BibTex Citation Data :
@article{JPII32584, author = {Bagus Hario Setiadji and Sriyana Sriyana and Amelia Kusuma Indriastuti and Hanna Chintya Febriani Gunawan}, title = {Evaluasi Pemenuhan Nilai Kepadatan (Density) Campuran Beraspal pada Pekerjaan Jalan}, journal = {Jurnal Profesi Insinyur Indonesia}, volume = {4}, number = {2}, year = {2026}, keywords = {}, abstract = { Infrastruktur jalan yang ideal membutuhkan konstruksi yang memenuhi standar dan pemeliharaan rutin untuk menjamin pelayanan yang aman, lancar dan berkelanjutan. Namun dalam praktiknya, pencapaian kondisi ideal ini sering menemui kendala, salah satunya adalah kegagalan dalam memenuhi standar kepadatan campuran beraspal. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi akar penyebab ketidaktercapaian kepadatan tersebut dengan studi kasus pada beberapa ruas jalan di salah satu kabupaten kota di Provinsi Kalimantan Utara. Metode penelitian mencakup observasi lapangan, wawancara, serta pengambilan dan pengujian sampel. Hasilnya mengonfirmasi bahwa sejumlah ruas jalan memang gagal mencapai tingkat kepadatan yang disyaratkan. Kegagalan ini disebabkan oleh banyak faktor, utamanya pemahaman stakeholder pelaksana pekerjaan yang lemah, sistem pengawasan yang tidak ketat dan dokumentasi proses kerja yang minim. Kelemahan ini terjadi secara merata di seluruh tahapan, mulai dari penyiapan material, produksi campuran aspal, hingga penghamparan dan pemadatan di lokasi. Sebagai solusi, penelitian ini merekomendasikan dua hal, yaitu penggunaan daftar periksa (checklist) untuk memandu para stakeholder pelaksana pekerjaan dalam melaksanakan setiap langkah kerja guna mencapai kepadatan yang sesuai spesifikasi dan usulan melakukan pengawasan secara ketat dan akuntabel untuk menjamin stakeholder pelaksana pekerjaan memenuhi semua item dalam daftar periksa dan melaksanakan pekerjaan dengan menjunjung tinggi moral dan etika profesi. Kata kunci : kepadatan, campuran beraspal, daftar periksa, pengawasan mutu, stakeholder pelaksana pekerjaan }, issn = {2985-8100}, doi = {10.14710/jpii.2026.32584}, url = {https://ejournal2.undip.ac.id/index.php/jpii/article/view/32584} }
Refworks Citation Data :
Infrastruktur jalan yang ideal membutuhkan konstruksi yang memenuhi standar dan pemeliharaan rutin untuk menjamin pelayanan yang aman, lancar dan berkelanjutan. Namun dalam praktiknya, pencapaian kondisi ideal ini sering menemui kendala, salah satunya adalah kegagalan dalam memenuhi standar kepadatan campuran beraspal. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi akar penyebab ketidaktercapaian kepadatan tersebut dengan studi kasus pada beberapa ruas jalan di salah satu kabupaten kota di Provinsi Kalimantan Utara. Metode penelitian mencakup observasi lapangan, wawancara, serta pengambilan dan pengujian sampel. Hasilnya mengonfirmasi bahwa sejumlah ruas jalan memang gagal mencapai tingkat kepadatan yang disyaratkan. Kegagalan ini disebabkan oleh banyak faktor, utamanya pemahaman stakeholder pelaksana pekerjaan yang lemah, sistem pengawasan yang tidak ketat dan dokumentasi proses kerja yang minim. Kelemahan ini terjadi secara merata di seluruh tahapan, mulai dari penyiapan material, produksi campuran aspal, hingga penghamparan dan pemadatan di lokasi. Sebagai solusi, penelitian ini merekomendasikan dua hal, yaitu penggunaan daftar periksa (checklist) untuk memandu para stakeholder pelaksana pekerjaan dalam melaksanakan setiap langkah kerja guna mencapai kepadatan yang sesuai spesifikasi dan usulan melakukan pengawasan secara ketat dan akuntabel untuk menjamin stakeholder pelaksana pekerjaan memenuhi semua item dalam daftar periksa dan melaksanakan pekerjaan dengan menjunjung tinggi moral dan etika profesi.
Kata kunci: kepadatan, campuran beraspal, daftar periksa, pengawasan mutu, stakeholder pelaksana pekerjaan
Article Metrics:
Last update:
Alamat Kontak:
Program Studi Program Profesi Insinyur Fakultas Teknik Universitas Diponegoro
Gedung Dekanat Baru Lt 3. Prof. Sudarto SH Tembalang Semarang 50275
www.psppi.ft.undip.ac.id