skip to main content

Penerapan Lalu Lintas Sistem Satu Arah Sebagai Upaya Peningkatan Jalan Ahmad Yani Kota Tegal

*Hageng Prihiyandhoko orcid  -  Program Studi Program Profesi Insinyur Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Soedarto, SH, Kampus UNDIP Tembalang, Semarang, Indonesia 50275, Indonesia
Agung Nugroho  -  Departemen Teknik Elektro Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Soedarto, SH, Kampus UNDIP Tembalang, Semarang, Indonesia 50275, Indonesia
Didi Dwi Anggoro  -  Departemen Teknik Kimia Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Soedarto, SH, Kampus UNDIP Tembalang, Semarang, Indonesia 50275, Indonesia
Received: 3 Jul 2025; Revised: 20 Aug 2025; Accepted: 25 Aug 2025; Available online: 2 Sep 2025; Published: 2 Feb 2026.

Citation Format:
Abstract

Pemerintah Kota Tegal memperbaiki ruas Jalan Ahmad Yani sepanjang 760 meter dengan mengusung konsep "Tegal City Walk" pada tahun 2021. Setelah dua tahun implementasi manajemen rekayasa lalu lintas Sistem Satu Arah (SSA), evaluasi harus dilakukan pada tahun 2023 untuk mengetahui efektivitas penerapan Sistem Satu Arah (SSA). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui beberapa hal terkait penerapan Sistem Satu Arah (SSA) pada Jalan Ahmad Yani Kota Tegal, analisis kinerja lalu lintas dilakukan pada kondisi saat ini untuk mengetahui dan memahami masalah lalu lintas di area penelitian. Data yang diambil pada survei penelitian kemudian dianalisis menggunakan Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) Tahun 1997 sehingga didapatkan kapasitas ruas jalan (C) sebesar 1.407 smp/jam. Volume kendaraan pada akhir pekan sebesar 835 smp/jam pada jam sibuk pagi, pada jam sibuk siang sebesar 928 smp/jam dan 675 smp/jam pada jam sibuk sore dengan derajat kejenuhan (DS) 0,59 pada jam sibuk pagi, 0,66 pada jam sibuk siang dan 0,46 pada jam sibuk sore. Berdasarkan nilai derajat kejenuhan (DS) tersebut  maka Jalan Ahmad Yani Kota Tegal masuk dalam karakteristik tingkat pelayanan C di mana arus lalu lintas stabil dan kecepatan, gerak kendaraan dapat dikendalikan serta pengemudi dibatasi dalam memilih kecepatan karena masih ruas jalan perkotaan.

 

Kata kunci: sistem satu arah, MKJI 1997, derajat kejenuhan, kinerja lalu lintas, kapasitas jalan

Fulltext View|Download

Article Metrics:

  1. Ikhsani, M. A., & Sari, S. R. (2023). Kajian Penerapan Prinsip New Urbanism di Jalan Ahmad Yani Kota Tegal terhadap Dimensi Fungsi dan Dimensi Sosial. Sinektika: Jurnal Arsitektur, 20(1), 39-47
  2. Kurniati, E., & Dharmawansyah, D. (2019). Efektivitas Penerapan Jalur Satu Arah Pada Kawasan pemerintahan Dan Perdagangan Di Kota Bima-Ntb. Jurnal Informatika Teknologi dan Sains (Jinteks), 1(2), 117-123
  3. Mawardin, A., Suriyadin, S., & Kurniati, E. (2022). Analisis Efektivitas Jalan Satu Arah (Studi Kasus Jalan Sultan Hasanuddin “Jalan Gajah Mada Kota Bima): Analysis of The Effectiveness of One-Way Roads (Case Study of Sultan Hasanuddin Street-Gajah Mada Street Kota Bima). Spektrum Sipil, 9(1), 30-36
  4. Nurrindani, E. Y. L. (2022). Analisis Dampak Pembangunan Kawasan City Walk Terhadap Kinerja Ruas Jalan Di Kota Tegal (Doctoral dissertation, Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan)
  5. Ramanasari, R., Qomariyah, N., Purwanto, D., & Yulipriyono, E. E. (2014). Penerapan Manajemen Lalu Lintas Satu Arah Pada Ruas Jalan Sultan Agung–Sisingamangaraja–Dr. Wahidin Kota Semarang untuk Pemerataan Sebaran Beban Lalu Lintas. Jurnal Karya Teknik Sipil, 3(1), 142-153
  6. Romadhona, P. J. (2018). Solusi Jalan Satu Arah di Kota Yogyakarta. TEKNIK, 39(1), 25-31
  7. Subianto, A. (2020). Analisis Dampak Parking On Street Terhadap Kinerja Lalu Lintas Di Ruas Jalan Ahmad Yani Tegal (Segmen Jalan Perempatan Pos Polisi Alun-Alun Sampai Perempatan Lampu Merah Gantung) (Doctoral dissertation, Universitas Pancasakti Tegal)

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.