BibTex Citation Data :
@article{JPII30398, author = {Muhammad Fadillah}, title = {Evaluasi Penggunaan GITET Indramayu Dengan Menggunakan ETAP 1.19.1}, journal = {Jurnal Profesi Insinyur Indonesia}, volume = {3}, number = {4}, year = {2026}, keywords = {}, abstract = { Pembangunan GITET 500 kV Indramayu dilakukan untuk mendukung penyaluran daya antara PLTU Indramayu dan jaringan transmisi Jawa–Bali. Dalam sistem tegangan ekstra tinggi ini, pemasangan shunt reactor berfungsi mengontrol daya reaktif serta menjaga kestabilan tegangan pada saluran transmisi jarak jauh. Kedekatan lokasi GITET dengan pusat pembangkit menuntut adanya sistem pentanahan yang mampu membatasi arus gangguan tanah secara optimal. Penelitian ini mengevaluasi penggunaan Neutral Grounding Reactor (NGR) pada shunt reactor GITET 500 kV Indramayu melalui pengumpulan data teknis, peninjauan lapangan, analisis desain proteksi, serta simulasi sistem menggunakan perangkat lunak ETAP versi 1.19.1 untuk memvalidasi respon sistem terhadap gangguan satu fasa ke tanah. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa pemilihan nilai NGR yang tepat mampu membatasi arus hubung singkat satu fasa ke tanah, mengurangi risiko overvoltage, dan meningkatkan keandalan serta keselamatan operasi jaringan transmisi 500 kV. Kata kunci: GITET Indramayu, ETAP 1.19.1, aliran daya, tegangan, sistem distribusi.}, issn = {2985-8100}, doi = {10.14710/jpii.2025.30398}, url = {https://ejournal2.undip.ac.id/index.php/jpii/article/view/30398} }
Refworks Citation Data :
Pembangunan GITET 500 kV Indramayu dilakukan untuk mendukung penyaluran daya antara PLTU Indramayu dan jaringan transmisi Jawa–Bali. Dalam sistem tegangan ekstra tinggi ini, pemasangan shunt reactor berfungsi mengontrol daya reaktif serta menjaga kestabilan tegangan pada saluran transmisi jarak jauh. Kedekatan lokasi GITET dengan pusat pembangkit menuntut adanya sistem pentanahan yang mampu membatasi arus gangguan tanah secara optimal. Penelitian ini mengevaluasi penggunaan Neutral Grounding Reactor (NGR) pada shunt reactor GITET 500 kV Indramayu melalui pengumpulan data teknis, peninjauan lapangan, analisis desain proteksi, serta simulasi sistem menggunakan perangkat lunak ETAP versi 1.19.1 untuk memvalidasi respon sistem terhadap gangguan satu fasa ke tanah. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa pemilihan nilai NGR yang tepat mampu membatasi arus hubung singkat satu fasa ke tanah, mengurangi risiko overvoltage, dan meningkatkan keandalan serta keselamatan operasi jaringan transmisi 500 kV.
Article Metrics:
Last update:
Alamat Kontak:
Program Studi Program Profesi Insinyur Fakultas Teknik Universitas Diponegoro
Gedung Dekanat Baru Lt 3. Prof. Sudarto SH Tembalang Semarang 50275
www.psppi.ft.undip.ac.id