skip to main content

Analisis Perhitungan Kerugian Gesek Pada Pipa Tekan Pompa Pengisi Roof Tank Air Bersih Perencanaan Pembangunan Gedung Pusat Layanan Kesehatan Ibu dan Anak RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar

*Kurnia Denni Prabowo  -  Program Studi Program Profesi Insinyur Fakultas Teknik Universitas Diponegoro, Indonesia
Received: 28 Oct 2025; Revised: 20 Dec 2025; Accepted: 27 Dec 2025; Available online: 28 Dec 2025; Published: 18 Feb 2026.

Citation Format:
Abstract

Bentuk-bentuk kerugian energi pada aliran fluida antara lain dijumpai pada aliran dalam pipa. Kerugian-kerugian tersebut diakibatkan oleh adanya gesekan dengan dinding, perubahan luas penampang, sambungan, katup-katup, belokan pipa dan kerugian-kerugian khusus lainnya. Pada belokan pipa atau lengkungan, kerugian energi aliran yang terjadi lebih besar dibandingkan dengan pipa lurus. Dengan mengetahui kehilangan atau kerugian energi dalam suatu sistem atau instalasi perpipaan yang memanfaatkan fluida mengalir sebagai media, efisiensi penggunaan energi dapat ditingkatkan sehinggga diperoleh keuntungan yang maksimal. Salah satu bagian dari instalasi perpipaan yang dapat menyebabkan kerugian-kerugian adalah belokan-belokan pipa, sambungan-sambungan dan katup-katup. Oleh sebab itu, demi meminimalisir tingkat kerugian gesek pada instalasi perpipaan, baik dalam dunia industri maupun rumahan, penulis tertarik untuk mengambil judul Analisis Perhitungan Kerugian Gesek Pada Pipa Tekan Pompa Pengisi Roof Tank Air Bersih Perencanaan Pembangunan Gedung Pusat Layanan Kesehatan Ibu dan Anak RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar.Hasil pengamatan dari pelaksanaan menyebutkan bahwa dari hasil perhitungan diperoleh head kerugian total pada pipa pengisi rooftank:H = 0,046 m + 6 x 10-3 m + 4,3 x 10-5 m + 0, 0068 m + 0,20 m = 0,2588 m. Bahwa dengan diameter pipa sebesar 2 inchi/0,0508 mm dan kecepatan alirannya sebesar 1,08642 m/s, maka alirannya turbulen.

 

Kata kunci:kerugian gesek pada pipa, pompa, instalasi pipa

Article Metrics:

Article Info
Section: Laporan Studi Kasus
Language : EN
  1. Badan Standardisasi Nasional. (2005). SNI 03-7065-2005: Tata cara perencanaan sistem plambing. Badan Standardisasi Nasional
  2. Hicks, T. G., & Edwards, T. W. (1971). Pump application engineering
  3. Karassik, I. J. (2001). Pump handbook
  4. Kementerian Pekerjaan Umum Republik Indonesia. (2006). Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 29/PRT/M/2006 tentang pedoman persyaratan teknis bangunan gedung
  5. Makhsud, A., UMI, J. T. M. F. T., & Kampus, I. I. (2008). Desain dan pengujian pompa udara tekan (air-lift pump). Jurnal Teknologi & Industri Faqih, 6(3), 198
  6. Noerbambang, S. M. (1986). Perancangan dan pemeliharaan sistem plambing
  7. Sularso, I. (1978). Dasar perencanaan dan pemilihan elemen mesin
  8. Sularso, I. (2000). Pompa dan kompresor: pemilihan, pemakaian dan pemeliharaan
  9. Volk, M. (2013). Pump characteristics and applications. CRC Press

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.