BibTex Citation Data :
@article{JPII32583, author = {Kamelia Salsabila and Aries Susanty}, title = {Analisis Safety Awareness dan Identifikasi Potensi Bahaya Menggunakan Metode HIRADC pada Proyek Perbaikan Gedung FSM UNDIP}, journal = {Jurnal Profesi Insinyur Indonesia}, volume = {4}, number = {3}, year = {2026}, keywords = {}, abstract = { Industri konstruksi memiliki tingkat risiko kecelakaan kerja yang tinggi, terutama pada pekerjaan renovasi seperti pemasangan dan penggantian kusen aluminium yang melibatkan aktivitas di ketinggian dan penggunaan alat listrik. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat safety awareness pekerja, mengidentifikasi potensi bahaya dengan metode Hazard Identification, Risk Assessment, and Determining Control (HIRADC), serta merumuskan rekomendasi pengendalian risiko pada proyek perbaikan Gedung Fakultas Sains dan Matematika Universitas Diponegoro. Pendekatan deskriptif kuantitatif digunakan melalui observasi, wawancara, dan kuesioner safety awareness terhadap 20 pekerja. Hasil menunjukkan tingkat kesadaran keselamatan berada pada kategori sedang (rata-rata 2,3–3,0), dengan nilai terendah pada komitmen manajemen dan perilaku aman individu. Analisis HIRADC diperoleh dari observasi dan wawancara kepada manajer proyek menemukan 14 aktivitas berisiko, dengan enam di antaranya berkategori tinggi. Penelitian ini menekankan pentingnya peningkatan tingkat kesadaran keselamatan seperti komitmen manajemen, pelatihan perilaku aman, dan sistem pelaporan bahaya berkelanjutan terutama untuk aktivitas dengan nilai risiko tinggi berdasarkan hasil analisis HIRADC untuk memperkuat budaya “ safety first ” pada proyek konstruksi. Kata kunci : Keselamatan Kerja, Safety Awareness, HIRADC, Budaya Keselamatan, Konstruksi }, issn = {2985-8100}, doi = {10.14710/jpii.2026.32583}, url = {https://ejournal2.undip.ac.id/index.php/jpii/article/view/32583} }
Refworks Citation Data :
Industri konstruksi memiliki tingkat risiko kecelakaan kerja yang tinggi, terutama pada pekerjaan renovasi seperti pemasangan dan penggantian kusen aluminium yang melibatkan aktivitas di ketinggian dan penggunaan alat listrik. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat safety awareness pekerja, mengidentifikasi potensi bahaya dengan metode Hazard Identification, Risk Assessment, and Determining Control (HIRADC), serta merumuskan rekomendasi pengendalian risiko pada proyek perbaikan Gedung Fakultas Sains dan Matematika Universitas Diponegoro. Pendekatan deskriptif kuantitatif digunakan melalui observasi, wawancara, dan kuesioner safety awareness terhadap 20 pekerja. Hasil menunjukkan tingkat kesadaran keselamatan berada pada kategori sedang (rata-rata 2,3–3,0), dengan nilai terendah pada komitmen manajemen dan perilaku aman individu. Analisis HIRADC diperoleh dari observasi dan wawancara kepada manajer proyek menemukan 14 aktivitas berisiko, dengan enam di antaranya berkategori tinggi. Penelitian ini menekankan pentingnya peningkatan tingkat kesadaran keselamatan seperti komitmen manajemen, pelatihan perilaku aman, dan sistem pelaporan bahaya berkelanjutan terutama untuk aktivitas dengan nilai risiko tinggi berdasarkan hasil analisis HIRADC untuk memperkuat budaya “safety first” pada proyek konstruksi.
Kata kunci: Keselamatan Kerja, Safety Awareness, HIRADC, Budaya Keselamatan, Konstruksi
Article Metrics:
Last update:
Alamat Kontak:
Program Studi Program Profesi Insinyur Fakultas Teknik Universitas Diponegoro
Gedung Dekanat Baru Lt 3. Prof. Sudarto SH Tembalang Semarang 50275
www.psppi.ft.undip.ac.id