skip to main content

Analisis Kinematik Bidang Diskontinuitas Batuan Volkanik di Desa Seloharjo dan Sekitarnya Kecamatan Pundong Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta

Universitas Pembangunan Nasonal "VETERAN" Yogyakarta, Indonesia

Received: 12 Feb 2023; Revised: 15 Sep 2023; Accepted: 11 Oct 2023; Available online: 18 Dec 2023; Published: 18 Dec 2023.
Open Access Copyright (c) 2023 Jurnal Geosains dan Teknologi under http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0.

Citation Format:
Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis kinematika bidang diskontinuitas pada batuan volkanik untuk mengidentifikasi karakteristik gerakan massa serta mengidentifikasi arah dan tipe longsoran di daerah Seloharjo dan sekitarnya, kecamatan Pundong, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Pengambilan data diskontinuitas berupa kekar (joint set) dengan metode scanline (tahap lapangan). Tahap selanjutnya dilakukan analisis metode kinematika menggunakan proyeksi stereografis dengan bantuan software Dips 6.0 dan klasifikasi sistem Rock Mass Rating (RMR). RMR digunakan untuk menentukan pembobotan dari suatu massa batuan dengan mengevaluasi ketahanan massa batuan. Lokasi penelitian mencakup 2 titik lokasi pengamatan (LP), yaitu pada koordinat 7° 59’ 19.3” LS dan 110° 19’ 19.0” BT (LP 1) dan pada koordinat 7° 59’ 24.3” LS dan 110° 19’ 19.2” BT (LP 2). Pada LP 1, berdasarkan nilai pembobotan RMR sebesar 63 pada batuan volkanik andesit, termasuk batuan kelas II atau tergolong baik (Good rock) dengan nilai kemiringan lereng (ψf) = 78°, kemiringan garis perpotongan dua bidang diskontinuitas (ψi) = 59° dan nilai sudut geser dalam (ϕ) = 45°, (ψf > ψi > ϕ), sehingga berpotensi untuk terbentuk jenis longsoran baji (wedge failure). Pada LP 2 berdasarkan nilai pembobotan RMR sebesar 59 pada batuan andesit, termasuk batuan kelas III yaitu Batu sedang (Fair rock) dengan nilai kemiringan lereng (ψf) = 66°, kemiringan garis perpotongan dua bidang diskontinuitas (ψi) = 48° dan nilai sudut geser dalam (ϕ) = 35° (ψf > ψi > ϕ), sehingga berpotensi untuk terbentuk jenis longsoran baji (wedge failure).

Note: This article has supplementary file(s).

Fulltext View|Download |  Data Set
Data Orientasi Diskontinuitas
Subject
Type Data Set
  Download (16KB)    Indexing metadata
Keywords: kinematik; bidang diskontinuitas; gerakan massa; rock mass rating; batuan volkanik.
Funding: Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta

Article Metrics:

  1. BPBD DIY (Badan Penanggulangan Bencana Daerah Derah Istimewa Yogyakarta), 2019. Data Kejadian di D.I.Y tahun 2019. Yogyakarta: BPBD DIY
  2. Bieniawski, Z.T., 1989. Engineering Rock Mass Classification: A Complete manual for Engineers and Geologist in Mining, Civil, and Petroleum Engineering. Wiley: New York
  3. Bronto S., 2009. Fosil gunung api di Pegunungan Selata Jawa Tengah, Prosiding Workshop Geologi Pegunungan Selatan 2007, Publikasi Khusus, no.38, hal. 171-194
  4. Crozier, M.J. dan Glade, T., 2005, Landslide Hazard and Risk: Issues, Concepts and Approach. Dalam Glade, T., Anderson, M., Crozier, M.J. (Eds.), Landslide Hazard and Risk. John & Wiley Sons, Ltd. DOI: https://doi.org/10.1002/9780470012659.ch1
  5. Hoek, E. dan Bray, J.W., 1981. Rock Slope Engineering, 3rd Edition. London: The Institution of Mining and Metallurgy
  6. Karnawati, D., 2005. Bencana Alam Gerakan Massa Tanah di Indonesia dan Upaya Penanggulangannya. Jurusan Teknik Geologi Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta
  7. Pulunggono, A. dan Martodjojo, S., 1994. Perubahan Tektonik Paleogene–Neogene Merupakan Peristiwa Tektonik Terpenting di Jawa, Proceeding Geologi dan Geotektonik Pulau Jawa, hal.37-49
  8. Rahardjo, W., Sukandarrumidi, dan Rosidi, H. M. 1995. Peta Geologi Lembar Yogyakarta, Jawa. Bandung: Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi
  9. Rakhman A.N. dan Triheriyadi N.W.A.A., 2017. Pengaruh Diskontinuitas Massa Batuan Volkanik Terhadap Stabilitas Lereng di Daerah Jelapan dan Sekitarnya, Kecamatan Pundong, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Jurnal Teknologi Technoscientia, 10(1), 2017, hal.71-77. DOI: https://doi.org/10.34151/technoscientia.v10i1.85
  10. Sidarto, 2009. Geologi Pegunungan Selatan di daerah Gunung Kidul, dan sekitarnya ditafsirkan dari citra ALOS. Prosiding: Workshop Geologi Pegunungan Selatan 2007, Publikasi Khusus no.38. Bandung: Pusat Survay Geologi
  11. van Bemmelen, R.W. 1949. The Geology of Indonesia vol. IA: General Geology of Indonesia and Adjacent Archipelagoes. Martinus Nyhoff: The Hague
  12. Wyllie, D.C. dan Mah, C.W. 2004. Rock Slope Engineering: Civil and Mining (4th Edition). London: Spon Press Taylor and Francis Group

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.