Petrogenesis Batuan Beku dan Karakteristik Kekar Tiang di Bukit Pajangan, Desa Sidomulyo, Kecamatan Purworejo, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah

Mohammad Bagus Pranata -  Exploration & New Discovery Project, Pertamina EP, Indonesia
*Jenian Marin -  Departemen Teknik Geologi, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia
Yoga Aribowo -  Departemen Teknik Geologi, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia
Received: 13 Jul 2018; Published: 31 Jul 2018.
Open Access Copyright 2018 Jurnal Geosains dan Teknologi

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Language: EN
Full Text:
Statistics: 441 496
Abstract

Kekar tiang di Bukit Pajangan, Desa Sidomulyo, Kabupaten Purworejo, yang dikenal sebagai Situs Pajangan, termasuk dalam Formasi Kebobutak di Pegunungan Kulon Progo. Studi kekar tiang di Situs Pajangan yang baru tersingkap pada tahun 2016 masih memerlukan penelitian lanjut yang bertujuan untuk mengetahui petrogenesis hasil magmatisme serta karakteristik kekar tiang Bukit Pajangan.

Penelitian ini mencakup survey observasi lapangan, analisis petrografi, dan analisis karakteristik kekar tiang. Observasi lapangan meliputi pemetaan geologi Situs Pajangan dan sekitarnya, pengambilan orientasi kekar tiang, kemiringan kekar tiang, dan pengambilan sampel batuan. Analisis petrografi dilakukan untuk mengetahui tekstur dan persentase mineral. Analisis karakteristik kekar tiang dapat mengetahui geometri kekar tiang, orientasi kekar tiang, dan arah pendinginan magma saat membentuk Bukit Pajangan.

Litologi penyusun daerah penelitian dari tua ke muda yaitu, intrusi basalt, lava andesit, breksi andesit, dan endapan aluvial. Seluruh sampel batuan di Bukit Pajangan ditentukan sebagai Andesit Basaltik. Orientasi kekar di daerah penelitian membentuk derajat kemiringan sebesar 0o-45o, diasumsikan sebagai kemiringan magma saat mengintrusi. Magmatisme pada saat pembentukan andesit basaltik secara umum dikontrol oleh fraksinasi kristal dan pencampuran magma, sedangkan komposisi mineralnya mengindikasikan hasil aktivitas Gunung Gajah yang memiliki tipe magma menengah-basa. Karakteristik kekar tiang pada Situs Pajangan adalah tipe subdivisi kekar tiang lower colonnade dan hasil aktivitas intrusi dangkal.

Keywords
Bukit Pajangan, Kekar Tiang, Petrogenesis Batuan Beku

Article Metrics:

  1. Bellon, H., Soeria Atmadja, R., Maury, R. C., Suparka, E., Yuwono, R. S., 1988. Chronology and Petrology of Back Arc Volcanism in Java. Proceeding of Regional Conference on Geology and Mineral Resourcees of Southeast Asia, hal. 245-257.
  2. Gray, N. H., 1986. Symmetry in a Natural Fracture Pattern: The Origin of Columnar Joint Networks. Pergamon Press, Ltd.: Britania Raya.
  3. Harjanto, A., 2011. Vulkanostratigrafi di Daerah Kulonprogo dan Sekitarnya, Daerah Istimewa Yogyakarta. Jurnal Ilmiah MTG, Vol. 4.
  4. Le Bas, M. J. dan Streckeisen, A. L., 1991. The IUGS Systematics of Igneous Rocks. Journal of the Geological Society, Vol. 148, hal. 825-835.
  5. Rahardjo, W., Sukandarrumidi, Rosidi, H. M. D., 1995. Peta Geologi Skala 1:100.000 Lembar Yogyakarta, Jawa. Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi: Bandung.
  6. Robinson, C. S., 1956. Geology of Devil Tower National Monument, Wyoming. Geological Survey Bulletin, 1021-1.
  7. Wicander, R., Monroe, J. S., Hazlett, R., 2007. Physical Geology: Exploring the Earth, sixth edition. Thomson Publishers: Amerika Serikat.
  8. Wilson, M., 1989. Igneous Petrogenesis. Harper Collin Academy: London.
  9. Winter, J. D., 2001. An Introduction to Igneous and Metamorphic Petrology. Prentice Hall: New Jersey.
  10. van Bemmelen, R. W., 1949. Geology of Indonesia. Vol. IA. Government Printing Office: The Hague.