Kajian Daya Dukung Lingkungan dalam Pemanfaatan Ruang di Kawasan Bandung Utara

*Putraarta Samodro  -  Program Studi Magister Inovasi Regional, Sekolah Pascasarjana, Universitas Padjadjaran, Indonesia
Mudiyati Rahmatunnisa scopus  -  Departemen Ilmu Politik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Padjadjaran, Indonesia
Cipta Endyana orcid scopus  -  Fakultas Teknik Geologi, Universitas Padjadjaran, Indonesia
Received: 24 Jun 2020; Published: 31 Dec 2020.
Open Access Copyright (c) 2020 Jurnal Wilayah dan Lingkungan
Creative Commons License This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Citation Format:
Abstract
North Bandung Region (KBU) plays a vital role and function to the surrounding area because KBU is a groundwater recharge area. The West Java Province Spatial Plan (RTRW) directing KBU as the Provincial Strategic Area (KSP) for environmental management. The spatial controling of the North Bandung Region is currently regulated by the Governor's Regulation on the North Bandung Region's Strategic Area Control Guidelines for the West Java Province. The environment carrying capacity has to be consider in KBU development, in order to spatial use programme of the KBU area for environmental bases. This study aims to analyze the environment carrying capacity for land use, and formulate program recommendations for spatial use at KBU. Conservation index method has been used for environment carrying capacity analyses and also spatial use programme recommendation. The results shows that land use in 2015 decreased actual conservation function that cause the existence of critical conservation areas by 68.37% and increased in 2018 to 69.78%. The application of the conservation index on the land use planning of the RTRW West Java Province reduce the critical conservation area becomes 35.90% in 2029. The deplation of the critical conservation area in 2029 have not been supported by environmental programs in the embodiment of land use planning which is able to increase the conservation class both by  42.27%, where in 2018 the good conservation class is only by 10.78%. It can be concluded that the IKA and IKC studies that have been carried out in this study show that there is an increase in the distribution of critical land in KBU, and the IKR analysis proves that the land use plan of the RTRW of West Java Province will be able to reduce critical conservation areas.
Keywords: conservation index; environment carrying capacity; north Bandung region; spatial planning

Article Metrics:

  1. Adharani, Y., & Nurzaman, R. A. (2017). Fungsi Perizinan Dalam Pengendalian Pemanfaatan Ruang Di Kawasan Bandung Utara Dalam Kerangka Pembangunan Berkelanjutan. Bina Hukum Lingkungan, 2(1), 1–13. https://doi.org/10.24970/jbhl.v2n1.1.
  2. Afandi, M. N. (2014). Implementasi Kebijakan Pembangunan Di Kawasan Bandung Utara Dalam Perspektif Pembangunan Berwawasan Lingkungan. Jurnal Ilmu Administrasi, 225–244.
  3. Costa, A. Da, Mononimbar, W., & Takumansang, E. D. (2019). Analisis Kesesuaian Lahan Permukiman Kabupaten Sorong. Jurnal Perencanaan Wilayah Dan Kota, 6(3), 692–702.
  4. Duwila, R., Tarore, R. C., & Takumansang, E. D. (2019). Analisis Kemampuan Lahan di Pulau Sulawesi Kabupaten Kepulauan Sula. Jurnal Perencanaan Wilayah Dan Kota, 6(3), 703–713.
  5. Fadjarajani, S. (2008). Dinamika Masyarakat Dan Konversi Lahan Pertanian Serta Pengaruhnya Terhadap Pengetahuan Tentang Lingkungan Di Kawasan Bandung Utara. Majalah Geografi Indonesia, 22(2), 102–123. https://doi.org/10.22146/mgi.13319.
  6. Geoportal BIG. (2011). Peta DEM Nasional. Retrieved from http://tides.big.go.id/DEMNAS/ website: http://tides.big.go.id/DEMNAS/
  7. Geoportal BIG. (2015). Peta Rupa Bumi Indonesia. Retrieved from https://tanahair.indonesia.go.id/portal-web/.
  8. Geoportal BMKG. (2015). Curah Hujan Tahunan (Rata-rata dari 2006-2015). Retrieved from http://gis.bmkg.go.id/arcgis/rest/services/KSP/peta_KSP/MapServer/3.
  9. Geoportal Lapan. (2018). Citra Satelit Resolusi Tinggi (CSRT) Spot 5. Retrieved from https://inderaja-catalog.lapan.go.id/DD4/ website: https://inderaja-catalog.lapan.go.id/DD4/.
  10. Hernawan, E., Kartodiharjo, H., Darusman, D., & Soedomo, S. (2009). Insentif Ekonomi dalam Penggunaan Lahan (Land Use) Kawasan Lindung di Kawasan Bandung Utara (Incentive of Economy for Land Use in The North Bandung Area). Jurnal Manajemen Hutan Tropika, 15(2), 45–53. https://doi.org/10.7226/jmht.15.2.
  11. Herviani, V., & Febriansyah, A. (2016). Tinjauan Atas Proses Penyusunan Laporan Keuangan Pada Young Enterpreneur Academy Indonesia Bandung. Jurnal Riset Akuntansi, 8(2). https://doi.org/10.34010/jra.v8i2.525.
  12. Lestiana, H., Maria, R., Mulyono, A., Mulyadi, D., Sukristiyanti, & Afnindar. (2011). Kajian Kondisi Lahan Berdasarkan Indeks Konservasi di Wilayah Pengembangan Jalancagak Kabupaten Subang. Prosiding Pemaparan Hasil Penelitian Puslit Geoteknologi - LIPI, 111–120.
  13. Lestiana, H., Mulyono, A., Maria, R., & Mulyadi, D. (2019). Kesesuaian Lahan Berdasarkan Indeks Konservasi Secara Spasial di DAS Ciasem Hulu Subang. LIMNOTEK Perairan Darat Tropis Di Indonesia, 26(2), 119–129.
  14. Litbang Pertanian. (2017). Lembar : Jawa Barat Skala 1 : 50.000 Tahun 2017. Retrieved from http://sisultan.litbang.pertanian.go.id.
  15. Maria, R., & Lestiana, H. (2014). Pengaruh Penggunaan Lahan Terhadap Fungsi Konservasi Air Tanah Di Sub Das Cikapundung. Jurnal RISET Geologi Dan Pertambangan, 24(2), 77. https://doi.org/10.14203/risetgeotam2014.v24.85.
  16. Marselina, M., Jatikusuma, I., & Sabar, A. (2020). The conservation index as a control instrument of space utilisation in the Upper Cikapundung Watershed of Indonesia. International Journal of Hydrology Science and Technology, 10(2), 148–166. https://doi.org/10.1504/IJHST.2020.106508.
  17. Masri, R. M., & Purwaamijaya, I. M. (2011). Analisis Dampak Lingkungan Untuk Pembangunan Perumahan di Kawasan Bandung Utara Berbasis Model Sistem Dinas. Jurnal Permukiman, 6(3), 147–153.
  18. Muttaqin, T. (2014). Evaluasi Kekritisan Lahan di Kawasan Lindung Kecamatan Pujon Kabupaten Malang Jawa Timur dengan Teknologi Sistem Informasi Geografis. Jurnal Gamma, 10(1), 135–142. Retrieved from http://ejournal.umm.ac.id/index.php/gamma/article/view/2494.
  19. Nurrachman, M. H. Z., Sumardi, I., & Lastini, T. (2018). Land Cover and Groundwater Recharge Changes Study Using Conservation Index in the Highland Ciburial Village, Bandung Regency. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 166(1). https://doi.org/10.1088/1755-1315/166/1/012036.
  20. Nurrochman, E., Joy, B., & Asdak, C. (2018). Kajian Sistem Hidrologi Akibat Perubahan Tataguna Lahan Di Kawasan Bandung Utara (Studi Kasus Kabupaten Bandung Barat). Envirosan, 1, 25–30.
  21. Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat. Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat No. 22 Tahun 2010 Tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi Jawa Barat 2009-2029. , (2010).
  22. Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat. Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat No. 2 Tahun 2016 Tentang Pedoman Pengendalian Kawasan Bandung Utara Sebagai Kawasan Strategis Provinsi Jawa Barat. , Pub. L. No. 2 (2016).
  23. Pemerintah Republik Indonesia. Undang-Undang No. 26 Tahun 2007 Tentang Penataan Ruang. , (2007).
  24. Pemerintah Republik Indonesia. Peraturan Presiden No. 45 Tahun 2018 tentang Rencana Tata Ruang Kawasan Perkotaan Cekungan Bandung. , (2018).
  25. Putri, N. P., & Purwadio, H. (2013). Arahan Pengendalian Alih Fungsi Daerah Resapan Air Menjadi Lahan Terbangun di Kecamatan Lembang, Bandung. Jurnal Teknik Pomits, 2(1).
  26. Rismana, G., & Firmansyah. (2011). Evaluasi Pemanfaatan Ruang Berdasarkan Indeks Konservasi di Sub DAS Cikapundung Hulu Provinsi Jawa Barat. Jurnal Lingkungan Dan Bencana Geologi, 2(1), 49–66.
  27. Sagita, N. I. (2016). Strategi Gerakan Kelompok Kepentingan Dalam Pengawasan Pengendalian Pemanfaatan Ruang Kawasan Bandung Utara. Jurnal Wacana Politik, 1(2), 96–106. https://doi.org/10.24198/jwp.v1i2.11051.
  28. Silitonga, P. (1973). Peta Geologi Lembar Bandung, Jawa, Skala 1:100.000.
  29. Sutrisna, N., Sitorus, S. R. ., & Subagyono, K. (2010). Tingkat Kerusakan Tanah di Hulu Sub DAS Cikapundung Kawasan Bandung Utara. Jurnal Tanah Dan Iklim, 32, 71–82.
  30. Tigana, P., & Sabar, A. (2019). Drainase Wawasan Lingkungan di Kawasan Konservasi Air Bopuncur. Jurnal Teknik Lingkungan, 25(April), 57–72.
  31. Wibowo, M. (2005). Kajian atas Hasil-Hasil Penelitian Kawasan Konservasi Daerah Resapan Air di Cekungan Bandung. Jurnal Teknologi Lingkungan, (Vol 6, No 3 (2005)), 463–468. Retrieved from http://ejurnal.bppt.go.id/index.php/JTL/article/view/440.

Last update: 2021-01-24 22:32:29

No citation recorded.

Last update: 2021-01-24 22:32:31

No citation recorded.