STRATEGI PENGEMBANGAN UMKM HALAL DI JAWA TENGAH DALAM MENGHADAPI PERSAINGAN GLOBAL

*Arif Pujiono -  Program Studi Ekonomi Islam, Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro Jl. Prof. Soedarto SH Tembalang Semarang Telp./Fax. (024) 76486851/76486852, Indonesia
Ro'fah Setyawati -  Program Studi Ilmu Hukum Fahultas Hukum Universitas Diponegoro Jl. Prof. Soedarto SH Tembalang Semarang Telp./Fax. (024)76918201
I Idris -  Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro Jl. Prof. Soedarto SH Tembalang Semarang Telp./Fax. (024) 76486851/76486852, Indonesia
Received: 23 Aug 2018; Published: 10 Oct 2018.
Open Access Copyright 2018 Indonesia Journal of Halal

Citation Format:
Article Info
Section: Research Articles
Language: EN
Full Text:
Statistics: 497 530
Abstract

Abstrak

 

Jawa Tengah sebagai bagian integral negara Indonesia memiliki potensi besar berupa Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) halal dalam mendukung pembangunan. Sebagai wilayah dengan jumlah penduduk muslim yang besar dan memiliki jumlah UMKM terbanyak dan beraneka ragam, ternyata UMKM halal di Jawa Tengah belum mampu bersaing secara global. Penelitian ini memiliki tujuan utama untuk menetapkan strategi pengembangan UMKM halal di Jawa Tengah dalam menghadapi persaingan global. Metode yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif melalui kuesioner terstruktur, indepth interview, focus group discussion (FGD) dengan tokoh kunci (key persons) dan analisis strenghts, weaknesses, oppotunities, dan threats (SWOT). Berdasarkan hasil analisis SWOT , maka strategi yang dapat dikembangkan untuk meningkatkan daya saing UMKM halal di Jawa Tengah adalah meningkatkan sertifikasi UMKM halal, meningkatkan kualifikasi SDM UMKM halal, menggunaan teknologi modern dan tepat guna untuk memenuhi standar produk UMKM halal, pemperkuat keterkaitan dengan industri (hilirisasi), melakukan diversifikasi produk UMKM halal, Meningkatkan peran lembaga keagamaan dan pendidikan untuk literasi produk UMKM halal kepada masyarakat muslim, meningkatkan peran fintech untuk pembiayaan dan sertifikasi produk UMKM halal beserta pemasarannya, membangun sinergi dengan institusi terkait untuk inovasi produk UMKM halal, meningkatkan branding produk UMKM halal melalui media teknologi dan informasi, memperkuat kajian fikih untuk menghasilkan produk UMKM halal

 

Kata kunci: UMKM halal, Jawa Tengah, strategi pengembangan, dan SWOT

 

Article Metrics:

  1. Berranger, Pascale de and C. R. Meldrum, Mary. 2000. The Development of Intelligent Local Clusters to Increase Global Competitiveness and Local Cohesion: The Case of Small Businesses in the Creative Industries. Urban Studies, Volume 37, Nomor 10, 1827-1835.
  2. Chan, K. F., Thomas Yunlong Man dan Theresa Lau. 2002. The Competitiveness of Small and Medium Enterprises: A Conceptualization with Focus on Entrepreneurial Competencies. Journal of Business Venturing, Vol. 17, p. 123-142 2002
  3. Cho, Dong Sung. 2003. From Adam Smith to Michael Porter: Evolusi Teori Daya Saing. Jakarta: Salemba Empat
  4. Denzin, Norman K, 1978, The Research Act: A Theoritical Introduction to Sociological Methods, Secon Ed, Chicago: Aldine Publising Company
  5. Fristia Vinza Firqinia ddan Ardy Maulidy Navastara. 2014. Faktor Penyebab Belum Berkembangnya Industri Batik Desa Kenongo Kecamatan Tulungan-Sidoharjo. Jurnal Teknik Pomits, Vol. 3, No. 2, 2014
  6. Hamid, Edy Suandi dan Sri Susilo, Y. 2011. Strategi Pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Jurnal Ekonomi Pembangunan, Vol. 12 No. 1, Juni 2011, hal 45-55.
  7. Hasan, KN Sofyan. 2014. Kepastian Sertifikasi dan Labelisasi Produk Pangan. Jurnal Dinamika Hukum. Vol 14 Nomor 2. Halaman 227-238. Mei 2014.
  8. Jaharnsyah, Muhammad, Trisita Novianti, dan Ernaning W. 2013. Rumusan Strategi Pengembangan Ekspor UKM Sepatu di Surabaya dengan Menggunakan Pendekatan ANP. Jurnal Metris, 14, 2013, hal 89-98.
  9. Qureshi, S.S., Jamal, M., Qureshi, M.S., Rauf, M., Syed, B.H., Zulfiqar, M., dan Chand, N., 2012. A Review of Halal Food with Special Reference to Meat and Its Trade Potential. J Anim Plant Sci, 22 (2 Suppl), 79–83.
  10. Rezai, G., Mohamed, Z., Shamsudin, M.N., dan Chiew, E.F.C., 2010. Non-Muslims Awareness of Halal Principles and Related Food Products in Malaysia. International Food Research Journal, 17, 667 – 674
  11. Situmorang, Jannes. 2008. Strategi UMKM Dalam Menghadapi Iklim Usaha Yang Tidak Kondusif. INFOKOP, Volume 16, September 2008, Hal 87-101.
  12. Sriyana, Jaka. 2010. Strategi Pengembangan Usaha Kecil dan Menengah (UKM): Studi Kasus di Kabupaten Bantul. Simposium Nasional 2010: Menuju Purworejo Dinamis dan Kreatif.
  13. Sulistyastuti, Dyah Ratih. 2004. Dinamika Usaha Kecil dan Menengah (UKM): Analisis Konsentrasi Regional UKM di Indonesia 1999-2001. Jurnal Ekonomi Pembangunan, Volume 9, Nomor 2004, Hal. 143-164.
  14. Susanti, Etika Ari, Imam Hanafi, dan Romula Adiono. 2013. Pengembangan Ekonomi Lokal Dalam Sektor Pertanian (Studi pada Kecamatan Pagelaran Kabupaten Malang). Jurnal Administrasi Publik (JAP), Volume 1, Nomor 4, Hal 31-40.
  15. Syahza, Almasdi. 2003. Pengembangan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Untuk Percepatan Peningkatan Ekonomi Daerah di Kabupaten Indragiri Hulu Propinsi Riau. Pusat Pengkajian Koperasi dan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat, Universitas Riau Pekanbaru.
  16. Tambunan, Tulus T.H. 2001. Perekonomian Indonesia Teori dan Temuan Empiris. Jakarta: Ghalia Indonesia.
  17. Jumhur, 2006, Analisis Permintaan Kredit Modal Kerja Usaha Kecil di Kota Semarang, (Studi Kasus Permintaan Modal Kerja Usaha Kecil Kusmiyati, Asmi Nur Siwi, 2007, Risiko Akad dalam Pembiayaan Murabahah pada BMT di Yogyakarta (dari Teori ke Terapan), Jurnal Ekonomi Islam La Riba, Vol I, No. 1, Juli 2007, p 27-41.
  18. Ledgerwood, Joanna, 1999, Microfinance Handbook: An Institutional and Financial Perspective, Washington DC: The Wolrd Bank
  19. Tashakkori, Abbas dan Teddlie, Charles, 2010, Handbook of Mixed Methods In Social and Behavioral Research, California: Sage Publications.