Kepemimpinan Perempuan dan Tata Kelola Tambang di Bojonegoro

*Resya Famelasari  -  Universitas Brawijaya, Indonesia
Juwita Hayyuning Prastiwi  -  Universitas Brawijaya, Indonesia
Received: 27 Jan 2021; Revised: 27 Feb 2021; Accepted: 12 Mar 2021; Published: 25 Mar 2021.
Open Access Copyright 2021 JIIP: Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan
License URL: http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0

Citation Format:
Abstract

Penelitian ini berfokus pada kajian tentang akomodasi isu gender dalam pemerintahan dan tata kelola tambang di Kabupaten Bojonegoro. Kabupaten ini dipilih sebagai lokasi penelitian dengan dua alasan, pertama bahwa sejak tahun 2018 Bojonegoro dipimpin oleh bupati perempuan dan kedua, Bojonegoro juga merupakan daerah pertambangan minyak dan gas bumi. Kepemimpinan Anna Mu’awanah di Bojonegoro menarik untuk dikaji, mengingat isu gender diangkat sebagai salah satu visi pada saat pemilihan kepala daerah berlangsung. Melalui metode penelitian kualitatif yang dipadukan dengan perspektif feminisme sebagai pisau analisis, penelitian ini memperoleh hasil antara lain bahwa transisi kepemimpinan Suyoto ke Anna Mu’awanah tidak menampakkan perubahan signifikan, terhadap transformasi kebijakan perempuan dan tata kelola tambang. Suyoto sebagai bupati laki-laki, ternyata lebih banyak menghasilkan produk kebijakan pro-perempuan dan pengendalian dampak tambang seperti peraturan daerah Dana Abadi Migas, sebaliknya Anna belum memiliki satupun peraturan daerah terkait tata Kelola tambang. Dalam konsep keterwakilan politik, kepemimpinan Anna Muawanah dapat dikategorikan sebagai kepemimpinan formalistik dan simbolik. Meskipun dalam penunjukan pimpinan dinas dan badan di lingkungan Pemerintah Bojonegoro, Anna banyak memilih perempuan, namun kebijakan Anna yang spesifik mempertimbangkan perempuan belumlah banyak. Kalaupun ada, secara kualitatif kebijakan tersebut tampak lebih memasukkan kebutuhan gender praktis dibandingkan kebutuhan gender strategis. 

Keywords: keterwakilan politik; kepemimpinan perempuan; tata Kelola tambang; feminisme

Article Metrics:

  1. Adair, J. (2008). Kepemimpinan yang Memotivasi. 2008: PT Gramedia Pustaka Utama
  2. Anshor, M. U. (2008). Tantangan Kepemimpinan Perempuan di Tingkat Lokal. Yinyang: Jurnal Studi Islam Gender Dan Anak, 3(1), 81–88
  3. Asyari, Y. (2018). Rekapitulasi Selesai, Paslon Anna - Wawan Menang Telak. Retrieved from https://www.jawapos.com/jpgtoday/06/07/2018/rekapitulasi-selesai-paslon-anna-wawan-menang-telak/
  4. Atnike Nova, S. (2019). Memperkuat Representasi Substantif Perempuan Melalui Model Keterlibatan Gerakan Perempuan Dengan DPR dan DPRD di Indonesia. Jurnal Perempuan, 24(2), 115–123
  5. Bojonegoro, P. (2014). Migas. Retrieved from http://www.bojonegorokab.go.id/menu/ index/Migas
  6. Bojonegoro, P. (2019a). Bojonegoro Dalam angka tahun 2019. Bojonegoro: Pemkab Bojonegoro
  7. Bojonegoro, P. (2019b). Profil Kesehatan Bojonegoro. Bojonegoro: Dinkes Bojonegoro
  8. Bojonegoro, P. (2020). . Ringkasan Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah Tahun 2020
  9. BPS. (2019). Jumlah Penduduk Miskin menurut Kabupaten/Kota di Jawa Timur (Ribu Jiwa), 2017-2019. Retrieved from https://jatim.bps.go.id/:
  10. Childs, Sarah, & Lovenduski, J. (2012). Political Representation. In Oxford Handbook of Gender and Politics. Oxford: Oxford: Oxford University Press
  11. Dewi, M. A. (2001). Dimensi Politik Gerakan Perempuan: Suatu Survey. Jurnal Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik, 5(1), 1–21
  12. Dinas Kesehatan Jatim. (2018) Profil Kesehatan Provinsi Jawa Timur Tahun 2018. Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur. Diakses dari: https://dinkes.jatimprov.go.id/ userfile/dokumen/BUKU%20PROFIL%20KESEHATAN%20JATIM%202018.pdf
  13. Idris, N. (2010). Fenomena, Feminisme dan Political Self Selection Bagi Perempuan. Wacana Journal of Social and Humanity Studies, 13(1), 116–131
  14. Lumban Gaol, A. M. (2019). Dua Dekade Demokrasi Indonesia dan Meredupnya Agenda Feminis
  15. Magdoff, F., & Foster, J. B. (2018). Lingkungan Hidup dan Kapitalisme. Marjin Kiri
  16. Merdeka. (2018). Profil Anna Muawanah
  17. NDI. (2016). Why Women in Politics
  18. Nugroho. (2020). TII : Pemerintahan Bupati Anna Alami Kemunduran Keterbukaan Informasi. Retrieved from https://suarabanyuurip.com/kabar/baca/tii--pemerintahan-bupati-anna-alami-kemunduran-keterbukaan-informasi
  19. Nuryati. (2015). Feminisme dalam Kepemimpinan. Jurnal Istinbath, 16, 161–179
  20. Pratiwi, A. M. (2019). The Policies, Practices, and Politics of Women Representation in Political Parties: A Case Study of Women Members of Parliament in Regency/City-level Legislative Council Period 2014-2019. Jurnal Perempuan, 24(2), 151–163
  21. Rifa’i, A. B., & Mardiansjah, F. H. (2018). Dampak Perubahan Penggunaan Lahan Pertanian Terhadap Sosial Ekonomi Petani Sekitar Lokasi Pertambangan Banyu Urip Kecamatan Gayam Kabupaten Bojonegoro. Jurnal Tata Loka, 20(1), 55
  22. Safuan, M. (2019). DLH Jatim: Dampak Pertambangan Sumur Tua Kedewan Memprihatinkan. Retrieved from http://blokbojonegoro.com/2019/09/25/dlh-jatim-dampak-pertambangan-sumur-tua-kedewan-memprihatinkan/
  23. Shiva, V., & Mies, M. (2005). Ecofeminismee Perspektif Perempuan Dan Lingkungan. Jogjakarta: Ire Press
  24. Shiva, V. (1997). Bebas dari Pembangunan: Perempuan, Ekologi dan Perjuangan Hidup di India. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia
  25. Sholikin, A. (2019). Petroleum Fund pada Pemerintahan Lokal (Studi Kasus Inovasi Kebijakan “Dana Abadi Migas” Di Bojonegoro). Jurnal Ilmu Administrasi: Media Pengembangan Ilmu Dan Praktek Administrasi, 16(1), 127–146
  26. Siddiqoh, E. A. A. (2015). Konflik Masyarakat Penambang Minyak Mentah (Analisis Konflik Pengelolaan Pertambangan Minyak Mentah Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro Periode 2009-2015). UNIVERSITAS AIRLANGGA
  27. Zega, Christiani, D., & Saraswati, P. (2014). Relasi Alam dan Perempuan dalam Pemikiran Ekofeminisme Vandana Shiva. Depok: UI: Program Studi Ilmu Filsafat

Last update: 2021-05-16 12:20:01

No citation recorded.

Last update: 2021-05-16 12:20:01

No citation recorded.