skip to main content

Pemetaan Ancaman Tanah Longsor Menggunakan Metode Frequency Ratio di Kabupaten Temanggung

Department of Geodetic Engineering, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Sudarto, SH, Tembalang, Semarang, Indonesia 50275, Indonesia

Received: 16 Jul 2025; Revised: 21 Nov 2025; Accepted: 24 Dec 2025; Published: 7 Jan 2026.
Open Access Copyright (c) 2025 Jurnal Geosains dan Teknologi under http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0.

Citation Format:
Abstract
Tanah longsor merupakan bencana alam yang sering terjadi di Indonesia, khususnya di wilayah pegunungan seperti Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Kabupaten ini memiliki dua gunung aktif, Sindoro dan Sumbing, serta tingkat kejadian longsor yang tinggi, dengan 71 kasus tercatat pada tahun 2023 hingga Februari 2025 di Kecamatan Kranggan, Kandangan, Kaloran, dan Pringsurat. Penelitian ini bertujuan memetakan tingkat kerawanan longsor menggunakan metode Frequency Ratio (FR) berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG) dengan mempertimbangkan sepuluh parameter lingkungan. Hasil analisis menunjukkan bahwa kemiringan lereng >20% memiliki nilai FR sebesar 7,724, arah lereng barat laut FR 2,275, jenis batuan Gunungapi Gilipetung FR 3,495, dan jarak dari garis sesar 1.000–2.000 m FR 2,367, yang semuanya berkontribusi signifikan terhadap kerentanan longsor. Pemetaan zona kerawanan menggunakan Jenks Natural Breaks menghasilkan tiga zona: rendah (LSI 2,39–8,60), sedang (LSI 8,60–12,07), dan tinggi (LSI 12,07–19,41), dengan zona tinggi mendominasi bagian utara Kaloran dan timur Kandangan. Validasi model menggunakan Area Under Curve (AUC) menunjukkan Success Rate sebesar 0,875 dan Prediction Rate 0,682, menandakan akurasi yang baik. Penelitian ini menegaskan bahwa metode FR efektif dalam mengidentifikasi zona rawan longsor serta menjadi dasar penting untuk mitigasi bencana dan perencanaan tata ruang di Kabupaten Temanggung.
Fulltext
Keywords: Tanah longsor; Frequency Ratio; Area Under Curve; Sistem Informasi Geografis

Article Metrics:

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.