skip to main content

Pola Arus Perairan Kemujan, Karimunjawa Pada Musim Peralihan II Dengan Menggunakan Model Delft3D

*Rahmat Yolansyah Putra  -  Department of Oceanography, Faculty of Fisheries and Marine Science, Diponegoro University, Jl. Prof. Sudarto, SH, Tembalang, Semarang, Indonesia 50275., Indonesia
Elis Indrayanti  -  Department of Oceanography, Faculty of Fisheries and Marine Science, Diponegoro University, Jl. Prof. Sudarto, SH, Tembalang, Semarang, Indonesia 50275., Indonesia
Dwi Haryo Ismunarti  -  Department of Oceanography, Faculty of Fisheries and Marine Science, Diponegoro University, Jl. Prof. Sudarto, SH, Tembalang, Semarang, Indonesia 50275., Indonesia
Gentur Handoyo  -  Department of Oceanography, Faculty of Fisheries and Marine Science, Diponegoro University, Jl. Prof. Sudarto, SH, Tembalang, Semarang, Indonesia 50275., Indonesia
Aris Ismanto  -  Department of Oceanography, Faculty of Fisheries and Marine Science, Diponegoro University, Jl. Prof. Sudarto, SH, Tembalang, Semarang, Indonesia 50275., Indonesia

Citation Format:
Abstract

Pulau Kemujan adalah salah satu dari 27 gugusan pulau pada Kepulauan Karimunjawa, Kabupaten Jepara yang ditetapkan sebagai zona pemanfaatan pengelolaan masyarakat sebagai kawasan budidaya. Arus adalah gerakan massa air umum yang terjadi di seluruh lautan, pola dari arus laut akan sangat mempengaruhi pola distribusi unsur hara , padatan tersuspensi dan parameter fisika dan kimia. Pemahaman mengenai pola arus penting bagi suatu perairan sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola arus Perairan Kemujan, Karimunjawa pada musim peralihan II dengan menggunakan model Delft3D. Modul  hydrodynamic flow digunakan untuk memodelkan arah dan kecepatan arus laut, selanjutnya hasil dari model diverifikasi dengan data hasil pengukuran lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pergerakan arus Perairan Kemujan, Karimunjawa pada musim peralihan II cenderung  memiliki pola arus yang bergerak ke dua arah (bi-directional) dengan arah arus dominan yakni pada saat pasang mengarah ke timur dan pada saat surut mengarah ke barat. Kecepatan maksimum rata-rata pada kondisi pasang purnama (spring tide) pada bulan September memiliki nilai 0.0505 m/s, bulan Oktober 0.0526 m/s dan bulan November 0.0564 m/s, dimana memiliki nilai yang lebih besar dibandingkan dengan kondisi pasang perbani (neap tide) yakni pada bulan September memiliki nilai 0.0475 m/s, bulan Oktober 0.0498 m/s dan bulan November 0.0523 m/s. Arus yang terdapat pada perairan pulau Kemujan cenderung didominasi oleh arus pasang surut.

Fulltext View|Download
  1. BTNKJ (Balai Taman Nasional Karimunjawa). (2017). Statistik Balai Taman Nasional Karimunjawa Tahun 2017
  2. Indrayanti, E., D.P. Wijayanti dan H.R. Siagian. (2020). Pasang Surut, Arus Dan Gelombang Berdasarkan Data Pengukuran Acoustic Doppler Current Profiler Di Perairan Pulau Cilik, Karimunjawa. Buletin OseanografI. 9(1):37-44
  3. Indrayanti, E., D.N. Sugianto, Purwanto dan H.S. Siagian. (2021) Identifikasi Arus Pasang Surut Di Perairan Kemujan, Karimunjawa Berdasarkan Data Pengukuran Acoustic Doppler Current Profiler. Jurnal Kelautan Tropis, 24(2):247-254
  4. Ismanto, A., D.H. Ismunarti, D.N Sugianto, S. Maesyarah, P. Subardjo, Suryoputro A.A.D dan H.Siagian. (2019). The Potential Of Ocean Currents Electrical Power Sources Alternatives In Karimunjawa Island Indonesia. ASTES, 4(6):126-133
  5. Ismunarti, D. H., D.N. Sugianto dan A. Ismanto. (2016). Kajian Karakteristik Arus Laut di Kepulauan Karimunjawa, Jepara. Seminar Nasional Hasil-Hasil Penelitian Perikanan dan Kelautan ke-VI. Universitas Diponegoro. Semarang
  6. Kartawijaya, T., Wibowo, J.T., Ardiwijaya Pardede, S.T., Herdiana, Y., Hidayat A., dan Sudarsono. (2004). Kajian Zonasi Taman Nasional Karimunjawa Bagian dari Proses Untuk Mewujudkan Pengelolaan Bersama, BTNK. Jawa Tengah
  7. Najid, A., Pariwono, J. I. Bengen, D. G, Nurhakim S., dan Atmadipoera, A. S. (2012). Pola Musiman dan Antar Tahunan Salinitas Permukaan Laut di Perairan Utara Jawa-Madura. Maspari Journal, 4(2), 168–177
  8. Prasetyawan, I.B., H.Setiyono, Kunarso, Purwanto, Y.J. Wijaya, M.Helmi dan A. Ismanto. (2019). Study Of Ocean Current And Their Effect On Distribution Of Total Suspended Sediment In Coastal Waters, Semarang. International Journal Of Civil Engineering And Technology (IJCIET),10(4):248-259
  9. Septiawan, R.B dan E.Z Astuti. (2016). Perbandingan Metode Setengah Rata-Rata Dan Metode Kuadrat Terkecil Untuk Peramalan Pendapatan Perusahaan Di BLU UPTD Terminal Mangkang Semarang. Techno.COM, 15(2),132-139
  10. Soewono, E., K.A. Sidarto dan A.K. Supriatna. (2007). Pemodelan dan Simulasi Matematika Pengendalian Epidemi DBD di Wilayah Bandung dan Sekitarnya. Institut Teknologi Bandung 1(1):1-7
  11. Surbakti, H. (2012). Karakteristik Pasang Surut Dan Pola Arus Di Muara Sungai Musi, Sumatera Selatan. Jurnal Penelitian Sains Universitas Sriwijaya, 15(1):35-39
  12. Thurmann, H.V., (2007). Introductory Oceanography. Bell and Howell Company Columbus Ohio. p : 183 – 273
  13. Yusuf, M., G. Handoyo, Muslim, S. Y. Wulandari dan H.Setiyono (2012). Karakteristik Pola Arus Dalam Kaitannya dengan Kondisi Kualitas Perairan dan Kelimpahan Fitoplankton di Perairan Kawasan Taman Nasional Laut Karimunjawa. Buletin Oseanografi Marina, 1(5), 63–74. http://doi.org/10.14710/buloma.v1i5.6918

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.