Kajian Pelestarian Kampung Pekojan Sebagai Kawasan Bersejarah di Kota Semarang

*Afina Kurniasari -  Universitas Diponegoro, Semarang, Indonesia, Indonesia
Nurini Nurini -  Universitas Diponegoro, Semarang, Indonesia, Indonesia
Published: 20 Oct 2016.
Open Access Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Full Text:
Statistics: 83 340
Abstract

Kampung Pekojan adalah salah satu kampung kota yang memiliki peranan sejarah di kota Semarang. Sebagaimana Kampung Pekojan yang berdekatan dengan Kampung Pecinan telah mengalami perkembangan yang pesat, terutama pada aktivitas perdagangan dan jasa. Perkembangan aktivitas tersebut tentu berdampak pada perubahan bentuk bangunan visual. Untuk kondisi saat ini sudah mulai jarang ditemukan bangunan asli dan lebih banyak terlihat bangunan baru dari penduduk pendatang. Perkembangan aktivitas yang cepat dan pesat dikhawatirkan mengabaikan nilai historis sebagai bentuk warisan budaya dalam kampung kota. Dalam mengantisipasi sedini mungkin berkembangnya kegiatan dalam perubahan dan pemanfaatan fungsi kawasan dan bangunan maka diperlukan upaya pelestarian bangunan bersejarah di kawasan Kampung Pekojan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi permasalahan yang ada serta mengkaji permasalahan tersebut untuk memperoleh solusi yang berkaitan dengan upaya-upaya pelestarian warisan bersejarah sebagai bentuk pelestarian kota. Metode analisis yang akan digunakan pada penelitian ini yaitu analisis deskriptif kuantitatif, dengan teknik pengumpulan data secara primer yaitu kuisioner, wawancara, dan observasi lapangan serta pengumpulan data secara sekunder yaitu telaah dokumen. Dari analisis-analisis yang dilakukan maka dihasilkan upaya pelestarian kampung Pekojan sebagai kawasan bersejarah di Kota Semarang. Masjid Jami Pekojan termasuk kedalam bangunan dengan potensial tinggi dengan upaya pelestarian yaitu preservasi. Sedangkan upaya pelestarian non fisik yang dapat dilakukan yaitu dengan membangun hubungan yang baik antar tetangga serta menumbuhkan rasa cinta terhadap nilai kebudayaan agar dapat mempelajari dan mengajarkannya pada generasi penerus.

Keywords
Kampung; Pelestarian; Bersejarah

Article Metrics: