skip to main content

PENGARUH PERBEDAAN METODE EKSTRAKSI RUMPUT LAUT Caulerpa sp. TERHADAP KUALITAS MASKER WAJAH

*Mas Ut Alwi Saputro  -  Program Studi Teknologi Hasil Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro, Indonesia
Eko Nurcahya Dewi  -  Program Studi Teknologi Hasil Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro, Indonesia
Lukita Purnamayati  -  Program Studi Teknologi Hasil Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro, Indonesia
Open Access Copyright 2023 Jurnal Ilmu dan Teknologi Perikanan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Citation Format:
Abstract
Masker wajah merupakan salah satu sediaan kosmetik perawatan kecantikan yang sudah dipakai banyak orang. Caulerpa sp. merupakan salah satu jenis rumput laut yang bisa dimanfaatkan untuk diolah menjadi masker wajah karena antioksidan yang terkandung di dalamnya. Senyawa tersebut dapat meremajakan kulit wajah, antioksidan pada kandungan rumput laut dapat menghambat radikal bebas pada kulit wajah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dari metode ekstraksi rumput laut Caulerpa sp. yang berbeda terhadap kualitas masker Wajah. Penelitian ini bersifat experimental laboratories dengan model Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktorial yaitu perbedaan metode ekstraksi rumput laut (ekstrak bubur Caulerpa sp., ekstrak maserasi dan ekstrak maserasi-sonikasi) dengan tiga kali ulangan dalam pembuatan masker wajah Caulerpa sp. Parameter pengujian yang dilakukan yaitu iritasi, warna, pH, total fenol, antioksidan, dan hedonik. Data parametrik dianalisis dengan uji sidik ragam (ANOVA) dan Beda Nyata Jujur (BNJ), sedangkan data non parametrik dianalisis dengan Kruskal Wallis dan Mann-Whitney. Hasil penelitian didapatkan uji iritasi 2,7-3,9 menunjukkan kriteria cocok dan sangat cocok yaitu tidak menimbulkan iritasi terhadap kulit  ; nilai pH 5,8-6,3; uji warna dengan nilai kromatisitas 26,7, 56,7 dan 60,4; nilai total fenol 0,08-0,12 %, nilai aktivitas antioksidan IC50 6808,85-10098,22 ppm; dan hedonik 5,5-7,5 yang menunjukkan masker wajah masuk dalam kategori sedikit disukai, dan disukai oleh panelis. Kesimpulan menunjukkan penambahan ekstrak Caulerpa sp. dari metode ekstraksi yang berbeda mempunyai pengaruh terhadap penurunan pH, tingkat warna, meningkatkan senyawa total fenol, dan aktivitas senyawa antioksidan.
Fulltext View|Download
Keywords: antioksidan; Caulerpa sp.; masker wajah; metode ekstraksi
Funding: Universitas Diponegoro

Article Metrics:

  1. Badan Standarisasi Nasional. 2004. Standar Nasional Cara Uji Derajad Keasaman (pH) Dengan Menggunakan Alat pH Meter. SNI 06 – 6989 – 11 - 2004. Jakarta
  2. Badan Standarisasi Nasional. 2006.Standar Nasional Petunjuk Pengujian Organoleptik Dan Atau Sensori. SNI 01 - 2346 - 2006. Jakarta
  3. Candra, L. M. M., Andayani, Y dan Wirasisya, D.G. 2021. Pengaruh metode ekstraksi terhadap kandungan fenolik total dan flavonoid total pada ekstrak etanol buncis (Phaseolus vulgaris L.). Jurnal Pijar Mipa, 16(3), 397-405
  4. Damanik, B.T., Etnawati, K dan Padmawati, R.S. 2011. persepsi remaja putri di kota ambon tentang resiko terpapar kosmetik berbahaya dan perilakunya dalam memilih dan menggunakan kosmetik. Berita Kedokteran Masyarakat, 27(1), 1-9
  5. Damanik, D. D. P., Surbakti, N dan Hasibuan, R. 2014. Ekstraksi katekin dari daun gambir (Uncaria gambir roxb) dengan metode maserasi. Jurnal Teknik Kimia, 3(2), 10-14
  6. Djapiala, F. Y., Montolalu, L.A dan Mentang, F. 2013. Kandungan total fenol dalam rumput laut Caulerpa racemosa yang berpotensi sebagai antioksidan. Media Teknologi Hasil Perikanan, 1(2), 1-5
  7. Erniati, E., Zakaria, F.R., Prangdimurti, E., Adawiyah, D.R dan Priosoeryanto, B.P. 2018. Penurunan logam berat dan pigmen pada pengolahan geluring rumput laut Gelidium sp. dan Ulva lactuca. Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia, 21(2), 266-275
  8. Handayani, H., Sriherfyna, F. H., dan Yunianta, Y. 2016. Ekstraksi antioksidan daun sirsak metode ultrasonic bath (kajian rasio bahan: pelarut dan lama ekstraksi). Jurnal Pangan dan Agroindustri, 4(1), 262-272
  9. Karmilah dan Rusli, N. 2018. Formulasi dan uji efektivitas masker peel off pati jagung (Zea mays sacchrata) sebagai perawatan kulit wajah. Jurnal Ilmiah Manuntung, 4(1), 59-66
  10. Khansa, M., Supiani, T dan Ambarwati, N.S.S. 2019. Jagung sebagai masker terhadap kesehatan kulit wajah kering secara alami. JTR-Jurnal Tata Rias, 9(2), 32-41
  11. Lapasi, A.Y., Lengkey, L.C.C.E dan Sumayku, B.R. 2020. Pengemasan vakum cabai rawit (Capsicum frutescens L) pada tingkat kematangan yang berbeda. Jurnal Cocos, 4(4), 1-9
  12. Manasika, A dan Widjanarko, S.B. 2015. Ekstraksi pigmen karotenoid labu kabocha menggunakan metode ultrasonik (kajian rasio bahan: pelarut dan lama ekstraksi). Jurnal Pangan dan Agroindustri, 3(3), 928-938
  13. Nurjanah, N., Aprilia, B.E., Fransiskayana, A., Rahmawati, M dan Nurhayati, T. 2018. Senyawa bioaktif rumput laut dan ampas teh sebagai antibakteri dalam formula masker wajah. Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia, 21(2), 304-316
  14. Pratimasari, D., Sugihartini, N dan Yuwono, T. 2015. Evaluasi sifat fisik dan uji iritasi sediaan salep minyak atsiri bunga cengkeh dalam basis larut air. Jurnal Ilmiah Farmasi, 11(1), 9-16
  15. Sari, N.R. 2015. Pengaruh Masker Jagung dan Minyak Zaitun Terhadap Perawatan Kulit Wajah. [Skripsi]. Semarang: Universitas Negeri Semarang
  16. Sari, N. R dan Setyowati, E. 2014. Pengaruh masker jagung dan minyak zaitun terhadap perawatan kulit wajah. Journal of Beauty dan Beauty Health Education, 3(1), 1-7
  17. Septiani, S., Wathoni, N dan Mita, S.R. 2012. Formulasi sediaan masker gel antioksidan dari etanol biji melinjo (Gnetum gnemon Linn.). Students E-Journal, 1(1), 1-27
  18. Sholihah, M.A., Ahmad, U dan Budiastra, I.W. 2017. Aplikasi gelombang ultrasonik untuk meningkatkan rendemen ekstraksi dan efektivitas antioksi dan kulit manggis. Jurnal Keteknikan Pertanian, 5(2), 161-168
  19. Suhaenah, A dan Nuryanti, S. 2017. Skrining fitokimia ekstrak jamur kancing (Agaricus bisporus). Jurnal Fitofarmaka Indonesia, 4(1), 199-204
  20. Suhery, W.N dan Anggraini, N. 2016. Formulation and evaluation of peel-off gel masks from red rice brand extract with various kind of bases. International Journal of Pharm Tech Reasearch, 9(12), 576-583
  21. Sunarmi dan Yulianto, S. 2016. Formulasi masker gel antioksidan mengandung ekstrak kulit buah naga merah (Hylocereus polyrhizus). Jurnal Terpadu Ilmu Kelautan, 6(1), 01-117
  22. Suwarno, T., Yamin, N.A., Fitri, D.R dan Kristin, Y.E. 2015. Formulasi masker gel peel-off fraksi etil asetat ekstrak daun jarak pagar (Jatropha curcas Linn). Jurnal Teknologi, 5(1), 75-82
  23. Tazar, N., Violalita, F dan Harni, M. 2018. Pengaruh metoda ekstraksi terhadap karakteristik ekstrak pekat pigmen antosianin dari buah senduduk (Melastoma Malabathricum L.) serta kajian aktivitas antioksidannya. Jurnal Lumbung, 17(1), 10-17
  24. Williams, W.B., Cuvelier, M.E and Berset, C. 1995. Use of a free radical method to evaluate antioxidant activity. Food Science and Technology, 28, 25-30
  25. Zhelziana, D.A., Pangestuti, Y.S, Nabilla, F., Lestari, N.P dan Wikantyasning, E.R. 2016. Formulasi dan evaluasi sifat fisik masker gel peel-off lempung bentonite. The 4 th University Research Coloquium. Universitas Muhammadyah Surakarta, Surakarta

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.