Rekonstruksi Struktur Geologi Kali Lutut dan Sekitarnya, Temanggung, Jawa Tengah

*Ikhwannur Adha -  Magister Teknik Geologi, Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian, Institut Teknologi Bandung, Indonesia
Benyamin Sapiie -  Teknik Geologi, Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian, Institut Teknologi Bandung, Indonesia
Received: 19 May 2019; Revised: 26 Jun 2019; Accepted: 30 Jun 2019; Published: 9 Sep 2019; Available online: 31 Jul 2019.
Open Access Copyright 2019 Jurnal Geosains dan Teknologi

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Language: ID
Full Text:
Statistics: 39 41

Abstract

Kali Lutut merupakan lokasi tersingkapnya seri batuan khusus yang disebut Lutut Beds, yang tersusun oleh batupasir dan batugamping dengan mineral kuarsa yang melimpah dan fragmen rombakan berbagai jenis batuan seperti batuan metamorf, vulkanik, batuan dasar, dan karbon. Penelitian ini dilakukan untuk merekonstruksi kondisi struktur geologi di Kali Lutut dan sekitarnya sehingga diketahui karakteristik struktur geologi yang ada. Penelitian ini secara umum didasarkan pada evaluasi data lapangan yang didukung oleh data seismik yang berada di luar daerah penelitian. Data lapangan berupa 62 titik pengamatan diperoleh melalui penyelidikan langsung untuk mengetahui kondisi geologi daerah penelitian dan pengambilan sampel batuan. Berdasarkan data lapangan, analisis petrografi, dan analisis fosil yang dipadukan dengan analisis struktur geologi maka dihasilkan peta geologi daerah penelitian. Penampang geologi dibuat berdasarkan peta geologi didukung oleh data seismik yang berada di luar daerah penelitian, yang dilakukan dengan metode dip-domain untuk menggambarkan kondisi bawah permukaan daerah penelitian. Stratigrafi daerah penelitian terdiri dari Batuan Dasar, Formasi Pelang, Formasi Kerek, Intrusi Andesit, Formasi Penyatan, Formasi Kaligetas, dan Aluvium. Struktur geologi daerah penelitian dikelompokkan menjadi tiga kelompok yaitu kelompok sesar turun, kelompok sesar naik dan lipatan, serta kelompok sesar mendatar. Sesar naik memiliki karakteristik berupa fault-propagation fold yang membentuk imbrication thrust fault berorientasi barat-timur.

Keywords
Kali Lutut; Lutut Beds; rekonstruksi struktur geologi

Article Metrics:

  1. Groshong, R. H. Jr., 2006. 3-D structural geology, Springer, The Netherlands, 145 – 365.
  2. Romario, I. F. B., 2017. Analisis provenans Lutut Beds sebagai dasar penentuan tatanan geologi regional pada Zona Fisiografi Pegunungan Serayu Utara bagian timur, Tugas Akhir Program Sarjana, Universitas Diponegoro, 27 – 69.
  3. Smyth, H. R., Hall, R., dan Nichols, G. J., 2008. Significant volcanic contribution to some quartz-rich sandstones, East Java, Indonesia, Journal of Sedimentary Research, Vol. 78, 335 – 356.
  4. Thanden, R. E., Sumadirdja, H., Richards, P. W., Sutisna, K., dan Amin T. C., 1996. Peta geologi lembar Magelang dan Semarang, Jawa. Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi, Bandung.
  5. Van Bemmelen, R. W., 1949. The geology of Indonesia, The Hague, The Netherlands, 571 – 610.