BibTex Citation Data :
@article{JPII32320, author = {Hree Shanty Bayu Ardi Perbawa}, title = {PEMANFAATAN SHORE CONNECTION DI PELABUHAN TANJUNG EMAS SEMARANG UNTUK MELAYANI PEMBONGKARAN KARGO KAPAL}, journal = {Jurnal Profesi Insinyur Indonesia}, volume = {4}, number = {2}, year = {2026}, keywords = {}, abstract = { KM Mochtar Prabu Mangkunegara sebagaimana kapal pada umumnya dilengkapi dengan fasilitas auxiliary engine untuk menghasilkan listrik akan tetapi di beberapa pelabuhan seperti Pelabuhan Tanjung Emas di Semarang telah dilengkapi fasilitas shore connection yang dapat menyediakan listrik dari darat pada saat kapal sandar di dermaga untuk melakukan aktivitas pembongkaran kargo urea curah. Tujuan karya ilmiah ini adalah untuk membandingkan pembongkaran kargo urea curah dengan kondisi menggunakan fasilitas shore connection dibandingkan dengan auxiliary engine. Metode yang digunakan karya ilmiah ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan secara kuantitatif. Data pada karya ilmiah ini diperoleh dari data operasional KM MPM. Dari parameter yang dianalisis dapat ditarik kesimpulan bahwa efektifitas waktu pembongkaran kargo urea curah dengan menggunakan shore connection sebesar 87 ton/jam atau sama dengan menggunakan auxiliary engine. Dari sisi waktu yang diperlukan pemasangan shore connection tidak berdampak pada tambahan waktu yang diperlukan untuk proses pembongkaran urea curah karena dapat dilakukan pada saat persiapan pembongkaran kargo urea curah. Pemakaian shore connection akan menambah interval overhaul auxiliary engine sebesar 17%. Hal ini menunjukkan bahwa fasilitas shore connection dapat dipakai secara handal sebagai alternatif penyediaan listrik untuk pembongkaran urea curah. Kata kunci : urea curah, fasilitas shore connection, auxiliary engine, efektivitas pembongkaran, interval overhaul. }, issn = {2985-8100}, doi = {10.14710/jpii.2026.32320}, url = {https://ejournal2.undip.ac.id/index.php/jpii/article/view/32320} }
Refworks Citation Data :
KM Mochtar Prabu Mangkunegara sebagaimana kapal pada umumnya dilengkapi dengan fasilitas auxiliary engine untuk menghasilkan listrik akan tetapi di beberapa pelabuhan seperti Pelabuhan Tanjung Emas di Semarang telah dilengkapi fasilitas shore connection yang dapat menyediakan listrik dari darat pada saat kapal sandar di dermaga untuk melakukan aktivitas pembongkaran kargo urea curah. Tujuan karya ilmiah ini adalah untuk membandingkan pembongkaran kargo urea curah dengan kondisi menggunakan fasilitas shore connection dibandingkan dengan auxiliary engine. Metode yang digunakan karya ilmiah ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan secara kuantitatif. Data pada karya ilmiah ini diperoleh dari data operasional KM MPM. Dari parameter yang dianalisis dapat ditarik kesimpulan bahwa efektifitas waktu pembongkaran kargo urea curah dengan menggunakan shore connection sebesar 87 ton/jam atau sama dengan menggunakan auxiliary engine. Dari sisi waktu yang diperlukan pemasangan shore connection tidak berdampak pada tambahan waktu yang diperlukan untuk proses pembongkaran urea curah karena dapat dilakukan pada saat persiapan pembongkaran kargo urea curah. Pemakaian shore connection akan menambah interval overhaul auxiliary engine sebesar 17%. Hal ini menunjukkan bahwa fasilitas shore connection dapat dipakai secara handal sebagai alternatif penyediaan listrik untuk pembongkaran urea curah.
Kata kunci: urea curah, fasilitas shore connection, auxiliary engine, efektivitas pembongkaran,interval overhaul.
Article Metrics:
Last update:
Alamat Kontak:
Program Studi Program Profesi Insinyur Fakultas Teknik Universitas Diponegoro
Gedung Dekanat Baru Lt 3. Prof. Sudarto SH Tembalang Semarang 50275
www.psppi.ft.undip.ac.id