skip to main content

Hubungan Parameter Perairan dengan Struktur Komunitas Rumput Laut di Perairan Pulau Maspari, Sumatera Selatan

*Riris Aryawati scopus  -  Departemen Ilmu Kelautan, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Sriwijaya, Indonesia
Tengku Zia Ulqodry  -  Departemen Ilmu Kelautan, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Sriwijaya, Indonesia
Heron Surbakti  -  Departemen Ilmu Kelautan, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Sriwijaya, Indonesia
Isnaini Isnaini  -  Departemen Ilmu Kelautan, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Sriwijaya, Indonesia
Andi Agussalim  -  Departemen Ilmu Kelautan, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Sriwijaya, Indonesia
Rezi Apri  -  Departemen Ilmu Kelautan, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Sriwijaya, Indonesia
Muhammad Hendri  -  Departemen Ilmu Kelautan, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Sriwijaya, Indonesia
Rozirwan Rozirwan  -  Departemen Ilmu Kelautan, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Sriwijaya, Indonesia
Hilmaturosyidah Hilmaturosyidah  -  Departemen Ilmu Kelautan, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Sriwijaya, Indonesia
Open Access Copyright 2026 Indonesian Journal of Oceanography
Creative Commons License This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Citation Format:
Abstract

Pulau Maspari merupakan pulau kecil dan terpencil yang terletak di bagian selatan Selat Bangka, Provinsi Sumatera Selatan. Pulau Maspari diketahui memiliki beberapa potensi sumber daya hayati laut, termasuk rumput laut. Sampai saat ini belum ada informasi ilmiah mengenai kondisi rumput laut yang berada di  Pulau Maspari dan minimnya data terkait parameter lingkungan perairannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara parameter perairan dan keanekaragaman rumput laut di perairan Pulau Maspari, yang dilaksanakan pada Juli 2024 menggunakan metode eksploratif di tujuh stasiun sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat delapan spesies rumput laut yang teridentifikasi dari tujuh stasiun, yaitu Caulerpa lentillifera, Cladophora prolifera, Derbesia sp., Ulva lactuca, Padina minor, Sargassum polycystum, Acanthophora spicifera, dan Gracilaria salicornia. Hasil analisis komponen utama (PCA) menunjukkan bahwa parameter perairan seperti suhu, kecerahan, kecepatan arus, salinitas, oksigen terlarut, pH, nitrat, dan fosfat memiliki pengaruh signifikan terhadap struktur komunitas rumput laut, dengan persentase total sumbu F1 dan F2 mencapai 69,51% serta sumbu F1 dan F3 mencapai 41,59%. Indeks keanekaragaman dan keseragaman tertinggi ditemukan di stasiun 7, sedangkan indeks dominansi tertinggi terdapat di stasiun 3, 4, dan 6. Penelitian ini diharapkan dapat menyediakan data dasar tentang struktur komunitas rumput laut di perairan Pulau Maspari, yang berguna dalam membantu pengambilan keputusan dalam pengelolaan serta konservasi ekosistem perairan.

Fulltext View|Download
Keywords: Pulau Maspari; rumput laut; parameter perairan; analisis komponen utama

Article Metrics:

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.