skip to main content

Analisis Performa Ketahanan Gempa Melalui Uji Siklik Lateral Terhadap Benda Uji 2D Struktur Dinding Bata Interlock PT Semen Indonesia (Persero) Tbk

*Muhammad Fadhil Imansyah  -  Program Studi Program Profesi Insinyur Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Sudarto, SH, Tembalang, Semarang, Indonesia 50275, Indonesia
Received: 17 Jul 2026; Published: 22 Sep 2026.

Citation Format:
Abstract

Abstrak

 

Indonesia terletak di pertemuan tiga lempeng tektonik dan kondisi geologis tersebut membuat Indonesia menjadi salah satu wilayah paling rawan gempa di dunia. Salah satu mitigasi jangka panjang adalah dengan membangun rumah yang mengikuti kaidah-kaidah tahan gempa, dan salah satu solusi yang ditawarkan oleh PT Semen Indonesia (Persero) Tbk adalah struktur dinding bata interlock. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis performa ketahanan gempa dari struktur bata interlock melalui parameter yang didapat dari pengujian siklik arah lateral. Pengujian dilakukan mengikuti standar pembebanan dari FEMA P-750 terhadap benda uji 2D dari struktur dinding bata interlock. Pola keretakan yang terjadi diidentifikasi sebagai keretakan diagonal pada dinding dan membentuk sudut 45 derajat, dengan beban yang menentukan untuk menghitung kapasitas struktur dinding yaitu beban drift 0.5% sebesar 62.2 kN dan beban maksimal sebesar 89.14 kN. Melalui perhitungan gaya dasar seismik dan perbandingan dengan kapasitas, struktur dinding bata interlock mampu menahan gaya gempa dan memadai untuk beberapa gaya gempa di ibukota provinsi di Indonesia, terutama untuk kota-kota dengan tingkat seismisitas kategori rendah dan kategori menengah.

 

Kata kunci: Bata Interlock, Uji Siklik, FEMA P-750, Rumah Tahan Gempa, Gaya Dasar Seismik

 

Abstract

 

[Seismic Performance Analysis of PT Semen Indonesia (Persero) Tbk 2D Interlocking Brick Wall Structures Using Lateral Cyclic Testing] Indonesia is located at the intersection of three major tectonic plates, and these geological conditions make it one of the most earthquake-prone regions in the world. One long-term mitigation strategy is to construct houses that adhere to earthquake-resistant principles, and one solution offered by PT Semen Indonesia (Persero) Tbk is the interlocking brick wall structure. The objective of this study is to analyze the seismic performance of the interlocking brick structure using parameters obtained from lateral cyclic testing. The testing was conducted in accordance with FEMA P-750 loading standards on 2D interlocking brick wall specimens. The observed crack patterns were identified as diagonal wall cracks forming a 45-degree angle. The loads determining the wall structure's capacity were the load at 0.5% drift (62.2 kN) and the maximum load (89.14 kN). Through the calculation of seismic base shear and comparison with capacity, the interlocking brick wall structure is capable of withstanding earthquake forces and is adequate for seismic loads in several provincial capitals in Indonesia, particularly for cities with low and medium seismicity categories.

 

Keywords: Interlocking Brick, Cyclic Test, FEMA P-750, Earthquake-Resistant Housing, Seismic Base Shear.

Note: This article has supplementary file(s).

Fulltext |  Research Instrument
Untitled
Subject
Type Research Instrument
  Download (B)    Indexing metadata
Email colleagues

Article Metrics:

Article Info
Section: Laporan Studi Kasus
Language : EN
  1. Ragilaji, T. (2024), Mengungkap Ancaman Megathrust di Indonesia, Portal Literasi Sejarah Bencana Badan Nasional Penanggulangan Bencana
  2. Hamzah, A., dkk (2020), Penilaian Bangunan Sederhana di Kawasan Rawan Gempa Bumi (Studi Kasus di Kota Bengkulu dan Kabupaten Bengkulu Tengah), Jurnal Dialog Penanggulangan Bencana, Vol. 11, No. 1
  3. Supriani, F., (2009), Studi Mitigasi Gempa di Bengkulu dengan Membangun Rumah Tahan Gempa, Jurnal Teknik Sipil Inersia Vol 1, No 1
  4. Prasetiawan, J., Makrifa, A. I., (2023), Analisa Rumah Instan Konvensional Sebagai Alternatif Rumah Tahan Gempa Sesuai SNI 1726:2019, Konferensi Nasional Teknik Sipil (Konteks) ke-17, Balikpapan, Indonesia: Program Studi Teknik Sipil, Universitas Islam Al-Azhar
  5. Direktorat Pengembangan Kawasan Permukiman. (2022). Buku Saku Petunjuk Konstruksi Infrastruktur Bangunan Sederhana: Infrastruktur Berbasis Masyarakat (PISEW dan KOTAKU). Jakarta: Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
  6. Himawan, I., (2005), Perhitungan Beban Gempa Pada Bangunan Gedung Berdasarkan Standar Gempa Indonesia Yang Baru, PILAR (Media Komunikasi dan Pengembangan Teknik Sipil – Universitas Diponegoro), Volume 14, 42-57
  7. Hariono, A., Rusli, M., Hernanti, H. Y., (2016), Perbandingan Model Perkuatan (Tipe H dan D) terhadap model normal (Tipe K) dalam menentukan daktilitas confined masonry, Jurnal Permukiman (Direktorat Bina Teknik Bangunan Gedung dan Penyehatan Lingkungan-Kementerian Pekerjaan Umum), Vol. 11 No. 2, 128-139
  8. Luas, B., (2017), Pengembangan Model Numerik Dinding Bata Terkekang Untuk Pembebanan Monotonik Struktur 3D dan Pembebanan Siklik Struktur 2D, Skripsi, Institut Teknologi Bandung
  9. Wijaya, I. I. D. G. W., (2017), Kajian Eksperimental Kinerja Dinding Bata Terkekang Portal Beton Bertulang, Tesis, Institut Teknologi Bandung
  10. Sutanto, M. K., Christianto, D., (2022), Analisis Nilai Faktor Daktilitas dengan Metode Pushover dengan Perkuatan Bresing Diagonal Tunggal
  11. Badan Standardisasi Nasional. (2019). Tata cara perencanaan ketahanan gempa untuk struktur bangunan gedung dan non gedung (SNI 1726:2019). Ja

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.