Analisis Kualitatif Kandungan Boraks Pada Bahan Pangan Daging Olahan dan Identifikasi Sumber Boron dengan FTIR – ATR

*Triayu Septiani -  Halal Research Center, YARSI Research Institute, Jakarta
Anna P Roswien -  Halal Research Center, YARSI Research Institute, Jakarta, Indonesia
Received: 11 Oct 2018; Published: 19 Oct 2018.
Open Access Copyright 2018 Indonesia Journal of Halal

Citation Format:
Article Info
Section: Research Articles
Language: ID
Full Text:
Statistics: 480 2330
Abstract

ABSTRAK

 

Pangan terbagi menjadi pangan alami dan pangan olahan, pangan olahan umumnya menggunakan berbagai food additive agar memiliki shelf life yang panjang, rasa yang lezat dan penampilan yang menarik. Bahan tambahan pangan yang digunakan pada proses produksi pangan harus menggunakan bahan tambahan pangan yang disetujui oleh FDA dan Codex Alimentarius. Namun, pada prakteknya produsen juga seringkali menambahkan bahan tambahan pangan yang telah dilarang dan bersifat karsinogenik. Salah satu bahan yang dilarang penggunaannya dalam pengolahan pangan adalah boraks, namun bahan ini masih sering digunakan oleh produsen nakal karena harganya yang murah dalam memproduksi pangan olahan. Boraks atau natrium tetraborate yang umum digunakan sebagai pengawet merupakan senyawa dengan BM 381.37. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keberadaan boraks dalam pangan daging olahan seperti bakso. Pada penelitian ini menggunakan bakso yang diperoleh dari pasar tradisional dan pedagang kaki lima di sekitar Universitas YARSI. Hasil dari penelitian ini adalah sepuluh sampel dengan berat pada kisaran 39.3470 – 55.6263 telah diuji kualitatif dengan pengulangan sebanyak dua kali menggunakan turmeric paper menunjukkan mengalami perubahan warna yang mengindikasikan sampel positif mengandung boraks. Pengujian kualitatif juga dilanjutkan dengan menggunakan FTIR spectrometry untuk mengidentifikasi finger print pada boric acid, natrium tetraborate, dan disodium tetraborate. Perbedan finger print pada transmitant boric acid, natrium tetraborate, dan disodium tetraborate diamati pada region wavenumber 1800 – 600 cm-1.

Key Words : Boraks, Boric Acid, Sodium Tetraborate, Disodium Tetraborate

Article Metrics:

  1. Acarali, N.B. 2015. Characterization and Exergy Analysis of Triphenyl Borate. J. Chem.Soc.Pak., Vol.37, No.04, 2015.
  2. BPOM. 2015. Update Program Prioritas Keamanan Pangan BPOM. Direktorat Pengawasan Produk dan Bahan Berbahaya, Deputi Bidang Pengawasan Keamanan Pangan dan Bahan Berbahaya. BPOM, Jakarta.
  3. Garcia, R., Baez, A.P. 2012. Atomic Absorption Spectroscopy. Intech Europe, University Campus STeP Ri. Croatia.
  4. Hongguo, Z., Li, R., Xu, Q., Rohrer, J. 2015 Determination of Trace Amounts of Boric Acid in Cosmetics. Thermo Fisher Scientific AN71507-EN 0415M. Thermo, US.
  5. Indriyati, W., Paramita, M., Hasanah, A.N. 2017. . Comparative Study On Sample Preparation Method In Analysis Of Borax In Dates Palm Using Visible Spectrophotometry. Research Journal of Pharmaceutical, Biological and Chemical Sciences, 8 (1S), p 263.
  6. Nurhadi,M. 2012. Kesehatan Masyarakat Veteriner (Higiene Bahan Pangan Asal Hewan dan Zoonosis). Gosyen Publishing, Yogyakarta.
  7. Panjaitan, L. 2010. Pemeriksaan dan Penetapan Kadar Boraks dalam Bakso di Kotamadya Medan. Available at : http://Repository.usu.ac.id/bitstream/123456789/17273/ 7/Cover.pdf (Diakses tanggal : 18 April 2016)
  8. Riederer, A. and Caravanos, J. 2014. Borax – Summary of Human Health Risks Associated with Borax in Artisanal and Small-Scale Gold Mining. Blacksmith Institute, NY.
  9. Silalahi, J. 2012. Identifikasi Boraks dalam Bakso Jajanan. Skripsi. Universitas Sumatra Utara, Medan.
  10. Suhariyadi, Setianingrum, R., Prastyo, F.A., Christyaningsih, J. 2015. Survey on the Use of Borax, Magenta, and Metanyl Yellow in Food Samples Procured from State Elementary Schools of Surabaya City. Research Journal of Pharmaceutical, Biological and Chemical Sciences, 6 (1), p 1587.
  11. Tubagus, I., G, Citraningtyas., Fatimawali. 2013. Identifikasi Dan Penetapan Kadar Boraks Dalam Bakso Jajanan Di Kota Manado. Pharmacon Jurnal Ilmiah Farmasi – UNSRAT Vol. 2 No. 04.
  12. Tumbel, M. 2010. Analisis Kandungan Boraks Dalam Mie Basah yang Beredar di Kota Makassar. Jurnal Chemica Vol. 11 Nomor 1 Juni 2010, 57 – 64.
  13. Zhang, N., Zhang, T., Kan, H., Wang, X. Long, H., Cui, X. 2015. The Effect of the Boron Source Composition Ratio on the Adsorption Performance of Hexagonal Boron Nitride Without a template. Journal of Materials Chemistry and Physics xxx (2015) 1- 6.