Re-Evaluasi Perencanaan Pengembangan Kota Baru Berdasarkan Informasi Geologi Teknik di Walini, Kecamatan Cikalong Wetan, Kabupaten Bandung Barat, Provinsi Jawa Barat

*Wahdatul Khasanah -  Departemen Teknik Geologi, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia
Najib Najib -  Departemen Teknik Geologi, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia
Taufiq Wira Buana -  Pusat Sumber Daya Air Tanah dan Geologi Tata Lingkungan, Badan Geologi, Indonesia
Published: 30 Nov 2018.
Open Access Copyright 2018 Jurnal Geosains dan Teknologi

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Language: ID
Full Text:
Supp. File(s):
Untitled
Subject Kemampuan Geologi Teknik; Perencanaan; Pengembangan; Walini; Bandung Barat
Type Research Instrument
  Download (3MB)    Indexing metadata
Statistics: 131 228

Abstract
Rencana pengembangan kota baru akan dilakukan di Walini, Kecamatan Cikalong Wetan, Kabupaten Bandung Barat. Penelitian ini dilakukan untuk menyediakan informasi geologi, geologi teknik dan melakukan re-evaluasi lokasi pengembangan kota baru berdasarkan peta kemampuan geologi teknik. Metode penelitian yang dilakukan adalah dengan penyelidikan di lapangan meliputi sifat fisik dan keteknikan tanah/ batuan, kondisi morfologi, struktur geologi dan kedalaman muka air tanah, kemudian mengumpulkan peta bencana geologi dan peta tutupan lahan. Penyusunan peta kemampuan geologi teknik dilakukan dengan pembobotan dan overlay peta kebencanaan geologi yang meliputi peta kerentanan gerakan tanah, peta kerentanan gempa bumi, peta zona rawan letusan gunung api dan peta kerentanan banjir. Morfologi di lokasi penelitian terdiri dari bentuk lahan vulkanik bergelombang landai (lereng 3o – 9o) dan perbukitan struktural terjal (lereng 17o – 27o). Struktur geologi yang dijumpai adalah kekar dan indikasi lipatan. Satuan geologi teknik terdiri dari perselingan batupasir-batulempung, breksi laharik, batupasir kerikilan, dan lanau lempungan. Kedalaman muka air tanah pada lokasi penelitian berkisar antara 5 m – 20 m. Zona kemampuan geologi teknik pada lokasi penelitian terbagi menjadi zona kemampuan geologi teknik sangat rendah, zona kemampuan geologi teknik rendah, zona kemampuan geologi teknik menengah, dan zona kemampuan geologi teknik tinggi.

Note: This article has supplementary file(s).

Keywords
Bandung Barat; Kemampuan Geologi Teknik; Pengembangan; Perencanaan; Walini.

Article Metrics:

  1. Bakosurtanal, 2007. Peta Provinsi Jawa Barat skala 1:1.000.000. Badan Koordinasi Survai dan Pemetaan Nasional: Bogor
  2. BMKG, 2018. Peta perkiraan daerah potensi banjir di Jawa Barat. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika.
  3. Khadiyanto, P., 2005. Tata Ruang Berbasis pada Kesesuaian Lahan. Badan Penerbit UNDIP: Semarang.
  4. Martodjojo, S. 1984. Evolusi Cekungan Bogor, Jawa Barat. Disertasi. Institut Teknologi Bandung: Bandung.
  5. Masri, R.M., 2012. Analisis Keruangan Kesesuaian Lahan untuk Pemukiman di Kabupaten Bandung dan Bandung Barat. Forum Geografi, Vol.26, No.2, Hal.190 – 201.
  6. Nichols, D. R. dan Edmundson., 1975. Text to Slope Map of Part of West Central King Country. United States Geological Survey Miscellaneous Geologic Investigations Map, I – 825 – E.
  7. PVMBG, 2008a. Peta Kerentanan Gerakan Tanah Kabupaten Bandung Barat.
  8. PVMBG, 2008b. Peta Rawan Bencana Gunung Api Tangkuban Perahu.
  9. SNI, 2012. Tata Cara Perencanaan Ketahanan Gempa untuk Struktur Bangunan Gedung dan Non Gedung. Badan Standarisasi Nasional: Jakarta.
  10. SNI, 2017. Peta Sumber dan Bahaya Gempa Indonesia Tahun 2017. Pusat Penelitian dan Pengembangan Perumahan dan Pemukiman: Bandung.
  11. Sudjatmiko, 1972. Peta Geologi Lembar Cianjur, Jawa skala 1:100.000. Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi: Bandung.
  12. The Unesco Press, 1976. Engineering Geological Maps: A guide to their preparation. Unesco: Paris.
  13. Utami, T. E. dan Sutarjan, W., 2000. Rancangan aplikasi SIG untuk pembuatan peta zona kemampuan geologi teknik: Studi kasus daerah Jember skala 1:100.000. Buletin Geologi Tata Lingkungan (Bulletin of Environmental Geology) vol. 11, No.4, hal 179 – 184.
  14. van Bemmelen, R. W., 1949. Geology of Indonesia. Vol. IA. Government Printing Office, The Hague.