Tingkat Pelestarian Kawasan Bersejarah Benteng Willem I Ambarawa

*Intan Muning Harjanti -  Departemen Sipil dan Perencanaan, Sekolah Vokasi, Universitas Diponegoro, Semarang, Indonesia, Indonesia
Published: 20 Oct 2016.
Open Access Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Full Text:
Statistics: 70 115
Abstract

Kecamatan Ambarawa merupakan salah satu daerah di Kabupaten Semarang yang memiliki beberapa situs bersejarah, salah satunya adalah Kawasan Benteng Willem I. Kawasan bersejarah ini memiliki nilai keunikan tersendiri baik dari bentuk bangunan maupun sejarahnya. Dalam perkembangannya hingga saat ini, beberapa bangunan di Kawasan Benteng Willem I difungsikan sebagai Lapas dan asrama yang kepemilikan dan pengelolaannya ada pada TNI Angkatan Darat. Namun, kondisi faktual yang ada, semakin lama nilai sejarah yang ada di Kawasan ini semakin memudar. Hal ini dikarenakan belum adanya peraturan dan kebijakan khusus dari Pemerintah setempat untuk melestarikan kawasan bersejarah Benteng Willem I. Oleh karena itu perlu adanya kajian mengenai tingkat pelestarian kawasan bersejarah di Kawasan Benteng Willem I Ambarawa sebagai upaya pelestarian cagar budaya di Jawa Tengah khususnya di Ambarawa, Kabupaten Semarang. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, yaitu berdasarkan analisis dari data yang didapat dan berdasarkan teori pelestarian kawasan bersejarah. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan dan telaah dokumen. Hasil kajian dari penelitian ini menerangkan bahwa Kawasan Benteng Willem I Ambarawa ini layak untuk dilestarikan. Hal ini dapat dilihat dari estetika bangunan yang eksotik dengan arsitekural kolonial yang belum banyak perubahan serta peranan sejarah yang ada didalamnya.

Keywords
Kawasan Bersejarah; Benteng Willem I Ambarawa; Tingkat Pelestarian

Article Metrics: