BibTex Citation Data :
@article{Halal31464, author = {Tommy Maolana and Nur Fatwa and Thobib Al-Asyhar and Mulawarman Hannase}, title = {Halal Exceptionalism dan Erosi Maqāṣid al-Sharī‘ah}, journal = {Indonesia Journal of Halal}, volume = {9}, number = {1}, year = {2026}, keywords = {Halal exceptionalism; maqāṣid al-sharī‘ah; perjanjian perdagangan internasional; perlindungan konsumen Muslim; kebijakan halal Indonesia}, abstract = { Perjanjian perdagangan internasional semakin memengaruhi kebijakan domestik, termasuk jaminan produk halal di negara-negara mayoritas Muslim. Indonesia, yang tengah mempersiapkan penerapan penuh kebijakan wajib sertifikasi halal pada tahun 2026, menghadapi dinamika normatif melalui Agreement between the United States of America and the Republic of Indonesia on Reciprocal Trade , khususnya ketentuan yang memberikan pengecualian kewajiban sertifikasi dan pelabelan halal bagi produk tertentu asal Amerika Serikat. Fenomena ini memunculkan praktik halal exceptionalism yang berpotensi mengganggu konsistensi kebijakan halal nasional. Penelitian ini bertujuan menganalisis secara kritis implikasi pengecualian kewajiban halal tersebut menggunakan pendekatan maqāṣid al-sharī‘ah , dengan menitikberatkan pada perlindungan agama ( ḥifẓ al-dīn ), perlindungan jiwa dan konsumen ( ḥifẓ al-nafs ), serta keadilan ekonomi ( ḥifẓ al-māl ). Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif-normatif melalui analisis konseptual dan doktrinal terhadap teks perjanjian perdagangan, kebijakan halal Indonesia, serta literatur hukum Islam dan hukum perdagangan internasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengecualian kewajiban halal tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga berdampak substantif terhadap jaminan kehalalan, kepastian konsumsi, dan kesetaraan regulasi di pasar. Dari perspektif maqāṣid al-sharī‘ah , manfaat ekonomi berupa fasilitasi perdagangan belum sepenuhnya mampu membenarkan potensi mafsadah akibat melemahnya perlindungan konsumen Muslim dan keadilan regulative. }, issn = {2656-4963}, doi = {10.14710/halal.v9i1.31464}, url = {https://ejournal2.undip.ac.id/index.php/ijh/article/view/31464} }
Refworks Citation Data :
Article Metrics:
Last update:
The Indonesian Journal of Health (IJH) is committed to supporting open access to scientific knowledge. All articles published in IJH are licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0).
Under this license, authors retain the copyright to their work while allowing the public to share, copy, redistribute, adapt, or build upon the material for any purpose, including commercial uses.
However, users must provide proper attribution to the original authors and IJH, and distribute any derivative works under the same license terms. Complete information regarding this license can be accessed at http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0.
CC BY SA @PKHUNDIP Halal Center Diponegoro University
THe IJH published by Pusat Kajian Halal Universitas Diponegoro in colaboration with Konsorsium Halal Jawa Tengah