skip to main content

Mineral Tanah Lempung Formasi Batuasih Berdasarkan Data SEM (Scanning Electron Microscope) dan XRD (X-Ray Diffractometer) Pada Lereng Citatah KM-23, Padalarang, Jawa Barat

Program Studi Teknik Geologi, Fakultas Teknik Geologi, Universitas Padjadjaran, Indonesia

Received: 4 Dec 2022; Revised: 29 May 2023; Accepted: 30 May 2023; Available online: 21 Aug 2023; Published: 21 Aug 2023.
Open Access Copyright (c) 2023 Jurnal Geosains dan Teknologi under http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0.

Citation Format:
Abstract

Lereng penelitian yang berada di daerah Citatah KM-23 memberikan gambaran kehadiran indikasi-indikasi gerakan tanah karena batuan penyusun pada lereng daerah penelitian berupa tanah lempung lapukan Formasi Batuasih yang menopang Batugamping Formasi Rajamandala. Lereng penelitian yang memiliki beda nilai secara fisik dan susunan kimiawi jenis mineral terhadap Formasi Rajamandala menyebabkan adanya perubahan struktur pada tanah lempung. Penelitian mineral dari 4 sampel tanah lempung Formasi Batuasih bertujuan untuk memberi gambaran jenis, struktur dan perawakan mineral dari kenampakan mikroskopis. Metode penelitian menggunakan data SEM dan XRD yang dianalisis sehingga memberi informasi detail mineral pada sampel tanah lempung lereng Citatah KM-23 baik visual mineral secara 3 dimensi agar mengetahui ciri setiap jenis mineral dan jumlah persentase jenis mineral yang didapat. Hasil penelitian terhadap 4 sampel menunjukkan mineral kuarsa, kaolinit dan muskovit yang teridentifikasi hampir disetiap sampel dimana kuarsa memiliki perawakan berbentuk tumpukan lembaran yang lebar seperti daun dengan bagian pinggir atau sisinya berbentuk sedikit meruncing. Kaolinit terlihat memiliki bentuk butiran yang sebagian membentuk lembaran yang menyerupai hexagonal dan muskovit dijumpai dalam bentuk lembaran yang hadir secara terpisah dan tidak saling terakumulasi satu sama lain. Jika mengacu berdasarkan mineral lempung jenis kaolinit, maka kerusakan yang dialami lereng tidak memberi dampak yang besar.

Fulltext View|Download
Keywords: Citatah; Batuasih; lempung; kaolinit; lereng
Funding: Universitas Padjadjaran

Article Metrics:

  1. Ariesnawan, R.A., 2015. Karakteristik Mekanik Dan Dinamik Clay Shale Kabupaten Tuban Terhadap Perubahan Kadar Air. Disertasi. Institut Teknologi Sepuluh Nopember
  2. Djakamihardja, A.S., 2008. Geotechnical Investigation of Land Movement on Roadway at KM 23, Citatah Area, West Java Province. RISET Geologi dan Pertambangan, 18(2), hal.41-50. DOI: http://dx.doi.org/10.14203/risetgeotam2008.v18.15
  3. Fathurrahmi, F., 2012. Analysis of Mineral Contents Ca, Mg, Fe and Na in Natural Bentonite Clay. Jurnal Natural, 12(1)
  4. Gibran, A.K., Kusworo, A., Wahyudiono, J., Purwasatriya, E.B., 2022. Proses Diagenesis Batupasir Formasi Kanikeh, Seram Bagian Timur, Maluku, Indonesia. Jurnal Geologi dan Sumberdaya Mineral, 23(2), hal.113-122. DOI: https://doi.org/10.33332/jgsm.geologi.v23i2.412
  5. Hassouta, L., Buatier, M.D., Potdevin, J.L., Liewig, N., 1999. Clay diagenesis in the sandstone reservoir of the Ellon Field (Alwyn, North Sea). Clays and Clay Minerals, 47(3), hal. 269-285. DOI: https://doi.org/10.1346/CCMN.1999.0470303
  6. Husain, R., 2015. Geokimia Mineral Lempung Dan Implikasinya Terhadap Gerakan Tanah. Disertasi. Universitas Hasanuddin. Makassar
  7. Muhmed, A., dan Wanatowski, D., 2013. Effect of lime stabilisation on the strength and microstructure of clay. IOSR Journal of Mechanical and Civil Engineering, 6(3), hal.87-94
  8. Sedaghat, S., 2013. Synthesis of clay-CNTs nanocomposite. Journal of Nanostructure in Chemistry, 3(1), hal.1-4. DOI: https://doi.org/10.1186/2193-8865-3-24
  9. Sunardi, S., Irawati, U., Wianto, T., 2011. Karakterisasi Kaolin Lokal Kalimantan Selatan Hasil Kalsinasi. Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat, 8(1), hal.59-65. DOI: https://doi.org/10.20527/flux.v8i1.3106
  10. Utami, D.N..,2018. Kajian Jenis Mineralogi Lempung Dan Implikasi Dengan Gerakan Tanah. Jurnal Alami, 2(2)
  11. Widada, S., Afifah, H., Said, S., Hendaryono, H., 2019. Jenis Mineral Lempung Endapan Kuarter Pantai Semarang Jawa Tengah dan Potensinya sebagai Lumpur Pemboran. Jurnal Offshore: Oil, Production Facilities and Renewable Energy, 3(1), hal.1-10. DOI: http://dx.doi.org/10.30588/jo.v3i1.488
  12. Yanti, E. D., Iqbal, P., Pratiwi, I., Jakah, J., 2018. Karakteristik mineral lempung pada jalan rawan longsor jalur Liwa-Bukit Kemuning berdasarkan analisis SEM dan XRD. Jurnal Teknologi Mineral dan Batubara, 14(2), 93-99. DOI: https://doi.org/10.30556/jtmb.Vol14.No2.2018.165
  13. Yuliet, R., 2010. Identifikasi Tanah Lempung Kota Padang Berdasarkan Uji Klasifikasi Teknik Dan Uji Batas-Batas Konsistensi Atterberg. Jurnal Rekayasa Sipil, 6(2), hal.19-30. DOI: https://doi.org/10.25077/jrs.6.2.19-30.2010
  14. Zakaria, Z., 2005. Sesar Cimandiri bagian timur dan implikasinya terhadap longsoran di Citatah, Padalarang, Jawa Barat. Majalah Geologi Indonesia, 20(1), 41-50
  15. Zakaria, Z., Dipatunggoro G., Tri-Haryanto, E., 2007. Karakteristik Tanah Lempung Lapukan Formasi Balikpapan Di Samboja, Kalimantan Timur. Bulletin of Scientific Contribution: GEOLOGY, 5(3). DOI: https://doi.org/10.24198/bsc%20geology.v5i3.8625

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.