skip to main content

Analisis Beton Ramah Lingkungan Fast Track Fc’20 dengan Penambahan Low Density Polyethylene (LDPE) sebagai Substitusi Coarse Agregat dan Serat Baja Dramix untuk Perkerasan Jalan

*Muhammad Najib  -  Program Studi Program Profesi Insinyur Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Sudarto, SH, Tembalang, Semarang, Indonesia 50275, Indonesia
Jaka Windarta  -  Program Studi Program Profesi Insinyur Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Sudarto, SH, Tembalang, Semarang, Indonesia 50275, Indonesia
Aris Triwiyatno  -  Program Studi Program Profesi Insinyur Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Sudarto, SH, Tembalang, Semarang, Indonesia 50275, Indonesia
Received: 13 Nov 2025; Revised: 11 Dec 2025; Accepted: 20 Dec 2025; Available online: 23 Dec 2025; Published: 21 May 2026.

Citation Format:
Abstract

Beton fast track adalah beton siap pakai yang cepat mengeras dan dapat langsung digunakan untuk lalu lintas. Beton ini memiliki spesifikasi khusus yang mencakup kebutuhan beton segmen perkerasan jalan yang dibuka untuk lalu lintas disaat umur beton belum 7 hari. Penelitian ini bertujuan mengetahui seberapa besar nilai kuat tekan dan kuat lentur beton dengan perbandingan substitusi pencampuran serat baja dramix dan agregat Low Density Polyethylene (LDPE). Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan percobaan pengujian silinder dan balok beton dengan uji tekan dan lentur dengan 4 komposisi beton normal dan beton dengan kombinasi serat baja dramix dan Low Density Polyethylene (LDPE). Pengujian komposisi tersebut dilakukan pada beton fast track dengan mutu fc’20 Mpa dalam waktu 4 hari meliputi kuat tekan dan kuat lentur saat benda uji berumur 4, 7, 14, 21 dan 28 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan beton substitusi dramix dan Low Density Polyethylene (LDPE) memliki hasil dengan nilai kuat tekan rata-rata beton fast track dalam waktu 4 hari sebesar 21,31 Mpa dan kuat letur sebesar 3,41 Mpa yang nantinya nilai tersebut akan terus bertambah sampai umur perendaman 28 hari.

 

Kata kunci: campuran beton fast track, serat baja dramix, low density polyethylene (LDPE), kuat tekan, kuat lentur

Article Metrics:

Article Info
Section: Articles
Language : ID
  1. Azzahra, R., Wijaya, I., Dikiansyah, D., Asnan, M. N., & Pitoyo, P. (2020). Inovasi limbah plastik menjadi agregat kasar dalam campuran beton ringan. In Prosiding Konferensi Nasional Teknik Sipil (KoNTekS) XIII: Inovasi sains dan teknologi dalam penerapan infrastruktur berbasis mitigasi bencana dan berwawasan lingkungan (Vol. 1, pp. 253–259). Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur
  2. Badan Standardisasi Nasional. (1990). SNI 03-1974-1990: Metode pengujian kuat tekan beton. Badan Standardisasi Nasional
  3. Badan Standardisasi Nasional. (1997). SNI 03-4431-1997: Metode pengujian lentur beton normal dengan dua titik pembebanan. Badan Standardisasi Nasional
  4. Bagus, K., Purwanto, E., & Bayzoni, B. (2018). Pengaruh penambahan serat kawat bendrat pada beton mutu tinggi terhadap kapasitas kuat tekan dan kuat lentur. Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain, 6(2), 199–208
  5. Direktorat Jenderal Bina Marga. (2020). Spesifikasi umum 2018 untuk pekerjaan konstruksi jalan dan jembatan (Revisi 2) (Surat Edaran No. 16.1/SE/Db/2020). Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
  6. Mahdi, H. D. (2015). Penggunaan Limbah Botol Plastik Sebagai Agregat Pada Campuran Beton Dengan Penambahan Silika Fume. Lentera: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi, 145820
  7. Niraga, S. S. (2011, October 11). Apa itu beton fast track? Apa saja kegunaannya? https://www.niragasintersentosa.co.id/apa-itu-beton-fast-track-apa-saja-kegunaannya/
  8. Nurfitriani, N., Wibawa, T. P., & Amalia, A. (2019). Kualitas beton normal dengan penambahan retarder. Dalam Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil (Vol. 1, No. 1, pp. 22–27)
  9. Permata, D. M. (2008). Pengaruh Pemanfaatan Limbah Plastik HDPE Terhadap Beton. Tugas Akhir, Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Jember, Jawa Timur
  10. Pitaloka, O. S. (2020). Pengaruh penambahan limbah serat baja terhadap kekuatan dan modulus elastisitas beton. Jurnal Kajian Teknik Sipil, 5(2), 32–39
  11. Prijantoro, J. P., Wallah, S. E., & Dapas, S. O. (2018). Perilaku mekanis beton serat dengan kombinasi kawat bendrat dan Dramix 3D. Sipil Statik, 6(12), 1129–1136
  12. Putra, A. M., Noorhidana, V. A., & Isneini, M. (2020). Pengaruh penambahan serat baja terhadap kuat lentur balok beton bertulang pada beton mutu normal. Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain, 8(2), 367–384
  13. Puwanto, E. (2011). Pengaruh prosentase penambahan serat terhadap kuat tekan dan kuat tarik belah beton ringan. Jurnal Rekayasa Teknik Sipil Universitas Lampung, 15(2), 139611
  14. Soebandono, B., Pujianto, A. A., & Kurniawan, D. (2013). Perilaku kuat tekan dan kuat tarik beton campuran limbah plastik HDPE. Semesta Teknika, 16(1)
  15. Sutjahjo, K. D. (2010). Prototipe beton plastik dengan bahan dasar agregat plastik hasil daur ulang. Jurnal Poli-Teknologi, 9(1)
  16. Suwarno, A. (2016). Kajian penggunaan limbah plastik sebagai campuran agregat beton. Wahana Teknik Sipil: Jurnal Pengembangan Teknik Sipil, 20(1)

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.