skip to main content

MUTU IKAN BARAKUDA ASAP CAIR DARI ASAL TPI YANG BERBEDA

*Muhammad Jundissami'  -  Program Studi Teknologi Hasil Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro, Indonesia
Fronthea Swastawati  -  Program Studi Teknologi Hasil Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro, Indonesia
Slamet Suharto  -  Program Studi Teknologi Hasil Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro, Indonesia
Open Access Copyright 2023 Jurnal Ilmu dan Teknologi Perikanan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Citation Format:
Abstract
Tempat pelelangan ikan di Indonesia berpotensi meningkatkan nilai jual ikan barakuda, khususnya barakuda asap. Ikan segar dibutuhkan sebagai bahan baku dalam proses pengasapan berkualitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan dan kualitas ikan barakuda asap dari 3 asal yang berbeda di Pantai Utara Jawa Tengah. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan perlakuan yang berbeda lokasi tempat pelelangan ikan untuk mendapatkan ikan barakuda segar. Pengujian yang dilakukan dalam penelitian ini adalah uji sensoris, kadar proksimat dan kadar asam glutamat. Proses pembuatan dengan merendam larutan garam 7,5% dan larutan asap cair 5% serta pengoven dilakukan secara berurutan yaitu suhu 50°C selama 1 jam, 60°C selama 1 jam, dan 70°C selama 2 jam. Analisis data parametrik menggunakan uji ANOVA dan uji Beda Nyata Jujur sedangkan data non parametrik menggunakan uji Kruskal-Wallis dan dilanjutkan dengan Mann Whitney jika hasilnya berbeda nyata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 3 lokasi berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap kadar protein dan lemak. Nilai sensori layak konsumsi diatas 8. Hasil penelitian perbedaan lokasi TPI menunjukkan kelayakan konsumsi pada pengujian sensori pada ikan barakuda asap. Produk ikan barakuda asap memiliki perbedaan pada beberapa parameter seperti nilai kadar protein dan kadar lemak namun tidak memiliki perbedaan signifikan pada kadar air, kadar abu dan kadar asam glutamat.
Fulltext View|Download
Keywords: Asap Cair; Ikan Asap; Ikan Barakuda; Pengasapan; Tempat Pelelangan Ikan
Funding: Universitas Diponegoro

Article Metrics:

  1. Badan Standarisasi Nasional. 2006. Standar Nasional Indonesia (SNI) SNI 01-2354.1-2006 Tentang Penentuan Kadar Abu Pada Produk Perikanan. Dewan Standarisasi Indonesia. Jakarta
  2. Badan Standarisasi Nasional. 2006. Standar Nasional Indonesia (SNI) SNI 01-2354.2-2006 Tentang Penentuan Kadar Air Pada Produk Perikanan. Dewan Standarisasi Indonesia. Jakarta
  3. Badan Standarisasi Nasional. 2006. Standar Nasional Indonesia (SNI) SNI 01-2354.3-2006 Tentang Penentuan Kadar Lemak Produk Perikanan. Dewan Standarisasi Indonesia. Jakarta
  4. Badan Standarisasi Nasional. 2006. Standar Nasional Indonesia (SNI) SNI 01-2354.4-2006 Tentang Penentuan Kadar Protein dengan Metode Total Nitrogen pada Produk Perikanan. Dewan Standarisasi Indonesia. Jakarta
  5. Badan Standarisasi Nasional. 2013. Standarisasi Nasional Indonesia (SNI) SNI 2725:2013. Tentang Ikan Asap dengan Pengasapan Panas. Dewan Standarisasi Indonesia. Jakarta
  6. Bahmid, J., Lekahena, V.N.J., dan Titaheluw, S.S. 2019. Pengaruh konsentrasi larutan garam terhadap karakteristik sensori produk ikan layang asin asap. Jurnal Biosainstek, 1(01): 70-76
  7. Bawinto, A.S., Mongi, E.L., dan Kaseger, B.E. 2015. Analisa kadar air, pH, organoleptik, dan kapang pada produk ikan tuna (Thunnus Sp) asap, di Kelurahan Girian Bawah, Kota Bitung, Sulawesi Utara. Media Teknologi Hasil Perikanan, 3(2)
  8. Ghazali, R.R., Swastawati, F., dan Romadhon 2014. Analisa tingkat keamanan ikan manyung (Arius thalassinus) asap yang diolah dengan metode pengasapan berbeda. Jurnal Pengolahan dan Bioteknologi Hasil Perikanan, 3(4): 31-38
  9. Ginting, C., Ginting, S., dan Suhaidi, I. 2014. Pengaruh jumlah bubuk kunyit terhadap mutu tahu segar selama penyimpanan pada suhu ruang. Jurnal Rekayasa Pangan dan Pertanian, 2(4): 52-60
  10. Gultom, O.W., Lestari, S., dan Nopianti, R. 2015. Analisis proksimat, protein larut air, dan protein larut garam pada beberapa jenis ikan air tawar Sumatera Selatan. Jurnal Fishtech, 4(2): 120-127
  11. Hadinoto, S., Kolanus, J.P., dan Manduapessy, K. R. 2016. Karakteristik mutu ikan cakalang (Katsuwonus pelamis) asap menggunakan asap cair dari tempurung kelapa. Majalah Biam, 12(1): 20-26
  12. Husen, A., dan Daeng, R.A. 2018. Pengaruh Lama Penyimpanan Terhadap Mutu Ikan Cakalang Asap (Katsuwonus pelamis). Jurnal Agrikan, 11(2): 59-64
  13. Hutomo, H.D., Swastawati, F., dan Rianingsih, L. 2015. Pengaruh konsentrasi asap cair terhadap kualitas dan kadar kolesterol belut (Monopterus albus) asap. Jurnal Pengolahan dan Bioteknologi Hasil Perikanan, 4(1): 7-14
  14. Ibrahim, N., Rieny Sulistijowati, S., dan Mile, L. 2014. Uji mutu ikan cakalang asap dari unit pengolahan ikan di Provinsi Gorontalo. The Nike Journal, 2(1): 29-32
  15. Kalor, J.D., Runggamusi, B.S., dan Rumahorbo, B.T. 2021. Analisis kadar air, lemak, protein dan uji organoleptik pada ikan tuna (Katsuwonus pelamis L). Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Papua, 4(2): 54-57
  16. Karim, F.A., Swastawati, F., dan Anggo, A.D. 2014. Pengaruh perbedaan bahan baku terhadap kandungan asam glutamat pada terasi. Jurnal Pengolahan Dan Bioteknologi Hasil Perikanan, 3(4): 51-58
  17. Khamidah, S., Swastawati, F., dan Romadhon, R. 2019. Efek perbedaan lama perendaman asap cair kulit durian terhadap kualitas ikan manyung (Arius Thalassinus) Asap. Jurnal Ilmu dan Teknologi Perikanan, 1(1): 21-29
  18. Khokani, K., Ram, V., Bhatt, J., Khatri, T., dan Joshi, H. 2012. Spectrophotometric and chromatographic analysis of amino acids present in leaves of ailanthus excelsa. International Journal of ChemTech Research, 4(1): 389-393
  19. Mardiah, A., dan Fitria, E.A. 2018. Analisis organoleptik ikan asap yang diolah secara tradisional. Journal of Scientech Research, 3(2): 101-109
  20. Metusalach, M., Kasmiati, K., dan Jaya, I. 2014. Pengaruh cara penangkapan, fasilitas penangan dan cara penanganan ikan terhadap kualitas ikan yang dihasilkan. Jurnal Ipteks Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan, 1(1): 40-52
  21. Nilatany, A., Lasmawati, D., Sudrajat, A., Indra, I. M., dan Nurhayati, N. 2014. Karakteristik Fisika-kimia Ikan Bandeng Presto dan Asap Iradiasi. Beta Gamma, 5(1): 16-30
  22. Nur, R.M., Malondo, A.Y., dan Dewi, R. 2021. Penggunaan kitosan sisik ikan dalam memperpanjang umur simpan ikan asap. Jurnal Airaha, 10(1): 088-098
  23. Prasetyo, D.Y.B., Darmanto, Y.S., dan Swastawati, F. 2015. Efek perbedaan suhu dan lama pengasapan terhadap kualitas ikan bandeng (Chanos chanos Forsk) cabut duri asap. Jurnal Aplikasi Teknologi Pangan, 4(3):94-98
  24. Pratama, R.I., Sumaryanto, H., Santoso, J., dan Zahirudin, W. 2012. Karakteristik sensori beberapa produk ikan asap khas daerah di Indonesia dengan menggunakan metode quantitative descriptive analysis. Jurnal Pascapanen dan Bioteknologi Kelautan dan Perikanan, 7(2): 117-130
  25. Rahael, K.P., Berhimpon, S., dan Mentang, F. 2014. Karakteristik organoleptik tekstur stik ikan asap yang dicoating dengan penambahan miofibril dan kolagen ikan situhuk hitam (Makaira Indica). Jurnal Ilmu dan Teknologi Pangan, 2(2): 1-12
  26. Ramadayanti, R.A., Swastawati, F., dan Suharto, S. 2019. Profil asam amino dendeng giling ikan lele dumbo (Clarias gariepinus) dengan penambahan konsentrasi asap cair yang berbeda. Saintek Perikanan: Indonesian Journal of Fisheries Science and Technology, 14(2): 136-140
  27. Rasyid, D., Suwardiah, D.K., Sutiadiningsih, A., dan Afifah, C.A.N. 2021. Pengaruh proporsi ikan barakuda dan ikan patin serta jumlah puree wortel terhadap sifat organoleptik. Jurnal Tata Boga, 10(2): 257-267
  28. Sakti, H., Lestari, S., dan Supriadi, A. 2016. Perubahan mutu ikan gabus (Channa striata) asap selama penyimpanan. Jurnal Fishtech, 5(1): 11-18
  29. Sali, F., Asnani, A., dan Suwarjoyowirayatno, S. 2020. Mutu kimia dan organoleptik nugget ikan barakuda (Sphyraena jello) dengan subtitusi tepung tapioka dan tepung wortel (Daucus carota L.). Jurnal Fish Protech, 3(1): 1-8
  30. Siagian, W.D.L., Swastawati, F., dan Wijayanto, D. 2015. Pemanfaatan asap cair dan peluang bisnis usaha pengasapan ikan bandeng (Chanos chanos Forsk) tanpa duri (studi kasus Di CV Dinasti, Krobokan, Semarang). Jurnal Pengolahan dan Bioteknologi Hasil Perikanan, 4(1): 21-39
  31. Swastawati, F., Susanto, E., Cahyono, B., dan Trilaksono, W.A. 2012. Sensory evaluation and chemical characteristics of smoked stingray (Dasyatis Blekeery) processed by using two different liquid smoke. International Journal of Bioscience, Biochemistry and Bioinformatics, 2(3): 212-216
  32. Swastawati F., Cahyono, B., dan Wijayanti, I. 2018. Perubahan karakteristik kualitas ikan tongkol (Euthynnus affinis) dengan metode pengasapan tradisional dan penerapan asap cair. Info, 19(2): 55-64
  33. Swastawati, F., Surti, T., Agustini, T.W., dan Riyadi, P.H. 2013. Karakteristik kualitas ikan asap yang diproses menggunakan metode dan jenis ikan berbeda. Jurnal Aplikasi Teknologi Pangan, 2(3): 126-132
  34. Syarafina, I.L., Swastawati, F., dan Romadhon, R. 2014. Pengaruh daya serap asap cair dan lama perendaman yang berbeda terhadap kualitas dendeng ikan bandeng (Chanos Chanos Forsk) dan ikan tenggiri (Scomberomorus SP) Asap. Jurnal Pengolahan dan Bioteknologi Hasil Perikanan, 3(1): 50-59
  35. Ukhty, N., Rozi, A., dan Sartiwi, A. 2017. Mutu kimiawi terasi dengan formulasi udang rebon (Acetes sp.) dan ikan rucah yang berbeda. Jurnal Perikanan Tropis, 4(2): 166-176
  36. Wijayanti, F., Abrari, M.P., dan Fitriana, N. 2018. Keanekaragaman spesies dan status konservasi ikan pari di tempat pelelangan ikan Muara Angke Jakarta Utara. Jurnal Biodjati, 3(1), 23-35
  37. Wodi, S.I.M., Rieuwpassa, F.J., dan Cahyono, E. 2018. Peningkatan kualitas hasil tangkapan melalui penerapan sistem rantai dingin di kelurahan Santiago. Jurnal Ilmiah Tatengkorang, 2: 70-72

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.