1Departemen Teknik Geologi, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia
2KSO PT Pertamina EP - PT Santika Pendopo Energy, Indonesia
BibTex Citation Data :
@article{JGT27574, author = {Dennis Dennis and Reddy Setyawan and Roy Elikson and Izzaty C. F. and Anis Kurniasih and Nurakhmi Qadaryati and Wahyu Budhi Khorniawan and Hasnan Luthfi Dalimunthe and Anita Galih Ringga Jayanti}, title = {Analisis Tektonostratigrafi dan Pola Pengendapan Sub-Cekungan Palembang Selatan, Cekungan Sumatra Selatan}, journal = {Jurnal Geosains dan Teknologi}, volume = {9}, number = {2}, year = {2026}, keywords = {Sub-Cekungan Palembang Selatan; tektonostratigrafi; lingkungan pengendapan; sesar inversi}, abstract = { Cekungan Sumatra Selatan dibagi menjadi beberapa sub-cekungan, salah satunya adalah Sub-Cekungan Palembang Selatan. Analisis tektonostratigrafi di Sub-Cekungan Palembang Selatan perlu dilakukan karena cekungan ini merupakan cekungan penghasil hidrokarbon utama di Indonesia yang kompleks secara tektonik. Pemahaman mengenai interaksi antara evolusi tektonik dan pola pengendapan sangat penting untuk mengidentifikasi dan memprediksi distribusi reservoir serta segel yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sejarah tektonik dan pola sedimentasi di Sub-Cekungan Palembang Selatan, serta mengidentifikasi pengaruh struktur geologi, terhadap fasies dan ketebalan sedimen di Formasi Lemat hingga Gumai. Data yang digunakan antara lain data seismik, data log sumur, dan data mudlog. Analisis tektonostratigrafi pada daerah penelitian dibatasi pada Batuan Dasar, Formasi Lemat, Formasi Talang Akar, Formasi Baturaja, dan Formasi Gumai. Penentuan batas formasi didasarkan pada karakteristik batuan, log sumur serta pola seismik stratigrafi. Perubahan lingkungan pengendapan terjadi dari Formasi Lemat hingga Formasi Gumai menunjukkan pola deepening yang menunjukkan perubahan semakin ke arah laut, dalam satu mekanisme kenaikkan permukaan air laut. Formasi Talang Akar terendapkan pada lingkungan sungai teranyam hingga pro delta. Formasi Baturaja terendapkan pada pada lingkungan karbonat, dan Formasi Gumai terendapkan di lingkungan laut dalam. Proses tektonik ekstensional pada Kapur Akhir hingga Miosen Awal berpengaruh terhadap perubahan lingkungan pengendapan dari Formasi Lemat hingga Formasi Talang Akar. Sesar SPF1 merupakan sesar inversi dengan arah UBL-SSL mengontrol pengendapan Formasi Lemat dan Formasi Talang Akar. Formasi Lemat dan Talang Akar merupakan endapan syn-rift berdasarkan penebalan pada hanging-wall SPF1, sedangkan Formasi Baturaja dan Gumai merupakan endapan post-rift karena tidak menunjukkan adanya penebalan pada hanging-wall SPF1. }, issn = {2620-634X}, pages = {177--192} doi = {10.14710/jgt.9.2.2026.176-191}, url = {https://ejournal2.undip.ac.id/index.php/jgt/article/view/27574} }
Refworks Citation Data :
Cekungan Sumatra Selatan dibagi menjadi beberapa sub-cekungan, salah satunya adalah Sub-Cekungan Palembang Selatan. Analisis tektonostratigrafi di Sub-Cekungan Palembang Selatan perlu dilakukan karena cekungan ini merupakan cekungan penghasil hidrokarbon utama di Indonesia yang kompleks secara tektonik. Pemahaman mengenai interaksi antara evolusi tektonik dan pola pengendapan sangat penting untuk mengidentifikasi dan memprediksi distribusi reservoir serta segel yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sejarah tektonik dan pola sedimentasi di Sub-Cekungan Palembang Selatan, serta mengidentifikasi pengaruh struktur geologi, terhadap fasies dan ketebalan sedimen di Formasi Lemat hingga Gumai. Data yang digunakan antara lain data seismik, data log sumur, dan data mudlog. Analisis tektonostratigrafi pada daerah penelitian dibatasi pada Batuan Dasar, Formasi Lemat, Formasi Talang Akar, Formasi Baturaja, dan Formasi Gumai. Penentuan batas formasi didasarkan pada karakteristik batuan, log sumur serta pola seismik stratigrafi. Perubahan lingkungan pengendapan terjadi dari Formasi Lemat hingga Formasi Gumai menunjukkan pola deepening yang menunjukkan perubahan semakin ke arah laut, dalam satu mekanisme kenaikkan permukaan air laut. Formasi Talang Akar terendapkan pada lingkungan sungai teranyam hingga pro delta. Formasi Baturaja terendapkan pada pada lingkungan karbonat, dan Formasi Gumai terendapkan di lingkungan laut dalam. Proses tektonik ekstensional pada Kapur Akhir hingga Miosen Awal berpengaruh terhadap perubahan lingkungan pengendapan dari Formasi Lemat hingga Formasi Talang Akar. Sesar SPF1 merupakan sesar inversi dengan arah UBL-SSL mengontrol pengendapan Formasi Lemat dan Formasi Talang Akar. Formasi Lemat dan Talang Akar merupakan endapan syn-rift berdasarkan penebalan pada hanging-wall SPF1, sedangkan Formasi Baturaja dan Gumai merupakan endapan post-rift karena tidak menunjukkan adanya penebalan pada hanging-wall SPF1.
Article Metrics:
Last update:
The Authors submitting a manuscript do so on the understanding that if accepted for publication, copyright of the article shall be assigned to Jurnal Geosains dan Teknologi and Department of Geological Engineering, Universitas Diponegoro as the publisher of the journal. Copyright encompasses rights to reproduce and deliver the article in all form and media, including reprints, photographs, microfilms, and any other similar reproductions, as well as translations.
Jurnal Geosains dan Teknologi and Department of Geological Engineering, Universitas Diponegoro and the Editors make every effort to ensure that no wrong or misleading data, opinions or statements be published in the journal. In any way, the contents of the articles and advertisements published in Jurnal Geosains dan Teknologi are the sole and exclusive responsibility of their respective authors and advertisers.
The Copyright is officially transfered when the Author has filled and signed the License of Agreement, please do download the file here. The License of Agreement should be signed originally and send to the Editorial Office in the form of original mail or scanned document to :
Dr.rer.nat Thomas Triadi Putranto (Editor-in-Chief)Editorial Office of Jurnal Geosains dan TeknologiGeological Engineering Department, Universitas DiponegoroJl. Prof. Soedarto, Kampus Undip Tembalang, Semarang, Central Java, Indonesia 50275Email: jgt@live.undip.ac.id