BibTex Citation Data :
@article{IJOCE28066, author = {Yazid Robbani and Alfi Satriadi and Gentur Handoyo}, title = {Kajian Luas Perubahan Garis Pantai Klayar Jawa Timur Tahun 2019 – 2023 Menggunakan Metode DSAS}, journal = {Indonesian Journal of Oceanography}, volume = {8}, number = {1}, year = {2026}, keywords = {Garis Pantai; DSAS; Pantai Klayar}, abstract = { Perubahan garis pantai merupakan indikator utama dinamika pesisir yang dipengaruhi oleh berbagai faktor oseanografi seperti gelombang, pasang surut, angin, serta pergerakan sedimen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis luas dan laju perubahan garis pantai di Pantai Klayar, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, selama periode tahun 2019 hingga 2023 dengan menggunakan metode Digital Shoreline Analysis System (DSAS). Data citra satelit Sentinel-2A diolah melalui software ArcGIS 10.8 untuk mendapatkan nilai End Point Rate (EPR) dan Net Shoreline Movement (NSM), didukung oleh data angin, gelombang, pasang surut, dan hasil analisis laboratorium sedimen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa selama periode tersebut terjadi abrasi seluas ±2,97 ha dan akresi sebesar ±2,52 ha. Nilai EPR bervariasi dari -10,7 m/tahun hingga 9,2 m/tahun, pergeseran garis pantai maksimum berdasarkan NSM mencapai 42,6 meter. Proses abrasi lebih dominan terjadi di bagian barat pantai yang terbuka terhadap gelombang laut, sementara akresi cenderung terjadi di area yang lebih terlindung. Hasil analisis ukuran butir sedimen menunjukkan dominasi pasir kasar dan kerikil pada titik-titik tertentu, yang mengindikasikan pengaruh gelombang berenergi tinggi terhadap proses sedimentasi di pantai. Secara keseluruhan, perubahan garis pantai di Pantai Klayar mencerminkan adanya interaksi kompleks antara dinamika oseanografi dan karakteristik geomorfologi lokal yang berlangsung secara terus-menerus. }, issn = {2714-8726}, pages = {54--63} doi = {10.14710/ijoce.v8i1.28066}, url = {https://ejournal2.undip.ac.id/index.php/ijoce/article/view/28066} }
Refworks Citation Data :
Perubahan garis pantai merupakan indikator utama dinamika pesisir yang dipengaruhi oleh berbagai faktor oseanografi seperti gelombang, pasang surut, angin, serta pergerakan sedimen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis luas dan laju perubahan garis pantai di Pantai Klayar, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, selama periode tahun 2019 hingga 2023 dengan menggunakan metode Digital Shoreline Analysis System (DSAS). Data citra satelit Sentinel-2A diolah melalui software ArcGIS 10.8 untuk mendapatkan nilai End Point Rate (EPR) dan Net Shoreline Movement (NSM), didukung oleh data angin, gelombang, pasang surut, dan hasil analisis laboratorium sedimen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa selama periode tersebut terjadi abrasi seluas ±2,97 ha dan akresi sebesar ±2,52 ha. Nilai EPR bervariasi dari -10,7 m/tahun hingga 9,2 m/tahun, pergeseran garis pantai maksimum berdasarkan NSM mencapai 42,6 meter. Proses abrasi lebih dominan terjadi di bagian barat pantai yang terbuka terhadap gelombang laut, sementara akresi cenderung terjadi di area yang lebih terlindung. Hasil analisis ukuran butir sedimen menunjukkan dominasi pasir kasar dan kerikil pada titik-titik tertentu, yang mengindikasikan pengaruh gelombang berenergi tinggi terhadap proses sedimentasi di pantai. Secara keseluruhan, perubahan garis pantai di Pantai Klayar mencerminkan adanya interaksi kompleks antara dinamika oseanografi dan karakteristik geomorfologi lokal yang berlangsung secara terus-menerus.
Article Metrics:
Last update:
Authors who publish with Indonesian Journal of Oceanography retain full copyright of their articles. The journal supports author rights and encourages open access to scholarly work.
Publishing Rights By submitting to this journal, authors grant Indonesian Journal of Oceanography the non-exclusive right to publish and distribute their work. All content is freely available to the public and can be reused, redistributed, and adapted, provided proper attribution is given and any derivative works are licensed under the same terms.
License All articles in this journal are published under the terms of the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0).
This license allows:
Sharing — copying and redistributing the material in any medium or format.
Adaptation — remixing, transforming, and building upon the material for any purpose, even commercially.
Users must give appropriate credit, provide a link to the license, and indicate if changes were made. Any modified material must be distributed under the same license as the original.
For full license terms, please visit: https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
View My Stats