skip to main content

Analisis Penerapan Bracket System Sebagai Inovasi Pengendali Vertikalitas Girder dan Peningkat Keselamatan Kerja dalam Proses Erection di Proyek Tol Manado Bitung

*Tri Cipto Tunggul Wardoyo  -  Program Studi Prorgam Profesi Insinyur Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Sudarto, SH, Tembalang, Semarang, Indonesia 50275, Indonesia
Yulita Arni Priastiwi  -  Program Studi Prorgam Profesi Insinyur Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Sudarto, SH, Tembalang, Semarang, Indonesia 50275, Indonesia
Sumardi Sumardi  -  Program Studi Prorgam Profesi Insinyur Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Sudarto, SH, Tembalang, Semarang, Indonesia 50275, Indonesia
Received: 17 Jan 2026; Revised: 23 Feb 2026; Accepted: 25 Feb 2026; Available online: 28 Feb 2026; Published: 7 Jul 2026.

Citation Format:
Abstract

Proses erection precast prestressed concrete I (PCI) girder pada Proyek Tol Manado Bitung membutuhkan metode pengangkatan yang mampu menjaga stabilitas dan vertikalitas girder. Kondisi lapangan yang terbatas serta variasi metode erection yang tersedia menunjukkan perlunya inovasi teknis yang meningkatkan ketelitian pemasangan sekaligus memberikan tambahan margin keselamatan kerja. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas penerapan bracket system sebagai inovasi yang diharapkan mampu meningkatkan margin keselamatan dan kendali vertikalitas selama proses erection. Metode penelitian meliputi observasi lapangan, pemeriksaan standar teknis, analisis struktural, simulasi Finite Element Method (FEM), serta perbandingan kinerja metode crawler crane menggunakan sling, bracket system dan launcher gantry. Hasil analisis menunjukkan bahwa bracket system mampu mengatasi tiga dari enam faktor utama permasalahan erection. Tegangan von Mises maksimum 179,12 MPa dan defleksi maksimum 1,725 mm berada dalam batas aman dengan safety factor struktural 3,22. Pada tahap optimasi, bracket system v2 memberikan margin keselamatan 208% dengan durasi erection 7 hari dan biaya Rp1,437 miliar. Penelitian ini menunjukkan bahwa bracket system dapat dipertimbangkan sebagai alternatif metode erection PCI girder karena meningkatkan efisiensi waktu, biaya dan keselamatan secara seimbang.

 

Kata kunci: erection girder, safety factor, system bracket

Article Metrics:

Article Info
Section: Laporan Studi Kasus
Language : ID
  1. ACI Committee 363. (2010). Report on High-Strength Concrete (Issue 2). America Concrete Institute
  2. American Association of State Highway Officials. (1968). Guide specifications for highway construction. American Association of State Highway Officials
  3. Dewobroto, W., & Canny, K. A. (2024). Evaluation of the Indonesian Standard Guidelines for Long-Span PC Girder Erection. Practice Periodical on Structural Design and Construction, 29(4). https://doi.org/10.1061/ppscfx.sceng-1424
  4. Komite Keselamatan Konstruksi. (2024). Standar Pelaksanaan Pemasangan Gelagar Jembatan Beton Pratekan Pracetak Tipe-I (PCI Girder) Komite Keselamatan Konstruksi. Kementerian Pekerjaan Umum, 1–22
  5. Parampara, T. R. B. (2018). Media Komunikasi BPSDM Kementerian PUPR Edisi 08. Safety Konstruction : Komitmen dan Konsistensi Terapkan SMK3. Buletin Parampara, April, 1–35
  6. Prasetya, M. R. (2021). Perencanaan Ulang Struktur Jembatan Overpass Bandara Soekarno – Hatta Kota Tangerang. Jurnal Polinema, 2, 63–69
  7. Rizkianto, H., & Nugraheni, F. (2025). Analisis Pemilihan Metode Erection girder Menggunakan Crawler crane dan Launcher Berdasarkan Waktu dan Biaya. Jurnal Teslink UII, 6141(Seksi 1)
  8. Suci, R. A., Wibawa, S. A., Firdausi, A. A., & Safarizki, H. A. (2025). Perbandingan Biaya dan Waktu Erection PCI Girder dengan Crawler crane dan Gantry Launcher Jembatan Soran Proyek Jalan Tol Solo Yogyakarta Seksi 1 Paket 1.2. Rekonstruksi Tadulako: Civil Engineering Journal on Research and Development, 1–12. https://doi.org/10.22487/renstra.v6i1.698

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.