Mangan dalam Larutan. Jom FMIPA, Binawidya Pekanbaru, 1(2) : 1-9
  9. Boutinguiza, M., J. Pou, F. Lusquinos, R. Comesana, dan A. Riveiro. 2011. Production of Calcium Phosphate Nanoparticles by Laser Ablation in Liquid. Physics Procedia, 12 : 54-59
  10. Edam, M. 2016. Fortifikasi Tepung Tulang Ikan terhadap Karakteristik Fisiko-Kimia Bakso Ikan. Jurnal Penelitian Teknologi Industri, 8(2) : 83-90. Ghufron, M., dan K. Kordi. 2010. A to Z Budi Daya Biota Akuatik. Lily Publisher: Yogyakarta
  11. Handayani, N. A., H. Cahyono, W. Arum, I. sumantri, Purwanto, dan D. Soetrisnanto. 2017. Kajian Karakteristik Beras Analog Berbahan Dasar Tepung dan Pati Ubi Ungu (Ipomea batatas). Jurnal Aplikasi Teknologi Pangan, 6(1) : 23- 30
  12. Hanifa, R., Hintono, dan Y. B. Pramono. 2013. Kadar Protein, Kadar Kalsium, dan Kesukaan terhadap Cita Rasa Chicken Nugget Hasil Substitusi Terigu dengan Mocaf dan Penambahan tepung Tulang Rawan. Jurnal Pangan dan Gizi, 4(8) : 530-560
  13. Hanifah, N. I. D., dan F. F. Dieny. 2016. Hubungan Total Asupan Serat, Serat Larut Air (Soluble), dan Serat Tidak Larut Air (Insoluble) dengan Kejadian Sindrom Metabolik pada Remaja Obesitas. Journal of Nutrition College, 5(3) : 148-155
  14. Hanura, A. B., W. Trilaksani, dan P. Suptijah. 2017. Karakterisasi Nanohidroksiapatit Tulang Tuna Thunnus Sp sebagai Sediaan Biomaterial. Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis, 9(2) : 619-629
  15. Herawati, H., F. Kusnandar, D. R. Adawiyah, dan S. Budijanto. 2013. Teknologi Proses Produksi Beras Tiruan Mendukung Diversifikasi Pangan. Jurnal Litbang Pertanian Bogor. 33(3) : 87-94
  16. Hernawan, E., dan V. Meylani. 2016. Analisis Karakteristik Fisikokimia Beras Putih, Beras Merah, dan Beras Hitam (Oryza sativa L., Oryza nivara, dan Oryza sativa L. indica). Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada, 15(1) : 79-91
  17. Hidayat. T., P. Suptijah, dan Nurjanah. 2013. Karakterisasi Tepung Buah Lindur (Brugeira gymnorrhiza) sebagai Beras Analog dengan Penambahan Sagu dan Kitosan. Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan, 16(3) : 268-277
  18. Korompis, O. S., C. F. Mamuaja, dan L. C. Mandey. 2016. Karakteristik Beras Analog dari Tepung Kentang (Solanum tuberosom L.) Tepung Jagung (Zea mays L.) dan Pati Sagu Baruk (Arenga microcarpa Beccari). Jurnal Ilmu dan Teknologi Pangan, 4(2) : 8-18
  19. Kurniawati, M., S. Budijanto, dan N. D. Yuliana. 2016. Karakterisasi dan Indeks Glikemik Beras Analog Berbahan Dasar Tepung Jagung. Jurnal Gizi Pangan, 11(3) : 169-174
  20. Lekahena, V., D. N. Faridah, R. Syarief, dan R. Peranginangin. 2014. Karakterisasi Fisikokimia Nanokalsium Hasil Ekstrak Tulang Ikan Nila Menggunakan Larutan Basa dan asam. Jurnal Teknologi dan Industri Pangan, 25(1) : 57-64
  21. Litaay, D., dan J. Santoso. 2013. Pengaruh Perbedaan Metode Perendaman Dan Lama Perendaman Terhadap Karakteristik Fisiko-Kimia Tepung Ikan Cakalang (Katsuwonus Pelamis). Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis, 5(1) : 85- 92
  22. Mamuaja, C. F., dan J. C. E. Lamaega. 2015. Pembuatan Beras Analog dari Ubi Kayu, Pisang Goroho dan Sagu. Jurnal Ilmu Dan Teknologi Pangan, 3(2) : 8-14
  23. Mishra, A., H. N. Mishra, dan P. S. Rao. 2012. Preparation of Rice Analogues using Extrusion Technology. International Journal of Food Science and Technology, 47 : 1789–1797
  24. Noviasari, S., F. Kusnandar, dan S. Budijanto. 2013. Pengembangan Beras analog dengan Memanfaatkan Jagung Putih. Jurnal Teknologi dan Industri Pangan, 24(2) : 194-200
  25. Nugroho, W. P., T. Bektiyadi, Z. N. Zaeni, dan A. Mustofa. 2018. Studi Penambahan Tepung Tulang Ikan Lele dan CMC (Carboxy Methyl Cellulose) pada Tepung Komposit Ampas Tahu dan Ubi Kayu sebagai Beras Analog dengan Fortifikasi Kalsium. Jurnal Teknologi Pertanian Universitas Mulawarman, 13(2) : 65-69
  26. Nurdjanah, S., F. Nurainy, dan R. D. Revialdy. 2014. Sifat Sensory dan Fungsional Beras Analog dari Campuran Onggok Terfermentasi dan Ketan Hitam. Jurnal Teknologi Industri dan Hasil Pertanian, 19(1) : 28-41
  27. Prinaldi, W. V., P. Suptijah, dan Uju. 2018. Karakteristik Sifat Fisikokimia NanoKalsium Ekstrak Tulang Ikan Tuna Sirip Kuning(Thunnus albacares). Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia, 21(3) : 385-395
  28. Pusat Data Statistik dan Informasi. 2013. Profil Perikanan dan Kelautan Provinsi Jawa tengah untuk Mendukung Industrialisasi KP. Kementerian Kelautan dan Perikanan: Jakarta
  29. Rasyid, M. I., N. D. Yuliana, dan S. Budijanto. 2016. Karakteristik Sensori dan FisikoKimia Beras Analog Sorghum dengan Penambahan Rempah Campuran. Agritech, 36(4) : 394-403
  30. Sari, E. M., M. Nurilmala, dan A. Abdullah. 2017. Profil Asam Amino dan Senyawa Bioaktif Kuda Laut Hippocampus comes. Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis, 9(2) : 605-617
  31. Santoso, A. D., Warji, D. D. Novita, dan Tamrin. 2013. Pembuatan dan Uji Karakteristik Beras Sintetis Berbahan Dasar Tepung Jagung. Jurnal Teknik Pertanian Lampung, 2(1) : 27-34
  32. Sede, V. J., C. F. Mamuaja, dan D. S. S. Djarkasi. 2015. Kajian Sifat Fisik Kimia Beras Analog Pati Sagu Baruk Modifikasi HMT (Heat Moisture Treatment) dengan Penambahan Tepung Komposit. Jurnal Ilmu dan Teknologi Pangan, 3(2) : 24-35
  33. Sihombing, I. K., A. Siagian, dan P Sibuea. 2016. Kajian Proses Pembuatan Beras Analog dari Tepung Komposit dan Tepung Tulang Sapi Penambahan Carboxymethylcellulose serta Uji Hedonik. Jurnal Gizi, Kesehatan Reproduksi dan Epidemiologi, 1(2) : 1-9
  34. Srihari, E., F. S. Lingganingrum, I. Alvina, dan S. Anastasia. 2016. Rekayasa Beras Analog Berbahan Dasar Campuran Tepung Talas, Tepung Maizena dan Ubi Jalar. Jurnal Teknik Kimia, 11(1) : 15-19
  35. Suptijah, P., A. M. Jacoeb, dan N. Devianti. 2012. Karakterisasi dan Bioavailabilitas Nanokalsium Cangkang Udang Vannamei (Litopenaeus Vannamei). Jurnal Akuatika, 3(1) : 63-73
  36. Tiwow, V. M. A., I. W. Hafid, dan Supriadi. 2016. Analisis Kadar Kalsium (Ca) dan Fosforus (P) pada Limbah Sisik dan Sirip Ikan Mujair (Oreochromis Mossambicus) dari Danau Lindu Sulawesi Tengah. Jurnal Akademika Kim, 5(4) : 159-165
  37. Udding, R., B. Nohong, dan Munir. 2014. Analisis Kandungan Protein Kasar (PK) dan Serat Kasar Kombinasi Rumput Gajah (Pannisetum purpureum) dan Tumpi Jagung yang Terfermentasi. Jurnal Galung Tropika, 3(3) : 201-207
  38. Yonata, D., S. Aminah, dan W. Hersoelistyorini. 2017. Kadar Kalsium dan Karakteristik Fisik Tepung Cangkang Telur Unggas dengan Perendaman Berbagai Pelarut. Jurnal Pangan dan Gizi, 7(2) : 82-93
  39. Yuwono, S. S., dan A. A. Zulfiah. 2015. Formulasi Beras Analog Berbasis Tepung Mocaf dan Maizena dengan Penambahan Cmc dan Tepung Ampas Tahu. Jurnal Pangan dan Agroindustri, 3(4) : 1465-1472
  40. Venkatesan, J., dan S. K. Kim. 2010. Effect of Temperature on Isolation and Characterization of Hydroxyapatite from Tuna (Thunnus obesus) Bone. Journal Materials, 3 : 4761-4772
  41. Wahjuningsih, S. B., dan B. Kunarto. 2013. Pembuatan Tepung Mokal dengan Penambahan Biang Fermentasi Alami untuk Beras Analog. Jurnal Litbang Provinsi Jawa Tengah, 11(2) : 221-230
  42. Wahjuningsih, S. B. 2017. Kajian Indeks Glikemik Beras Analog Berbasis Tepung Mokaf, Tepung Garut dan Tepung Kacang Merah. Jurnal Jitipari, 3 : 154-160
  43. Wulandari, F. K., B. E. Stiani, dan S. Susanti. 2016. Analisis Kandungan Gizi, Nilai Energi, dan Uji Organoleptik Cookies Tepung Beras dengan Substitusi Tepung Sukun. Jurnal Aplikasi Teknologi Pangan, 5(4) : 107-156

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.