skip to main content

Analisis Dampak Luas Banjir Pasang Tahun 2020 Terhadap Rencana Pola Ruang Menggunakan Pemodelan Geospasial di Kota Pekalongan Provinsi Jawa Tengah

*Ade Firdaus Triagusta  -  Department of Oceanography, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Sudarto, SH, Tembalang, Semarang, Indonesia 50275, Indonesia
Agus Anugroho Dwi Suryoputro scopus  -  Department of Oceanography, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Sudarto, SH, Tembalang, Semarang, Indonesia 50275, Indonesia
Muhammad Helmi scopus  -  Department of Oceanography, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Sudarto, SH, Tembalang, Semarang, Indonesia 50275, Indonesia
Baskoro Rochaddi scopus  -  Department of Oceanography, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Sudarto, SH, Tembalang, Semarang, Indonesia 50275, Indonesia
Alfi Satriadi scopus  -  Department of Oceanography, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Sudarto, SH, Tembalang, Semarang, Indonesia 50275, Indonesia

Citation Format:
Abstract

Penataan ruang adalah pengaturan susunan ruangan wilayah atau daerah yang bertujuan mewujudkan ruang wilayah yang aman, nyaman, produktif, dan berkelanjutan. Penataan ruang di wilayah pesisir berbeda dengan wilayah lain karena dipengaruhi faktor bahaya dari laut, salah satunya banjir pasang. Banjir pasang merupakan fenomena meluapnya air pasang dari laut ke daratan. Banjir pasang menyebabkan kerugian pada wilayah yang tergenang. Oleh karena itu, penataan ruang wilayah pesisir di masa mendatang haruslah memperhatikan faktor banjir pasang. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui tipe pasang surut dan tinggi genangan, membuat model permukaan tanah digital dan mengetahui ketinggian tanah, menganalisis model genangan banjir pasang tahun 2020 dengan validasi model, serta menganalisis dampak luas genangan banjir pasang terhadap Rencana Pola Ruang. Metode yang digunakan untuk mengolah data pasang surut adalah least square, pemodelan permukaan tanah digital dengan InSAR dan pemodelan banjir pasang beserta dampaknya dengan pemodelan geospasial. Hasil penelitian menunjukkan tipe pasang surut adalah tipe campuran condong harian ganda dengan ketinggian genangan sebesar 54,28 cm dan luas genangan banjir pasang sebesar 1.210,183 hektar dengan validasi RMSE tahun 2020 sebesar 0,090. Genangan banjir pasang memberikan dampak hampir ke semua kawasan rencana pola ruang, terutama kawasan peruntukan perumahan kepadatan rendah, perikanan budidaya, dan pertanian tanaman pangan.

Fulltext View|Download
  1. Amin, C., Sukamdi, S., & Rijanta, R. (2021). Exploring Migration Hold Factors in Climate Change Hazard-Prone Area using Grounded Theory Study: Evidence from Coastal Semarang, Indonesia. Sustainability, 13(8): 4335
  2. Anggito, A., & Setiawan, J. (2018). Metodologi Penelitian Kualitatif. CV Jejak (Jejak Publisher). 268 hlm
  3. Atmodjo, W., & Pranowo, W.S. (2019). Karakteristik Pasang Surut di Teluk Jakarta Berdasarkan Data 253 Bulan. Jurnal Riset Jakarta, 12(1): 25-36
  4. Badriyah, S.M., Mahmudah, S., & Soemarmi, A. (2019). Leasing sebagai Alternatif Pembiayaan Kapal bagi Nelayan Kecil di Kota Pekalongan. Masalah-Masalah Hukum, 48(2): 204-214
  5. Effendi, R., Handoyo, G., & Setiyono, H., (2017). Peramalan Pasang Surut di Sekitar Perairan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Banyutowo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Journal of Oceanography, 6(1), pp.221-227
  6. Febriani, D.N., Helmi, M., & Hariyadi, H. 2017. Kajian Genangan Banjir Pasang di Kecamatan Pekalongan Utara, Kota Pekalongan. Journal of Oceanography, 6(4): 579-587
  7. Guntara, O., Handoyo, G., & Marwoto, J. (2017). Peramalan Pasang Surut Di Pelabuhan Perikanan Pantai Teluk Saleh Sumbawa. Journal of Oceanography, 6(4): 616-624
  8. Hakam, A. M., & Harsasto, P. (2019). Evaluasi Proses Kebijakan Penanganan Banjir Pasang di Kota Semarang oleh Pemerintah Kota Semarang. Journal of Politic and Government Studies, 8(01): 281-290
  9. Hasanudin, M., Kusmanto, E., & Budisetyawan, W. (2016). Amplifikasi Pasang Surut dan Dampaknya Terhadap Perairan Pesisir Ppasangolinggo. OLDI (Oseanologi dan Limnologi di Indonesia), 1(3): 69-80
  10. Iskandar, S.A., Helmi, M., Muslim, M., Widada, S., & Rochaddi, B. (2020). Analisis Geospasial Area Genangan Banjir Pasang dan Dampaknya pada Penggunaan Lahan Tahun 2020-2025 di Kota Pekalongan Provinsi Jawa Tengah. Indonesian Journal of Oceanography, 2(3): 73-84
  11. Jazuli, A. (2017). Penegakan Hukum Penataan Ruang dalam Rangka Mewujudkan Pembangunan Berkelanjutan. Jurnal Rechts Vinding: Media Pembinaan Hukum Nasional, 6(2): 263-282
  12. Marfai, M.A., Mardiatno, D., Cahyadi, A., Nucifera, F., & Prihanto, H. (2013). Pemodelan Spasial Bahaya Banjir Pasang Berdasarkan Skenario Perubahan Iklim dan Dampaknya di Pesisir Pekalongan. Bumi Lestari Journal of Environment, 13(2), 244- 256
  13. Nurhendro, R.H., & Marfai, M.A., (2016). Pemodelan dan Analisis Dampak Banjir Pesisir Surabaya Akibat Kenaikan Air Laut Menggunakan Sistem Informasi Geografis. Jurnal Bumi Indonesia, 5(4), pp.1-7
  14. Prayogo, L.M. (2021). Metode Kuadrat Terkecil untuk Analisis Konstanta Harmonik Pasang Surut Air Laut di Pulau Gili Raja, Kabupaten Sumenep, Madura. Pena Akuatika: Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan, 20(1): 72-79
  15. Priyono, B., (2016). Perizinan Sebagai Sarana Pengendalian Penataan Ruang dalam Perspektif Pemanfaatan Ruang di Daerah. Jurnal Administrasi Pemerintahan Daerah, 8: 16-37
  16. Romadhon, Y.A. (2017). Kebijakan Pengelolaan Air Limbah dalam Penanganan Limbah Batik di Kota Pekalongan. Insignia: Journal of International Relations, 4(02): 49-64
  17. Rukajat, A. (2018). Pendekatan Penelitian Kuantitatif: Quantitative Research Approach. Deepublish. 160 hlm
  18. Salim, M. A. (2018). Penanganan Banjir dan Pasang di Wilayah Pekalongan. Jurnal Teknik Sipil, 11: 1-8
  19. SepĂșlveda, C., Rivera, A., Gelcich, S., & Stotz, W.B. (2019). Exploring Determinants for The Implementation of Mixed TURF-Aquaculture Systems. Science of The Total Environment, 682: 310-317
  20. Setyati, W.A., Rezagama, A., Agustini, T.W., Hidayat, Y., Wishnu, N.P., & Wulandary, D.A. (2018). Inovasi Penanganan Mitigasi Bencana Desa Bedono Kecamatan Sayung Demak Akibat Efek Abrasi. SNKPPM, 1(1): 198-200
  21. Sunu, H. A., Yuwono B.D., & Suprayogi A. (2019). Analisis Ketelitian DSM Kota Semarang dengan Metode InSAR Menggunakan Citra Sentinel-1. Jurnal Geodesi Undip, 8(3): 17-26
  22. Syamsudin, S., Kushadiwijayanto, A.A., & Risko, R. (2019). Studi Batimetri dan Pasang Surut Di Kawasan Perairan Batu Burung Kota Singkawang Selatan Kalimantan Barat. Jurnal Laut Khatulistiwa, 2(3): 144-150
  23. Yuniastuti, E. (2016). Identifikasi Tipologi dan Dinamika, Potensi dan Permasalahan, dan Strategi Pengelolaan Wilayah Kepesisiran di Wilayah Kepesisiran Demak. Jurnal Geografi, 8(1): 31-46
  24. Zuhaira, H., Handoyo, G., Purwanto, P., Suryoputro, A.A.D., & Yulina, S. (2020). Kajian Perbandingan Analisis Pasang Surut dengan Menggunakan Metode Least Square dan Fourier di Perairan Barat Sumatera. Indonesian Journal of Oceanography, 2(3): 27-34

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.