Model Indeks Kualitas Air Tanah sebagai Dasar Penentuan Alternatif Jenis Tanaman Pertanian pada Lahan Irigasi Air Tanah di Kabupaten Mojokerto

*Hari Siswoyo orcid scopus  -  Jurusan Teknik Pengairan, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya, Indonesia
Pitojo Tri Juwono  -  Jurusan Teknik Pengairan, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya, Indonesia
Mohammad Taufiq  -  Jurusan Teknik Pengairan, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya, Indonesia
Received: 13 Feb 2019; Published: 30 Apr 2020.
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Language: ID
Statistics: 279
Abstract
Pemanfaatan potensi air tanah untuk irigasi memiliki konsekuensi terhadap mahalnya biaya operasional dan pemeliharaan sistem irigasi air tanah. Salah satu solusi terhadap permasalahan tersebut adalah pemilihan jenis tanaman bernilai ekonomi tinggi yang diusahakan pada lahan irigasi air tanah. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan alternatif jenis tanaman pertanian yang dapat diusahakan pada lahan irigasi air tanah berdasarkan kualitas air tanah yang digunakan sebagai sumber air irigasi berdasarkan prosedur: penentuan nilai indeks kualitas air tanah untuk irigasi, penentuan jenis tanaman pertanian berdasarkan kriteria toleransinya terhadap garam, penyesuaian dengan kriteria tanaman bernilai ekonomi tinggi, dan penyesuaian dengan jenis tanaman yang telah umum diusahakan oleh petani di wilayah setempat. Prosedur tersebut dapat dijadikan sebagai salah satu solusi atas belum adanya pedoman yang dapat digunakan untuk menentukan alternatif jenis tanaman petanian pada lahan irigasi air tanah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa potensi air tanah yang digunakan sebagai sumber air irigasi di lokasi penelitian didominasi oleh air tanah dengan nilai indeks 70–85, dimana tanaman pertanian yang dapat direkomendasikan untuk ditanam adalah tanaman yang toleran, cukup toleran, dan cukup sensitif terhadap garam. Nilai indeks kualitas air tanah untuk irigasi dipetakan sebarannya sehingga diperoleh model pewilayahan kualitas air tanah untuk irigasi dan kesesuaiannya dengan jenis tanaman pertanian yang dapat diusahakan.
Keywords: air tanah, irigasi, kualitas air, tanaman pertanian

Article Metrics:

  1. Abdulhady, Y., Zaghlool, E., & Gedamy, Y. (2018). Assesment of the Groundwater Quality of the Quaternery Aquifer in Reclaimedareas at the Northwestern El-Minya Governorate – Egypt, using the Water Quality Index. International Journal of Recent Scientific Research, 9(1), 23033–23047. doi: 10.24327/ijrsr.2018.0901.1385
  2. Al-Mussawi, W.H. (2014). Assesment of Groundwater Quality in UMM ER Radhuma Aquifer (Iraqi Western Desert) by Integration between Irrigation Water Quality Index and GIS. Journal of Babylon University/ Engineering Sciences, 22(1): 201–217.
  3. Ayers, R.S. & Westcot, D.W. (1994). Water quality for agriculture, FAO Irrigation and Drainage Paper 29 Rev. 1. , Rome: Food and Agriculture Organization of the United Nations.
  4. Badan Pusat Statistik Kabupaten Mojokerto. (2016). Kabupaten Mojokerto Dalam Angka 2016. Mojokerto: Badan Pusat Statistik Kabupaten Mojokerto.
  5. Badan Pusat Statistik Kabupaten Mojokerto. (2017). Kabupaten Mojokerto Dalam Angka 2017. Mojokerto: Badan Pusat Statistik Kabupaten Mojokerto.
  6. Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Timur. (2014). Potensi Pertanian Provinsi Jawa Timur, Analisis Hasil Pendataan Lengkap Sensus Pertanian 2013. Surabaya: Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Timur.
  7. Badan Standardisasi Nasional. (2008). Standar Nasional Indonesia (SNI) 6989.58:2008 tentang Air dan Air Limbah – Bagian 58: Metoda Pengambilan Contoh Air Tanah. Jakarta: Badan Standardisasi Nasional.
  8. Golden Software, Inc. (2002). Surfer–User’s Guide, Contouring and 3D Surface Mapping for Scientists and Engineers. Colorado: Golden Software Inc.
  9. Haryono, E., Santoso, D., Sumarni, H., & Indrakusuma, H.I. (2009). Kriteria Pengembangan dan Pengelolaan Irigasi Air Tanah. Jakarta: Direktorat Irigasi, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Kementerian Pekerjaan Umum.
  10. Khalaf, R.M. & Hassan, W.Q. (2013). Evaluation of Irrigation Water Quality Index (IWQI) for Al-Dammam Confined Aquifer in the West and Southwest of Karbala City, Iraq. International Journal of Civil Engneering, 2(3): 21–34.
  11. Khan, D., Hagras, M.A., & Iqbal, N. (2014). Groundwater Quality Evaluation in Thal Doab of Indus Basin of Pakistan. International Journal of Modern Engineering Research, 4(1): 36–47.
  12. Kodoatie, R.J. (1996). Pengantar Hidrogeologi. Yogyakarta: Andi.
  13. Lesch, S.M. & Suarez, D.L. (2009). Technical Note: A Short Note on Calculating the Adjusted SAR Index. Transactions of the ASABE, 52(2): 493–496.
  14. Maia, C.E. & Rodrigues, K.K.R.P. (2012). Proposal for an Index to Classify Irrigation Water Quality: A Case Study in Northeastern Brazil. Revista Brasileira de Ciencia do Solo, 36(3): 823–830.
  15. Meireles, A.C.M., de Andrade, E.M., Chaves, L.C.G., Frischkorn, H., & Crisostomo, L.A. (2010). A New Proposal of the Classification of Irrigation Water. Revista Ciencia Agronomica, 41(3): 349–357.
  16. Omran, E.E., Ghallab, A., Selmy, S., & Gad, A.A. (2014). Evaluation and Mapping Water Wells Suitability for Irrigation Using GIS in Darb El-Arbaein, South Western Desert, Egypt. International Journal of Water Resources and Arid Environments, 3(1): 63–76.
  17. Poespowardoyo, S. (1984). Peta Hidrogeologi Indonesia, Sheet X–Kediri, skala 1:250.000. Bandung: Direktorat Geologi Tata Lingkungan.
  18. Riduwan & Sunarto, H. (2014). Pengantar Statistika untuk Penelitian Pendidikan, Sosial, Ekonomi, Komunikasi, dan Bisnis, Cetakan ke-7. Bandung: Alfabeta.
  19. Singh, V. & Khare, M.C. (2008). Groundwater Quality Evalution for Irrigation Purpose in Some Areas of Bhind, Madhya Pradesh (India). Journal of Environmental Research and Development, 2(3): 347–356.
  20. Siswoyo, H. (2018). Identifikasi Tingkat Kerentanan Akuifer terhadap Pencemaran di Kecamatan Sumobito Kabupaten Jombang dengan Menggunakan Metode GOD. Jurnal Sains dan Edukasi Sains, 1(2): 1–6. doi: 10.24246/juses.v1i2p1-6
  21. Siswoyo, H., Agung, I G.A.M.S., Dira Swantara, I M., & Sumiyati. (2016). Determination of Groundwater Quality Index for irrigation and its Suitability for Agricultural Crops in Jombang Regency, East Java, Indonesia. International Journal of Agronomy and Agricultural Research, 9(5): 62–67.
  22. Siswoyo, H., Juwono, P.T., & Taufiq, M. (2018). Potensi Bahaya Salinitas dan Bahaya Alkalinitas Sumber Daya Air Tanah untuk Irigasi di Kabupaten Mojokerto. Prosiding Seminar Nasional Inovasi Teknologi Terapan Politeknik Negeri Balikpapan 2018, 109–115. Balikpapan, Indonesia.
  23. Todd, D.K. (1980). Groundwater Hydrology, 2nd Edition. New York: John Wiley and Sons.
  24. Usman, H. & Akbar, R.P.S. (2006). Pengantar Statistika, Edisi Kedua. Jakarta: PT. Bumi Aksara.
  25. Wilcox, L.V. (1955). Classification and Use of Irrigation Waters, Circular 969. Washington D.C.: United States Department of Agriculture.