Pemetaan Fasies Vulkanik berdasarkan Geomorfologi dan Stratigrafi Batuan Gunungapi pada Gunungapi Sindoro, Jawa Tengah

Jundiya Al Haqiqi -  Departemen Teknik Geologi, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia
*Jenian Marin -  Departemen Teknik Geologi, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia
Tri Winarno -  Departemen Teknik Geologi, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia
Revised: 18 Mar 2019; Accepted: 20 Mar 2019; Published: 31 Mar 2019.
Open Access Copyright 2019 Jurnal Geosains dan Teknologi

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Language: EN
Full Text:
Statistics: 133 276
Abstract

Gunungapi Sindoro merupakan salah satu gunungapi aktif yang berada di Provinsi Jawa Tengah dan termasuk ke dalam jajaran gunungapi Kuarter di Pulau Jawa. Aktivitas vulkanisme Gunungapi Sindoro dapat dipelajari dari aspek vulkanostratigrafinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi fasies vulkanik Gunungapi Sindoro berdasarkan aspek geomorfologi dan stratigrafi batuan gunungapi. Pemetaan fasies vulkanik dilakukan dengan analisis peta dan citra satelit, observasi lapangan, dan analisis petrografi. Geomorfologi daerah penelitian diklasifikasikan menjadi 13 satuan berdasarkan aspek genetiknya, mencakup kerucut utama, kerucut parasiter, punggungan aliran lava dan piroklastik, serta dataran antargunungapi. Litologi daerah penelitian dikelompokkan menjadi 22 satuan berumur Kuarter, terutama berupa endapan jatuhan freatik, kubah lava, aliran lava, endapan jatuhan piroklastik dan endapan aliran piroklastik. Satuan vulkanostratigrafi diklasifikasikan ke dalam Khuluk Sindoro yang terdiri atas Gumuk Kembang, Gumuk Kekep dan Gumuk Watu. Khuluk Sindoro juga termasuk ke dalam Bregada Sindoro-Sumbing. Berdasarkan sejarah dan endapan vulkanik yang ditemukan, dapat diinterpretasikan bahwa karakter letusan Gunungapi Sindoro didominasi oleh letusan tipe Strombolian.Berdasarkan geomorfologi dan stratigrafi, Gunung Sindoro dibedakan menjadi 9 fasies vulkanik meliputi Fasies Sentral Sindoro, Fasies Sentral Kembang, Fasies Sentral Kekep, Fasies Sentral Watu, Fasies Proksimal Sindoro, Fasies Proksimal Kembang, Fasies Proksimal Kekep, Fasies Proksimal Watu, dan Fasies Medial Sindoro.

Keywords
fasies gunungapi; Gunung Sindoro; vulkanostratigrafi.

Article Metrics:

  1. Atmadja, R.S., Maury, R.C., Bellon, H., Pringgoprawiro, H., Polve, M., dan Priadi, B., 1994, Tertiary magmatic belts in Java, Journal of Southeast Asian Earth Science, 9(1/2), 13-27.
  2. Bogie, I., dan Mackenzie, K.M., 1998, The application of a volcanic facies models to an andesitic stratovolcano hosted geothermal system at Wayang Windu, Java, Indonesia, Prosiding 20th NZ Geothermal Workshop, 265-276.
  3. Brahmantyo, B., dan Bandono, 2006, Klasifikasi Bentuk Muka Bumi (Landform) untuk Pemetaan Geomorfologi pada Skala 1:25.000 dan Aplikasinya untuk Penataan Ruang, Jurnal Geoaplika, 1(2), 71-78.
  4. Ikatan Ahli Geologi Indonesia, 1996, Sandi Stratigrafi Indonesia.
  5. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, 2014, Gunung Sundoro, Diambil dari http://www.vsi.esdm.go.id/index.php/gunungapi/data-dasar-gunungapi/534-g-sundoro.
  6. Sukhyar, R., Sumartadipura, N.S., dan Erfan, R.D., 1992, Peta Geologi Gunungapi Sundoro, Jawa Tengah, skala 1:50.000. Direktorat Vulkanologi: Bandung
  7. van Bemmelen, R.W., 1970, The Geology of Indonesia, 1A, Martinus Nijhoff, the Hague.