skip to main content

Legal Uncertainty In Fiduciary Guarantee Law: An Analysis Of Reality And Its Impact On Creditors

*Putri Dwi Utami  -  Faculty of Law, Universitas Negeri Semarang, Indonesia
Lita Lianti  -  Faculty of Law, Universitas Negeri Semarang, Indonesia
Fildzah Hanifati Nadhilah  -  Faculty of Law, Universitas Negeri Semarang, Indonesia
Amanda Kirani Fauzi  -  , Indonesia
Open Access Copyright 2023 Diponegoro Private Law Review

Citation Format:
Abstract

The existence of Law Number 42 of 1999 concerning Fiduciary Guarantees arises due to the urgency of the public who experience anxiety about collateral objects. This regulation addresses all fiduciary guarantees, but there is confusion and legal uncertainty in their implementation in the community. This can be seen from the concept and reality in the field that is not balanced. Therefore, the author will discuss this issue using normative legal research methods by taking a statutory and conceptual approach, as well as the formulation of the problem discussed, namely legal uncertainty in UUJF in juridical, normative, and sociological aspects to the impact on legal uncertainty, especially on creditors. This study aims to provide views and understanding of how such legal uncertainty occurs and its impact on the creditors concerned. The results of this study show that regulations regarding fiduciaries are still said to have not provided legal certainty for the Indonesian people, especially from creditors. 

Keywords: Fiduciary Guarantee, Creditor, Legal Certainty

Fulltext View|Download
  1. Abdullah, J. (2016). Jaminan Fidusia Di Indonesia (Tata Cara Pendaftaran Dan Eksekusi). BISNIS : Jurnal Bisnis Dan Manajemen Islam, 4(2), 115. https://doi.org/10.21043/bisnis.v4i2.2693
  2. Dwiwijaya, R. K. & T. L. (2019). Akibat Hukum Peralihan Jaminan Fidusia Tanpa Seijin Krediturnya. Jurnal Law Research, 1(150–70)
  3. Faridi. (2017). Problematika Pembebanan Jaminan Fidusia. Jurnal Hakam, 1(2), 218
  4. Heriawanto, B. K. (2019). Pelaksanaan Eksekusi Objek Jaminan Fodusia Berdasarkan Title Eksekutorial. Legality: Jurnal Ilmiah Hukum, 27(1)
  5. Huru, F. F. (2019). Kedudukan Hukum Akta Jaminan Fidusia yang Tidak Didaftarkan. Jurnal Kenotariatan Narotama, 1(1), 52
  6. Isnaeni, M. (2017). Noktah Ambigu Norma Lembaga Jaminan Fidusia. Revka Petra Media
  7. Kamello, T. (2014). Hukum Jaminan Fidusia Suatu Kebutuhan Yang Didambakan. PT. Alumni
  8. Manurung, D. R. N. . (2015). Perlindungan Hukum Debitur Terhadap Parate Eksekusi Obyek Jaminan Fidusia. Jurnal Ilmu Hukum Legal Opinion, 3(2), 10–17
  9. Mertokusumo, S. (1982). Hukum Acara Perdata Indonesia. Liberty
  10. Muhtar, M. M. (2013). Muhammad Moerdiono Muhtar. Jurnal Lex Privatum, 1(2), 1–18
  11. Nur, M. Hadhri & Sudarti, E. & W. D. (2020). Faktor Penyebab dan Upaya Penanggulangan Tindak Pidana Pengalihan Objek Jaminan Fidusia. PAMPAS : Journal Of Criminal, 1(2), 106–119
  12. Rutan, Sahban & Risma, A. (2021). Perlindungan Hukum Pembeli Kendaraan dan Pelaksanaan Eksekusi Jaminan Fidusia. Supremasi: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial, Hukum, Dan Pengajarannya, 16(1), 10–24
  13. Satrio, J. (2007). Hukum Jaminan Hak Jaminan Kebendaan. Citra Aditya Bakti
  14. Soerjono Soekanto & Mustafa Abdullah. (1987). Sosiologi Hukum Dalam Masyarakat. CV. Rajawali
  15. Sri Ahyani. (2011). Perlindungan Hukum Bagi Kreditur Melalui Perjanjian Jaminan Fidusia. Jurnal Wawasan Hukum, 24(01), 308–319
  16. Suprianto & Budiman, N. T. (2020). Pendaftaran Jaminan Fidusia Sebagai Pemenuhan Asas Publisitas. Jurnal Indonesian Journal of Law and Islamic Law, 2(2), 187–217
  17. Syahrani, R. (2006). Seluk Beluk Dan Asas-Asas Hukum Perdata. Alumni
  18. Usman, R. (2021). Makna Pengalihan Hak Kepemilikan Benda Objek Jaminan Fidusia Atas Dasar Kepercayaan. Jurnal Hukum Ius Quia Iustum, 28(1), 139–162
  19. Wasir, G. A. (2013). Perlindungan Hukum Terhadap Kreditur Atas Wanprestasi Debitur Pada Perjanjian Dengan Jaminan Fidusia Yang Tidak Didaftarkan Dihubungkan Dengan Undang-Undang Nomor 42 Tahun 1999 Tentang Jaminan Fidusia. Universitas Komputer Indonesia
  20. Wihandriati. (2022). Perlindungan Hukum Kreditur terhadap Objek Fidusia Akibat Perjanjian Kredit Sebelumnya. Jurnal Media of Law and Sharia, 4(1), 75–88
  21. Winarno, J. (2013). Perlindungan Hukum Bagi Kreditur Pada Perjanjian Jaminan Fidusia. Jurnal Independent, 1(1), 44
  22. Yasin, A. (2020). Dampak Jaminan Fidusia Kredit Kendaraan Bermotor yang Tidak Didaftarkan terhadap Penerimaan Negara Bukan Pajak Impact of Fiduciary Guarantee of. Jurnal Konstitusi, 17(4), 828–847
  23. Yuliadi, Y. & W. B. (2020). Jaminan Fidusia Online dalam Memberikan Kepastian Layanan. BPSDM KUMHAM Press
  24. Zumhara, F. (2023). kuliah umum bertajuk “Reformasi Hukum Pidana Nasional: Penegakan Keadilan dan Hukum dalam Peradilan.” FH UNPAD

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.