skip to main content

Analisis Potensi Pengolahan Sampah menjadi Refused Derived Fuel (RDF) di TPST Kebon Kongok, Provinsi Nusa Tenggara Barat

*Bimastyaji Surya Ramadan  -  Program Studi Program Profesi Insinyur Fakultas Teknik Universitas Diponegoro, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Soedarto, SH, Kampus UNDIP Tembalang, Semarang, Indonesia 50275, Indonesia
Mochamad Arief Budihardjo  -  Program Studi Program Profesi Insinyur Fakultas Teknik Universitas Diponegoro, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Soedarto, SH, Kampus UNDIP Tembalang, Semarang, Indonesia 50275, Indonesia
Badrus Zaman  -  Program Studi Program Profesi Insinyur Fakultas Teknik Universitas Diponegoro, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Soedarto, SH, Kampus UNDIP Tembalang, Semarang, Indonesia 50275, Indonesia
Received: 9 Sep 2025; Revised: 20 Oct 2025; Accepted: 25 Oct 2025; Available online: 28 Oct 2025; Published: 2 Apr 2026.

Citation Format:
Abstract

Refused derived fuel (RDF) merupakan salah satu solusi pengelolaan sampah yang banyak dipromosikan oleh pemerintah saat ini terutama sebagai co-firing atau bahan bakar pendamping batu bara di industri semen maupun industri pembangkit listrik. Salah satu contoh pemanfaatan sampah menjadi RDF dilakukan di TPST Kebun Kongok yang terletak di Nusa Tenggara Barat (NTB). Pada kajian ini, dilakukan analisis potensi pengolahan sampah menjadi RDF. Metode analisis yang dilakukan adalah analisis deskriptif dan analisis neraca massa yang digunakan untuk mengetahui bagaimana kondisi eksisting, potensi dan rencana pengembangan pemanfaatan sampah menjadi RDF. Hasil kajian menunjukkan bahwa total sampah yang dikelola oleh TPST saat ini sebesar 30 ton/hari atau masih jauh dari desain kapasitas awalnya yang sebesar 120 ton/hari. Diketahui pula RDF yang dihasilkan memiliki nilai kalor sebesar 3,400-3,800 kcal/kg yang dinilai memenuhi persyaratan kualitas RDF yang dibutuhkan oleh offtaker. Melalui perhitungan neraca massa, potensi sampah yang tidak dimanfaatkan dan dibuang ke landfill sebagai residu dari TPST adalah sebesar ±26 ton/hari. Besarnya timbulan sampah yang masih belum dimanfaatkan menunjukkan adanya potensi pemanfaatan yang besar dalam pengolahan sampah di Provinsi Nusa Tenggara Barat.

 

Kata kunci: pengolahan sampah, RDF, TPST, Waste to Energy

Article Metrics:

Article Info
Section: Articles
Language : ID
  1. Herman, F. K., & Subagja, A. D. (2023). Strategi Pengelolaan Sampah Di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Subang. The World of Public Administration Journal
  2. Hutabarat, I. N., Priyambada, I. B., Samudro, G., Lokahita, B., Syafrudin, I. W. W., & Hadiwidodo, M. (2018). Potensi Material Sampah Combustible pada Zona Pasif TPA Jatibarang Semarang sebagai Bahan Baku RDF (Refuse Derived Fuel). Jurnal Teknik Mesin (JTM), 7(1)
  3. Karianga, J. L. (2024). Tinjauan Hukum Terhadap Upaya Penanganan Sampah Plastik Sebagai Salah Satu Sumber Pencemaran Lingkungan Laut. Lex Administratum, 12(5)
  4. Kholiq, K., & Kusuma, S. B. W. (2024). Characterization of sodium alginate and chitosan bioplastics with the addition of glycerol and glutaraldehyde. Indonesian Journal of Chemical Science, 13(1)
  5. Kurniawan, T. A., Yudiar, H., & Handayani, W. (2024). Evaluasi pengolahan sampah menjadi Refuse Derived Fuel pada TPST Mengwitani, Badung, Bali. Jurnal Pengendalian Pencemaran Lingkungan, 6(1), 94–100
  6. Maula, P. N. M. (2024). Revitalisasi tempat pembuangan sampah terpadu (TPST) Bantargebang menjadi energi listrik melalui waste-to-energy (Komparasi waste-to-energy negara Swedia). Forschungsforum Law Journal, 1(01), 63-82
  7. Maulidayanti, E. M., Yuliani, M., Robbani, M. H., Wiharja, W., Hambali, E., & Setyaningsih, D. (2024). Evaluasi Produksi Refuse-Derived Fuel (RDF) dari Sampah Perkotaan (Studi Kasus: RDF Plant di Kabupaten Cilacap). Jurnal Teknologi Lingkungan, 25(2), 179-189
  8. Nagong, A. (2021). Studi Tentang Pengelolaan Sampah Oleh Dinas Lingkungan Hidup Kota Samarinda Berdasarkan Peraturan Daerah Kota Samarinda Nomor 02 Tahun 2011 Tentang Pengelolaan Sampah. Jurnal Administrative Reform, 8(2), 105
  9. Nizar, M., Munir, E., Munawar, E., & Irvan, I. (2017). Manajemen Pengelolaan Sampah Kota Berdasarkan Konsep Zero Waste: Studi Literatur. Jurnal Serambi Engineering, 1(2)
  10. Nurfadhilah, I., Marliana, L., Lutfiah, L., & Zahra, S. F. (2022). Optimasi pembangkit listrik tenaga sampah berbasis teknologi co-gasifikasi thermal dengan refuse derived-fuel sebagai solusi permasalahan sampah dan lingkungan. COMSERVA Indonesian Jurnal of Community Services and Development, 1(10), 850-858
  11. Pranata, S., & Zubair, M. (2022). Implementasi Program Zero Waste untuk Membentuk Warga Negara Ekologis (Studi Kasus Upaya Pengelolaan Sampah di SMA Negeri 1 Mataram). Journal of Classroom Action Research, 4(4)
  12. Rania, M. F., Lesmana, I. G. E., & Maulana, E. (2019). Analisis potensi refuse derived fuel (rdf) dari sampah pada tempat pembuangan akhir (tpa) di kabupaten Tegal sebagai bahan bakar incinerator pirolisis. SINTEK JURNAL: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, 13(1), 51-59
  13. Seridana, S. (2024). Strategi Coaching Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Dalam Pencapaian Visi Misi Gubernur Nusa Tenggara Barat. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 9(2), 685-693
  14. Tumuluru, J. S., Yancey, N. A., & Kane, J. J. (2021). Pilot-scale grinding and briquetting studies on variable moisture content municipal solid waste bales–Impact on physical properties, chemical composition, and calorific value. Waste Management, 125, 316-327
  15. Yurisman, N., & Arizona, R. (2022). Dampak penambahan limbah biomassa cangkang kelapa sawit sebagai bahan bakar boiler terhadap heat rate dengan metode co-firing. Jurnal Teknik Mesin Indonesia, 17(2), 35-41

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.