skip to main content

Optimalisasi Kandungan Zat Besi (Fe) di LSWR untuk Menurunkan Laju Make-up Katalis di Unit FCC (Studi Kasus di Kilang Pertamina Cilacap)

*Joko Santoso  -  Program Studi Program Profesi Insinyur Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Sudarto, SH, Tembalang, Semarang, Indonesia 50275, Indonesia
Silviana Silviana  -  Program Studi Program Profesi Insinyur Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Sudarto, SH, Tembalang, Semarang, Indonesia 50275, Indonesia
Received: 15 Mar 2026; Revised: 15 Apr 2026; Accepted: 20 Apr 2026; Available online: 23 Apr 2026; Published: 8 Sep 2026.

Citation Format:
Abstract

Kilang Pertamina Cilacap berlokasi di Lomanis, Cilacap, Jawa Tengah merupakan kilang terbesar Pertamina dengan kapasitas 348 KBPD yang bertugas untuk menyediakan keperluan bahan bakar minyak (BBM) dan salah satu unit yang dioperasikan adalah unit FCC. Unit FCC ini membutuhkan katalis yang perlu diregenerasi dan make-up tiap hari dengan biaya yang sangat tinggi. Untuk menurunkan biaya operasi tersebut, maka perlu dilakukan optimalisasi proses untuk membuang kontaminan yang ada dalam feed unit FCC (LSWR), khusunya zat besi (Fe). Tujuan dari penelitian ini adalah mengoptimalkan kinerja desalter dengan menggunakan bahan kimia demulsifier dan metal removal agar dapat menurunkan kandungan Fe dalam LSWR tanpa mengurangi kinerja utama desalter. Langkah-langkah penelitian yang dilakukan meliputi seleksi bahan kimia dan penentuan treatment program, pelaksanaan uji lapangan, pengamatan dan pengumpulan data, serta melakukan pengolahan dan analisis engineering atas uji lapangan yang dilakukan. Dari hasil analisis akan diketahui parameter operasional yang menentukan keberhasilan dalam meningkatkan kinerja unit desalter, terutama dalam menguruangi kandungan Fe di LSWR sehingga make-up rate katalis di unit FCC dapat diturunkan menjadi 13–15 ton/hari.

 

Kata kunci: demulsifier, metal removal, zat besi (Fe), FCC, LSWR, make-up katalis

Article Metrics:

Article Info
Section: Articles
Language : ID
  1. Baker Hughes. (2012). How pH management Improves Desalter Operations
  2. Baker Hughes. (2016). Excalibur Contaminant Removal Technology Enabled Greater Crude Diet Flexibility, Improved Refinery Profitability
  3. Betz Laboratories. (1998). BetDearborn Handbook, 7th Edition. Betz Laboratories
  4. Furcas, F. E., Lothenbach, B., Isgor, O. B., Mundra, S., Zhang, Z., & Angst, U. M. (2022). Solubility and speciation of iron in cementitious systems. Cement and Concrete Research, 151, 106620
  5. McDaniels, J., & Olowu, W. (2016). “Removing contaminants from crude oil. Petroleum Technology Quarterly Q, 1, 71-74
  6. Meyers, R. A., & Meyers, R. A. (2004). Handbook of petroleum refining processes (Vol. 548). New York: McGraw-Hill
  7. Pertamina Kilang Cilacap. (2023). Instruksi dan Ketentuan Pelaksanaan Pemilihan (IKPP), Uji Coba Chemical Demulsifier dan Fe Removal di Kilang Pertamina Cilacap
  8. Pertamina Kilang Cilacap. (2023). Kerangka Acuan Kerja (KAK) Uji Coba Chemical Demulsifier dan Fe Removal di Kilang Pertamina Cilacap
  9. United States Department of the Interior Bereau of Reclmation. (2003). Desalting Handbook for Planners, 3rd Edition

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.