skip to main content

Analisis Desain Bukaan dalam Mengurangi Beban Pendinginan Pada Rumah Tipe 70

*Wahyu Widayanto  -  Program Studi Program Profesi Insinyur, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Sudarto, SH, Tembalang, Semarang, Indonesia 50275, Indonesia
Aries Susanty  -  Program Studi Program Profesi Insinyur, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Sudarto, SH, Tembalang, Semarang, Indonesia 50275, Indonesia
R. Rizal Isnanto  -  Program Studi Program Profesi Insinyur, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Sudarto, SH, Tembalang, Semarang, Indonesia 50275, Indonesia
Received: 11 Sep 2025; Revised: 22 Oct 2025; Accepted: 26 Oct 2025; Available online: 29 Oct 2025; Published: 2 Apr 2026.

Citation Format:
Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh desain tata letak bangunan dan dimensi bukaan pada dinding terhadap pengurangan beban pendinginan serta biaya energi tahunan di lingkungan tropis Indonesia. Fokus utama penelitian adalah mengevaluasi efisiensi energi melalui optimalisasi bukaan dan tata letak bangunan untuk meningkatkan kenyamanan termal sekaligus mengurangi konsumsi energi pendinginan. Metode penelitian dilakukan menggunakan perangkat lunak simulasi Grasshopper dengan data cuaca Jakarta dalam format .epw. Simulasi memodelkan 2 alternatif tata letak bangunan dan 3 set dimensi bukaan untuk mengukur nilai radiasi matahari tahunan serta kebutuhan energi pendinginan. Parameter seperti luas bangunan, jenis bukaan dan energi lainnya diperhitungkan untuk memperoleh hasil yang akurat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tata letak alternatif dengan desain bukaan yang optimal dapat mengurangi beban pendinginan secara signifikan. Perubahan kecil dalam dimensi bukaan, seperti penyesuaian antara 10-30 cm, menghasilkan penghematan biaya listrik tahunan sebesar Rp100.000 hingga Rp200.000. Tata letak alternatif yang dipilih mampu memanfaatkan ventilasi alami dan mengurangi radiasi termal hingga mencapai efisiensi energi yang lebih baik. Penelitian ini menegaskan pentingnya perencanaan arsitektur yang responsif terhadap iklim untuk mencapai keberlanjutan energi dan penghematan biaya operasional bangunan.

 

Kata kunci: desain tata letak, beban pendinginan, Indonesia, keberlanjutan energi

Article Metrics:

Article Info
Section: Articles
Language : ID
  1. Dewi, C. P., & Bakhtiar, A. (2017). Efektifitas Kinerja Double Skin Fasade-Green Wall Terhadap Efisiensi Energi Pendinginan Bangunan. RUAS, 15(2), 24-30
  2. Hadini, M. H., Dewi, O. C., Putra, N. S. D., & Hanjani, T. (2023). Heat gain reduction and cooling energy minimization through building envelope material. ARTEKS: Jurnal Teknik Arsitektur, 8(1), 73-82
  3. Jakariya, J., Setiawan, D., & Dewadi, F. (2023). Pemakaian Peralatan K3 (Keselamatan Kesehatan Kerja) agar Tidak Terjadinya Kecelakaan Kerja. Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia, 3(2)
  4. Lapisa, R., Karudin, A., Rizal, F., Krismadinata, & Nasruddin. (2019). Passive cooling strategies in roof design to improve the residential building thermal performance in tropical region. Asian Journal of Civil Engineering, 20(4), 571-580
  5. Nugroho, A. M., Citraningrum, A., Iyati, W., & Ahmad, M. H. (2020). Courtyard as tropical hot humid passive design strategy: Case study of Indonesian contemporary houses in surabaya Indonesia. Journal of Design and Built Environment, 20(2), 1-12
  6. Salamah, N. A., Ni'mah, N. F., Krisjayanti, K., & Qisthani, N. N. (2022). Identifikasi Risiko K3L (Kesehatan, Keselamatan, Keamanan, Dan Lingkungan Kerja) Pada Pembangunan Jembatan Menara Pandang Kota Baru Purwokerto. Jurnal Teknik Industri, Bisnis Digital, dan Teknik Logistik, 1(1), 29-36
  7. Samodra, F. T. B., & Yoon, S. (2015). Proposal for Improvement of Thermal Environment of Traditional House in Indonesia. 한국생활환경학회지, 22(4), 526-534
  8. Sigalingging, R. C., Chow, D., & Sharples, S. (2017, January). Assessing cooling energy load and dehumidification in housing built to Passivhaus standard in Jakarta, Indonesia. In Proceedings of 33rd PLEA International Conference: Design to Thrive, PLEA 2017 (Vol. 2, pp. 2165-2172)
  9. Tjie, C., Lianto, F., & Priyomarsono, N. W. (2020, July). Climate Responsive Architecture in Jakarta’s Apartments. In IOP Conference Series: Materials Science and Engineering (Vol. 852, No. 1, p. 012150). IOP Publishing
  10. Trihamdani, A. R., & Nurjannah, A. (2022, October). Low Energy Cooling Strategies Through Window Design for Rusunawa Buildings in the Hot-Humid Climate of Indonesia. In International Conference on Indonesian Architecture and Planning (pp. 73-85). Singapore: Springer Nature Singapore
  11. Uno, T., Hokoi, S., & Ekasiwi, S. N. N. (2018). Passive Cooling Strategies to Reduce the Energy Consumption of Cooling in Hot and Humid Climates in Indonesia. In Sustainable Houses and Living in the Hot-Humid Climates of Asia (pp. 407-418). Singapore: Springer Singapore
  12. Zakiah, A. (2020). Analysis of energy-efficient house tata letak design in tropical climate. Dimensi: Journal of Architecture and Built Environment, 47(1), 11-18

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.