Kajian Kekuatan Tanah dan Kestabilan Tubuh Tanggul pada Rencana Tanggul Wedok Lumpur Sidoarjo, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo, Provinsi Jawa Timur

*Devina Trisnawati  -  Departemen Teknik Geologi, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia
Suhesti Suhesti  -  Departemen Teknik Geologi, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia
Wahju Krisna Hidajat  -  Departemen Teknik Geologi, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia
Received: 26 Sep 2019; Revised: 8 Oct 2019; Accepted: 28 Oct 2019; Published: 30 Nov 2019.
Open Access Copyright 2019 Jurnal Geosains dan Teknologi

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Language: ID
Full Text:
Statistics: 36 57

Abstract

Semburan lumpur Sidoarjo di Porong belum berhenti hingga saat ini, sehingga tahun 2019 Pusat Pengendalian Lumpur Sidoarjo (PPLS) berencana membangun tanggul baru di sisi timur tanggul utama setinggi 5 m yakni tanggul Wedok. Dalam pembangunan tanggul Wedok perlu diketahui kekuatan tanah dasar serta stabilitas tubuh tanggul. Untuk itu, dilakukan kajian mengenai kekuatan tanah penopang tanggul dan kestabilan tubuh tanggul mengunakan metode finite element dengan perangkat lunak Phase2 V8.0. Berdasarkan data pemetaan geologi lokasi penelitian tersusun oleh litologi endapan aluvial dan endapan lumpur Sidoarjo, sedangkan berdasarkan penyelidikan geologi teknik terbagi menjadi tiga satuan, yakni : satuan tanah urugan, satuan endapan lumpur Sidoarjo, dan satuan tanah asli. Tanah dasar pada lokasi rencana tanggul berupa lempung lunak yang tebal dengan kemampuan menahan beban tanggul setinggi 2,15 m. Pemasangan PVD (Prevabricated Vertical Drain) pada tanah dasar meningkatkan nilai faktor keamanan (FK) pada stabilitas tubuh tanggul.

Keywords
tanggul Wedok; finite element; tanah dasar; PVD

Article Metrics:

  1. Ambarini, E., Hirnawan, F., dan Guntoro, D., 2014. Sistem Stabilitas Lubang Bukaan Pengembangan dengan Menggunakan Rockbolt dan Sotcrete di Blok Cikoneng PT Cibaliung Sumberdaya Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten. Prosiding Teknik Pertambangan. 168-172.
  2. Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo, 2016. Data Semburan Lumpur Sidoarjo. Surabaya: Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo.
  3. Badan Standarisasi Nasional, 2004. Pedoman Konstruksi dan Bangunan : Instrumentasi Tubuh Bendungan Tipe Urugan dan Tanggul. Jakarta: Badan standarisasi Nasional.
  4. Badan Standarisasi Nasional, 2016. Metode Analisis Stabilitas Lereng Bendungan Tipe Urugan. Jakarta: Badan Standarisasi Nasional.
  5. Balai Litbang Sungai Surakarta, 2018. Laporan Rancangan Pembangunan tanggul Wedok Lumpur Sidoarjo. Surakarta: Balai Litbang Sungai Surakarta.
  6. Chen, F. H., 1988. Foundation on Expansive Soil Development in Geotechnical Engineering. New York: Elsevier.
  7. Mulyadi, S., 2011. Analisa Tegangan Regangan Produk Tongkat Lansia dengan Menggunakan Metode Elemen Hingga. Jurnal Rotor. (4)1.
  8. Raden, W. M., Hamdan, I. M., Bemby, S., 2016. Pemodelan Vertical Drain dengan Menggunakan Model Elemen Hingga pada Analisis Konsolidasi di Bendungan Marangkayu Kalimantan Timur. Reka Racana. 2(3).
  9. Santoso, Sari, E., Wibawa, A., dan Tobing, R., 2016. Analisis Kestabilan Lereng Menggunakan Kesetimbangan Batas dan Metode Elemen Hingga di Kecamatan wonolelo Sawangan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Jurnal Teknik UPN. 8(2).
  10. Schmertmann, J. H., 1978. Guidelines for Cone Penetration Test, Performance and Design. Washington, DC: Departement of Transportation .
  11. Sukandi, 2011. Analisis Kestabilan Tanggul Penahan Luapan Lumpur Berdasarkan Deformasi Tanah Bawah Permukaan Tanggul Menggunakan Metode Elemen Hingga dan Aplikasi Plaxis . Surabaya: Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo.
  12. Terzaghi, K., 1943. Theoretical Soil Mechanics. New York : Wiley.