Kajian Geoteknik untuk Perencanaan Pembangunan Pemukiman Baru pada Kawasan Handil Berkat Makmur, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah

Fauziah Ali -  Departemen Teknik Geologi, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia
Najib Najib -  Departemen Teknik Geologi, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia
*Rinal Khaidar Ali -  Departemen Teknik Geologi, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia
Received: 17 Jul 2018; Published: 31 Jul 2018.
Open Access Copyright 2018 Jurnal Geosains dan Teknologi

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Language: ID
Full Text:
Statistics: 238 1015
Abstract

Pengembangan dan pembangunan di Kawasan Handil Berkat Makmur, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah semakin pesat, terutama seiring dengan pertumbuhan penduduk yang semakin meningkat. Salah satu langkah yang perlu diambil untuk mengurangi nilai risiko dalam mengembangkan lahan adalah dengan melakukan kajian geoteknik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis, sifat fisik, dan sifat mekanika tanah, menentukan pondasi yang sesuai dengan kondisi tanah, dan memberikan rekomendasi rekayasa teknik untuk menambah daya dukung tanah pada lokasi penelitian.

Metode yang digunakan dalam penelitian meliputi pengambilan sampel, disturbed dan undisturbed, menggunakan bor tangan, pemetaan geoteknik, dan uji sondir. Sampel bor disiapkan untuk uji sifat fisik tanah.

Jenis tanah pada lokasi penelitian adalah endapan gambut, lempung, dan lanau berlempung, yang bersifat jenuh, expansive, konsistensi sangat lunak – keras, dan kondisi air tidak dapat mengalir keluar rongga pori. Nilai qu berdasarkan data sondir pada kedalaman 1 – 6 m, sebesar 56,80 – 66,32 ton/m2, dan qa sebesar 18,93 – 22,11 ton/m2, sedangkan nilai qu berdasarkan data laboratorium sebesar 0,65 – 2,48 ton/m2, dan qa sebesar 0,22 – 0,83 ton/m2. Rekomendasi rekayasa teknik untuk menambah daya dukung tanah, dapat menggunakan pondasi cerucuk untuk pondasi rumah, dan penggunaan geotekstil serta penambahan tanah urugan pada jalan yang berada di lingkungan pemukiman.
Keywords
geoteknik; daya dukung tanah; Kabupaten Kapuas

Article Metrics:

  1. Badan Informasi Geografis, 1994. Peta Penggunaan Lahan Kabupaten Kapuas. Badan Informasi Geografis : Jakarta.
  2. Bappeda Kabupaten Kapuas, 2013. Rencana Detail Tata Ruang Kawasan Kota Kualakapuas. Bappeda Kabupaten Kapuas : Palangkaraya.
  3. Chairullah, B., 2013. Analisa Daya Dukung Pondasi dengan Metoda SPT, CPT, dan Meyerhof pada Lokasi Rencana Konstruksi PLTU Nagan Raya Provinsi Aceh. Teras Jurnal, Vol. 3 No. 1.
  4. Das, B. M., 1995. Mekanika Tanah Jilid II. Erlangga : Jakarta.
  5. Departemen Pekerjaan Umum, 2005. Pedoman Analisis Daya Dukung Pondasi Dangkal. Bada Litbang PU Departemen Pekerjaan Umum No: Pd T-02-2005-A.
  6. Fahriani, F. dan Apritanti, Y., 2015. Analisis Daya Dukung Tanah dan Penurunan Pondasi pada Daerah Pesisir Pantai Utara Kabupaten Bangka. Jurnal Fropil, Vol. 3 No. 2.
  7. Heryanto, R. dan Sanyoto, P., 1994. Peta Geologi Amuntai, Kalimantan. Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi : Bandung.
  8. Roberston, P. K., Campanella, R. G., Gillespie, D., dan Greig, J., 1986. Use of Piezometer Cone data. In-situ Testing in Geotechnical Engineering, ASCE Specialty Conference, hal 1263-1280.
  9. Sikumbang, N. dan Heryanto, R., 1994. Peta Geologi Lembar Banjarmasin, Kalimantan. Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi : Bandung.
  10. Sugiyanto, 2003. Tinjauan Aspek Geologi Teknik untuk Menunjang Rencana Pembangunan Pelabuhan Tanjung Api-Api, Sumatera Selatan. Buletin Geologi Tata Lingkungan, Vol. 13 No. 2.
  11. Terzaghi, K. dan Peck, R. B., 1948. Soil Mechanics in Engineering Practice, 1st Edition. John Wiley and Sons : New York.
  12. Usman, A., 2014. Studi Daya Dukung Pondasi Dangkal pada Tanah Gambut Menggunakan Kombinasi Perkuatan Anyaman Bambu dan Grid Bambu denga Variasi Lebar dan Jumlah Lapisan Perkuatan. Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan, Vol. 2 No. 3.
  13. Utami, T. E. dan Hermawan, 2003. Perbandingan Nilai Daya Dukung Pondasi Dangkal Berdasarkan Data Sondir dan Parameter Tanah pada Satuan Lempung Endapan Rawa (Qs) di daerah Kabupaten Musi Banyuasin Bagian Timur, Sumatera Selatan. Jurnal Geologi Tata Lingkungan, Vol. 13 No.2, hal. 110-116.
  14. Verheof, P. N. W., 1994. Geologi untuk Teknik Sipil. Erlangga : Jakarta.
  15. Virman, 2013. Analisis Data Geolistrik dan Data Uji Tanah untuk Menentukan Struktur Bawah Tanah Daerah Skyland Distrik Abepura Papua. Jurnal Fisika, Vol. 3 No. 1.
  16. Wesley, L. D., 2010. Mekanika Tanah untuk Tanah Endapan dan Residu. Penerbit Andi : Yogyakarta.