skip to main content

Interpretasi Litologi Dasar Laut Pada Muara Sungai dan Lepas Pantai Berdasarkan Analisa Shallow Seismic Di Perairan Sumbawa, Nusa Tenggara Barat

*Erna Dwi Pertiwi  -  Departemen Oseanografi, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro, Indonesia
Sugeng Widada scopus  -  Departemen Oseanografi, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro, Indonesia
Baskoro Rochaddi scopus  -  Departemen Oseanografi, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro, Indonesia
Hariyadi Hariyadi scopus  -  Departemen Oseanografi, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro, Indonesia
Warsito Atmodjo scopus  -  Departemen Oseanografi, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro, Indonesia
Muh Yusuf scopus  -  Departemen Oseanografi, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro, Indonesia
Azis Rifai  -  Departemen Oseanografi, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro, Indonesia

Citation Format:
Abstract

Sebagai bagian dari lingkungan pengendapan muara sungai dan lepas pantai Perairan Sumbawa, Nusa Tenggara Barat merupakan perairan yang mengalami proses sedimentasi dengan karakteristik fasies. Penelitian bertujuan mengetahui perbedaan tipe lapisan litologi permukaan dasar dan proses sedimentasi berdasarkan profil penampang seismik sub-bottom profiler pada muara sungai dan perairan lepas pantai di lokasi tersebut. Metode seismik sub-bottom profiler merupakan metode untuk mendapatkan gambaran sekeun sedimen. Hasil interpretasi menunjukan lapisan sedimen dasar muara sungai terdapat 7 lapisan sedimen, yaitu lapisan 1 berumur recent dengan fraksi butiran sangat halus, lapisan 2 tersusun atas fraksi butiran halus hingga sedang, lapisan 3 tersusun atas fraksi butiran sedang hingga kasar, lapisan 4 tersusun atas fraksi butiran sedang sampai dengan halus, lapisan 5 tersusun atas fraksi butiran halus sampai sedang, lapisan 6 tersusun atas fraksi butiran sangat halus, dan lapisan 7 tersusun atas lapisan sedimen keras. Pada lepas pantai ditemukan 2 lapisan dan 3 lapisan, yaitu lapisan 1 berumur recent tersusun atas fraksi sedang seperti pasir, lapisan 2 tersusun atas fraksi butiran sedang seperti pasir dan sedimen keras , dan lapisan 3 tersusun atas fraksi butiran sedang hingga halus.


 

As part of the deposition of Muara and the waters off the coast of Sumbawa, West Nusa Tenggara is water that has undergone a sedimentation process with facies characteristic. The research aims to determine the different types of base lithology and sedimentation processes based on the sub-Bottom Seismic cross-section profile Profiler at the estuary of rivers and offshore waters at that location. The seismic method of the sub-Bottom Profiler is a method for obtaining an overview of sequence sediments. Results of the interpretation indicate the base sediment layer of the river estuary there are 7 layers of sediment, namely the recent old layer 1 with a very fine grain fraction, Layer 2 consists of a fine-to-medium grain fraction, layer 3 consists of a medium fraction to coarse grain, layer 4 consists of medium to smooth fraction, layer 5 consists of fine grain fraction, and layer 7 consists of a layer of hard sediment. Off the coast found 2 layers and 3 layers, i.e. Layer 1 has recently consisted of a moderate fraction such as sand, Layer 2 consists of medium grain fraction such as sand and hard sediment, and layer 3 consists of medium for fine shards.


Fulltext View|Download
Keywords: sub-bottom profiler; sedimentasi; Perairan Sumbawa

Article Metrics:

  1. Astjario, P. 2007. Indikasi Struktur Sesar Dan Lipatan Bawah Permukaan Dasar Laut Perairan Tuban, Jawa Timur. Jurnal Geologi Dan Sumberdaya Mineral. 17(2):109-111
  2. Boggs Jr, S., 2014. Principles Of Sedimentology And Stratigraphy. Pearson Education. United States Of America : Merrill Publishing Comapany
  3. Nichols, G., 2009. Sedimentology and stratigraphy. John Wiley & Sons. United Kingdom : Wiley-Blackwell.208
  4. Penrose, J.D., Siwabessy, P.J.W., Gavrilov, A., Parnum, I., Hamilton, L.J., Bickers, A., Brooke, B., Ryan, D.A. And Kennedy, P., 2005. Acoustic Techniques For Seabed Classification. Cooperative Research Centre For Coastal Zone Estuary And Waterway Management, Technical Report. 71 – 75
  5. Prihantono, J., Hasanudin, M., Pryambodo, D.G., Troa, R.A., Triarso, E., Dewi, L.C. and Dillenia, I., 2016. Estimasi Ketebalan Pasir Laut di Perairan Utara Kabupaten Serang–Banten Menggunakan Sub Bottom Profiler. Jurnal Segara, 12(3), pp.149-157
  6. Rahili, N.R. and Cahyono, B.K., 2019. 3D Modeling and Volume Estimation of Riverbed Layers Based on Sub Bottom Profiler Measurement Data. JGISE: Journal of Geospatial Information Science and Engineering. 2(1):114
  7. Solihuddin, T., Sari, E.M. and Kusumah, G., 2011. Prediksi Laju Sedimentasi di Perairan Pemangkat. Sambas Kalimantan Barat menggunakan Metode Pemodelan, Buletin Geologi Tata Lingkungan. 21(3):123
  8. Raharjo, P., Saputra, M.D., Latuputty, G., Geurhaneu, N.Y. and Ilahude, D. 2019. Ketebalan Endapan Sedimen Pasir Laut Berdasarkan Data Seismik Dangkal Saluran Tunggal Di Perairan Takalar, Selat Makassar. Jurnal Geologi Kelautan. 17(1):67
  9. Simanjuntak, H.F.P., Manik, P. and Santosa, A.W.B. 2017. Analisa Pengaruh Panjang, Letak dan Geometri Lunas Bilga Terhadap Arah dan Kecepatan Aliran (Wake) Pada Kapal Ikan Tradisioal (Studi Kasus Kapal Tipe Kragan). Jurnal Teknik Perkapalan, 5(1):346
  10. Hasanudin, M., 2005. Teknologi Seismik Refleksi Untuk Eksplorasi Minyak Dan Gas Bumi. Oseana. 30:(4):8- 9

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.