BibTex Citation Data :
@article{IJOCE31840, author = {Ahmad Iziyn and Anindya Wirasatriya and Elis Indrayanti and Eko Prasetyo}, title = {Akurasi Data Curah Hujan dari Radar Cuaca, Satelit dan Reanalisis di Pesisir Utara Jawa Tengah}, journal = {Indonesian Journal of Oceanography}, volume = {8}, number = {2}, year = {2026}, keywords = {Curah hujan; Radar Cuaca C-Band; GSMaP; ERA5; Pesisir Utara Jawa Tengah}, abstract = { Pesisir Utara Jawa Tengah dikenal sebagai kawasan dengan tingkat kerentanan tinggi terhadap bencana hidrometeorologi dan kebutuhan multi-user sehingga dibutuhkan data informasi curah hujan yang akurat dan beresolusi tinggi. Kajian komparatif akurasi radar cuaca tipe C-Band dengan dual polarisasi yang mulai operasional di Semarang pada tahun 2024 terhadap produk satelit GSMaP dan reanalisis ERA5 di wilayah ini masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi dan membandingkan kinerja ketiga sumber data tersebut terhadap observasi enam stasiun hujan Automatic Rain Gauge (ARG) dan Automatic Weather Station (AWS) periode Januari 2024 hingga Juni 2025. Validasi dilakukan menggunakan Mean Bias Error (MBE) dan Root Mean Square Error (RMSE) pada skala harian dan bulanan. Hasil menunjukkan radar C-Band memiliki kinerja terbaik dengan MBE 0,10 milimeter (harian) dan 0,21 milimeter (bulanan), serta RMSE terendah sebesar 5,01 milimeter (harian) dan 1,02 milimeter (bulanan). GSMaP menunjukkan performa mendekati radar pada skala bulanan (MBE 0,02 milimeter; RMSE 4,01 milimeter). Sedangkan ERA5 memiliki bias lebih variatif (MBE 0,07 sampai dengan 2,13 milimeter) dan RMSE tertinggi pada skala harian 17,98 milimeter. Hasil penelitian ini menegaskan keunggulan radar C-Band untuk analisis curah hujan resolusi tinggi dalam waktu jangka pendek di wilayah pesisir, sekaligus menunjukkan potensi GSMaP dan ERA5 sebagai alternatif untuk kajian klimatologis jangka panjang. }, issn = {2714-8726}, pages = {192--203} doi = {10.14710/ijoce.v8i2.31840}, url = {https://ejournal2.undip.ac.id/index.php/ijoce/article/view/31840} }
Refworks Citation Data :
Pesisir Utara Jawa Tengah dikenal sebagai kawasan dengan tingkat kerentanan tinggi terhadap bencana hidrometeorologi dan kebutuhan multi-user sehingga dibutuhkan data informasi curah hujan yang akurat dan beresolusi tinggi. Kajian komparatif akurasi radar cuaca tipe C-Band dengan dual polarisasi yang mulai operasional di Semarang pada tahun 2024 terhadap produk satelit GSMaP dan reanalisis ERA5 di wilayah ini masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi dan membandingkan kinerja ketiga sumber data tersebut terhadap observasi enam stasiun hujan Automatic Rain Gauge (ARG) dan Automatic Weather Station (AWS) periode Januari 2024 hingga Juni 2025. Validasi dilakukan menggunakan Mean Bias Error (MBE) dan Root Mean Square Error (RMSE) pada skala harian dan bulanan. Hasil menunjukkan radar C-Band memiliki kinerja terbaik dengan MBE 0,10 milimeter (harian) dan 0,21 milimeter (bulanan), serta RMSE terendah sebesar 5,01 milimeter (harian) dan 1,02 milimeter (bulanan). GSMaP menunjukkan performa mendekati radar pada skala bulanan (MBE 0,02 milimeter; RMSE 4,01 milimeter). Sedangkan ERA5 memiliki bias lebih variatif (MBE 0,07 sampai dengan 2,13 milimeter) dan RMSE tertinggi pada skala harian 17,98 milimeter. Hasil penelitian ini menegaskan keunggulan radar C-Band untuk analisis curah hujan resolusi tinggi dalam waktu jangka pendek di wilayah pesisir, sekaligus menunjukkan potensi GSMaP dan ERA5 sebagai alternatif untuk kajian klimatologis jangka panjang.
Article Metrics:
Last update:
Authors who publish with Indonesian Journal of Oceanography retain full copyright of their articles. The journal supports author rights and encourages open access to scholarly work.
Publishing Rights By submitting to this journal, authors grant Indonesian Journal of Oceanography the non-exclusive right to publish and distribute their work. All content is freely available to the public and can be reused, redistributed, and adapted, provided proper attribution is given and any derivative works are licensed under the same terms.
LicenseAll articles in this journal are published under the terms of the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
View My Stats