skip to main content

Analisis Rencana Anggaran Biaya dan Waktu Pelaksanaan Pekerjaan Pelebaran Jalan Menggunakan Perkerasan Kaku dan Perkerasan Lentur di Kabupaten Jepara

*Akhris Sufri Hilmi  -  Program Studi Program Profesi Insinyur, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Sudarto, SH, Tembalang, Semarang, Indonesia 50275, Indonesia
Agus Suprihanto  -  Program Studi Program Profesi Insinyur Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Soedarto, SH, Kampus UNDIP Tembalang, Semarang, Indonesia 50275, Indonesia
Hadiyanto Hadiyanto  -  Program Studi Program Profesi Insinyur Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Soedarto, SH, Kampus UNDIP Tembalang, Semarang, Indonesia 50275, Indonesia
Received: 27 Oct 2025; Revised: 24 Dec 2025; Accepted: 28 Dec 2025; Available online: 31 Dec 2025; Published: 14 Feb 2026.

Citation Format:
Abstract

Pelebaran jalan merupakan kegiatan memperluas lebar perkerasan jalan yang sudah ada menjadi lebar yang direncanakan. Pelebaran jalan merupakan kegiatan pembangunan untuk kepentingan masyarakat umum yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas jalan. Pelebaran jalan memiliki beberapa manfaat, di antaranya: mengurangi kemacetan, meningkatkan efektifitas waktu tempuh perjalanan, meningkatkan keselamatan pengguna jalan. Tahun 2024 ini banyak proyek pelebaran jalan yang dilaksanakan di Kabupaten Jepara, dikarenakan banyak ruas jalan di Kabupaten Jepara yang lebar jalannya sudah tidak memenuhi standar dan banyak pabrik-pabrik baru yang mulai beroperasi di Kabupaten Jepara. Proyek pelebaran jalan di Kabupaten Jepara menggunakan 2 desain struktur, struktur yang pertama menggunakan perkerasan kaku, dan struktur yang kedua menggunakan perkerasan beton. Untuk penggunaan masing-masing subbase juga berbeda-beda. Perbedaan ini memengaruhi RAB (Rencana Anggaran Biaya) dan waktu pengerjaan pekerjaan di masing-masing desain pelebaran jalan tersebut. Pada penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelebaran jalan menggunakan perkerasan kaku dan perkerasan lentur terhadap efisiensi biaya dan waktu pelaksanaan di Kabupaten Jepara. Berdasarkan perhitungan penulis selisih rencana anggaran biaya antara pelebaran dengan desain perkerasan kaku dan pelebaran menggunakan perkerasan lentur adalah 18% lebih mahal pelebaran jalan menggunakan perkerasan lentur.

 

Kata kunci: pelebaran jalan, perkerasan kaku, perkerasan lentur, rencana anggaran biaya, subbase, kapasitas jalan

Article Metrics:

Article Info
Section: Articles
Language : ID
  1. American Association of State Highway and Transportation Officials. (1993). Guide for the design of pavement structures. AASHTO
  2. Bakti, A. W. (2005). Analisis perencanaan tebal ekonomis perkerasan lentur berdasarkan SNI 1732-1989-F [Skripsi, Universitas Bina Nusantara]
  3. Direktorat Jenderal Bina Marga. (1987). Tata cara perencanaan tebal perkerasan lentur jalan raya dengan metode analisis komponen (SKBI No. 1.2.3.26). Departemen Pekerjaan Umum
  4. Direktorat Jenderal Bina Marga. (2002). Pedoman konstruksi dan bangunan: Perencanaan tebal perkerasan lentur (Pt T-01-2002-B). Departemen Permukiman dan Prasarana Wilayah
  5. Nisak, K., & Saputra, H. (2019). Perencanaan tebal perkerasan kaku dan rencana anggaran biaya pada Jalan Pangkalan Nyirih, Rupat. Jurnal Teknik Sipil dan Aplikasi, 1, 19–26
  6. Nugroho, U., Kusumawardani, R., Yuniarti, W., & Hilmi, A. S. (2017). Analysis of ESAL factor on flexible pavement at Weleri Ring Road, Indonesia. AIP Conference Proceedings, 1818(1), 020037. https://doi.org/10.1063/1.4976886
  7. Sukirman, S. (1999). Perkerasan lentur jalan raya. Nova
  8. Windyastuti, S. (2010). Kajian perencanaan geometrik, tebal perkerasan dan rencana anggaran biaya (Ruas Jalan Blimbing Kidul–Bulakrejo) Kabupaten Karanganyar [Skripsi, Universitas Sebelas Maret]
  9. Wignall, A., Kendrick, S. P., Ancill, R., & Copson, M. (2003). Proyek jalan teori dan praktek. Edisi ke empat. Jakarta: Erlangga

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.