skip to main content

Evaluasi Kerusakan Jembatan Tipe Box Culvert Proyek Pekerjaan Inspeksi Detail Jembatan Pada Ruas Jalan Tol Semarang Seksi ABC PT Jasa Marga Transjawa Tol Tahun 2025

*Novia Cindi Oktaviani  -  Program Studi Program Profesi Insinyur Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Sudarto, SH, Tembalang, Semarang, Indonesia 50275, Indonesia
Bobby Rio Indriyantho  -  Program Studi Program Profesi Insinyur Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Sudarto, SH, Tembalang, Semarang, Indonesia 50275, Indonesia
Agus Suprihanto  -  Program Studi Program Profesi Insinyur Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Sudarto, SH, Tembalang, Semarang, Indonesia 50275, Indonesia
Received: 12 Jan 2026; Revised: 16 Feb 2026; Accepted: 20 Feb 2026; Available online: 21 Feb 2026; Published: 7 Jul 2026.

Citation Format:
Abstract

Pada umunya kerusakan jembatan merupakan salah satu masalah yang sering terjadi di Indonesia terutama jembatan di ruas jalan tol. Kerusakan pada jembatan dapat disebabkan oleh berbagai macam hal terutama oleh kurangnya perawatan dan pemeliharaan. Adanya kerusakan tersebut dapat mengakibatkan terhambatnya lalu lintas dan dapat menyebabkan terjadinya kecelakaan apabila kerusakan yang terjadi cukup parah hingga memerlukan rehabilitasi dengan sekala besar. Karena jembatan merupakan salah satu bagian penting dari sistem jaringan jalan, maka dari itu perlu adanya pemeliharaan jembatan secara berkala. Mengetahui nilai kondisi dan rekomendasi penanganan adalah tujuan dari studi kasus ini. Adapun cara yang digunakan yaitu dengan inspeksi visual jembatan (pemeriksaan detail) kerusakan yang terjadi pada elemen jembatan dengan menilai kerusakan yang terjadi pada setiap elemen jembatan. Box culvert merupakan salah satu jenis jembatan dengan gorong-gorong yang berbentuk box yang memiliki bentang >4 m. Jembatan box culvert Karangrejo adalah salah satunya. Jembatan tersebut merupakan tinjauan dari studi kasus kali ini. Box culvert Karangrejo berada pada ruas jalan tol semarang seksi A dengan KM 426 + 450. Diharapkan dengan adanya pemeriksaan detail ini dapat dilakukan penanganan pada jembatan sesuai dengan kebutuhan agar jembatan selalu berada dalam kondisi optimal.

 

Kata kunci: jembatan, box culvert, pemeriksaan visual jembatan, nilai kondisi, penanganan

Article Metrics:

Article Info
Section: Laporan Studi Kasus
Language : ID
  1. Frachlesmara, Y. (2023). ANALISIS NILAI KONDISI JEMBATAN DI JALAN NASIONAL DENGAN METODE BRIDGE MANAGEMENT SYSTEM (BMS)(Studi Kasus Jembatan Wilayah Sumatra Utara) (Doctoral dissertation, UNIVERSITAS SANGGA BUANA YPKP)
  2. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. (2015). Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 41/PRT/M/2015
  3. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. (2022). Pedoman pemeriksaan jembatan
  4. Murtosidi, I., Wahyudi, A., Soeherman, O., & Kurniawati, E. (2021). Penjelasan Umum Prosedur Pemeriksaan Jembatan. Jakarta: Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
  5. PT Jasamarga (Persero) Tbk. (2022). KPTS 159: Pedoman pemeriksaan jembatan di lingkungan Jasa Marga Group
  6. Putri, C. K., & Sastrawiria, R. P. P. (2018). Analisis Penerapan Aplikasi Inspeksi Visual Jembatan Invi J (User Perspective). Jurnal Proyek Teknik Sipil, 1(1), 29-37
  7. Republik Indonesia. (2004). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan
  8. Republik Indonesia. (2005). Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 15 Tahun 2005 tentang Jalan Tol

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.