skip to main content

Sebaran Material Padatan Tersuspensi Secara Horizontal dan Vertikal di Muara Sungai Jajar

*Julia Pernando Manalu  -  Department of Oceanography, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Sudarto, SH, Tembalang, Semarang, Indonesia 50275ografi, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Sudarto, SH, Tembalang, Semarang, Indonesia 50275"., Indonesia
Petrus Subardjo scopus  -  Department of Oceanography, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Sudarto, SH, Tembalang, Semarang, Indonesia 50275, Indonesia
Jarot Marwoto scopus  -  Department of Oceanography, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Sudarto, SH, Tembalang, Semarang, Indonesia 50275, Indonesia
Heryoso Setiyono scopus  -  Department of Oceanography, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Sudarto, SH, Tembalang, Semarang, Indonesia 50275, Indonesia
Dwi Haryo Ismunarti  -  Department of Oceanography, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Sudarto, SH, Tembalang, Semarang, Indonesia 50275, Indonesia

Citation Format:
Abstract

Kabupaten Demak adalah salah satu kabupaten di Provinsi Jawa Tengah yang memiliki permasalahan kompleks pada pesisirnya dikarenakan banyak aktivitas masyarakat di sekitar pesisir pantai Demak. Salah satu permasalahan yang timbul adalah kualitas air yang keruh dan pendangkalan muara sungai. Kekeruhan pada muara sungai disebabkan adanya material padatan tersuspensi (MPT) yang dibawa oleh aliran sungai dari daratan menuju laut. Proses pengankutan (transportasi) MPT itu dipengaruhi langsung oleh arus laut maupun pasang surut. Kekeruhan tersebut terjadi karena adanya pengadukan material sedimen dasar pada muara sungai. Pengadukan sedimen dasar yang terjadi secara terus menerus menyebabkan tingginya konsentrasi MPT yang menjadi penyebab kekeruhan air sungai. Daerah muara sungai yang aktif dengan kegiatan nelayan yang melitas lalu lalang juga menjadi salah satu penyabab tingginya konsentrasi material padatan tersuspensi di sungai jajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui distribusi serta konsentrasi material padatan tersuspensi di muara sungai Jajar. Pengambilan data lapangan dilakukan pada tanggal 25 September 2020 pada 9 titik sampel dengan metode purposive sampling. Analisis konsentrasi muatan padatan tersuspensi di muara sungai pada bulan september 2020 memiliki pola menyebar dari muara sungai menuju arah laut dan distribusi secara vertikal lebih besar pada kedalaman 0.8D terletak pada stasiun 4. Pada saat surut konsentrasi tertinggi MPT sekitar 0,433 – 0,435g/l. Pola distribusi material padatan tersuspensi menunjukan adanya hubungan faktor oseanografi yaitu arus pasang surut dan pasang surut untuk menentukan arah pergerakan dan tingkat konsentrasi MPT yang ada di perairan.

Kata kunci : Distribusi, Material Padatan Tersuspensi, Arus Laut, Sungai Jajar

Fulltext View|Download
  1. Arifin, T, Yulius Y dan Muhammad Furqon A. I. 2012. Kondisi arus pasang surut di perairan pesisir kota Makassar, Sulawesi Selatan. Depik, 1(3): 183-188, ISSN 2089-7790
  2. Chester, R and T. Jickells. 2012. Marine Geochemistry 3rd ed. Blackwell Publishing Ltd. Liverpool, 420p
  3. Dahuri, R., Jacub Rais, Sapta Putra Ginting, dan M.J. Sitepu.2001.”Pengelolaan Sumber Daya Wilayah Peisisir dan Lautan Secara Terpadu.”Jakarta:PT.Pradnya Paramita
  4. Dunton, K, A. Burn, D. Funk, & R. Maffone, 2003. Linking water turbidity and total suspended solid loading to kelp productivity within the Stefansson sound
  5. Fadilah, Suripin, Dwi P. Sasongko. 2014. Menentukan Tipe Pasang Surut dan Muka Air Rencana Perairan Laut Kabupaten Bengkulu Tengah Menggunakan Metode Admiralty. Vol VI (1), 1-12. ISSN: 2087-0558
  6. Iqbal, M., dan Haur Nani. 2017. Penentuan lingkungan pengendapan dan mekanisme transportasi sedimen dengan analisis granulometri pada farmasi seblat cekungan Bengkulu, daerah merigi kelindang, Kab. Bengkulu Tengah. Penelitian dan Pengabdian masyarakat. 1 (1): 301 – 306
  7. Malik, Abdul. 2007. Power Point Bahan Kuliah Pasang Surut,
  8. Nontji, A., Dr. 1987. Laut Nusantara. Penerbit Djambatan. Jakarta
  9. Poerbondono dan E. Djunasjah. 2005. Survei Hidrografi. Refika Aditama. Bandung
  10. Pond, S. dan G. L. Pickard. 1983. Introductory Dynamical Oceanography, 2nd ed. Pergamon Press. New York
  11. Qualifa Fortina, Atmodjo Warsito, Marwoto Jarot. 2016. Sebaran material padatan tersuspensi di perairan muara sungai ketiwon tegal. Jurnal Oceanografi. 5 (1): 60 - 66
  12. Rimatsih, I. 2015. Distribusi muatan padatan tersuspensi (MPT) di padang lamun pada perairan teluk awur dan pantai prawaan Jepara. Kelautan Tropis.18 (3): 121-126
  13. Romimohtarto, dan Thayib. 1982. Kondisi Lingkungan Pesisir dan Laut Di Indonesia. Lembaga Oseanologi Nasional, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia. Jakarta
  14. Sugianto, Deny Nugroho. 2009. Kajian Kondisi Hidrodinamika (Pasang Surut, Arus, Dan Gelombang) Di Perairan Grati Pasuruan, Jawa Timur. Jurnal Ilmu Kelautan UNDIP. Semarang
  15. Triatmodjo, B. 1999. Teknik Pantai. Cetak Ke-6. Universitas Gajah Mada. Yogyakarta, 407 hlm

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.